Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Visual dan Audio Mitologi Barong Landung sebagai Tema dalam Penciptaan Tari yang Berpijak pada Gerak Tari Legong Kang Cing

View through CrossRef
Barong Landung merupakan sebuah mitologi yang dipercayai oleh masyarakat Bali. Mitologi Barong Landung ini akan direpresentasikan melalui bentuk visualisasi tari yang mengulas tentang kisah cinta dari Raja Jayapangus, Dewi Danu dan Kang Cing Wie. Karya tari ini dibuat untuk menjawab permasalahan cerita yang aslinya dari kebanyakan cerita yang beredar di kalangan masyarakat dan menjawab permasalahan tentang bagaimana menciptakan karya tari dengan menggunakan tema mitologi Barong Landung yang berpijak pada gerak tari Legong Kang Cing Wie. Metode penciptaan yang digunakan dalam penciptaan karya tari ini adalah metode penciptaan dari Prof. Dr. I Wayan Dibia dalam bukunya yang berjudul “Panca Sthiti Ngawi Sani”.Karya tari ini dikemas dengan format video dance film yang memudahkan penonton untuk melihat dari berbagai sudut pandang. Karya tari ini akan ditayangkan secara daring melalui kanal YouTube. Karya tari ini menggunakan 3 orang penari yang memerankan Raja Jayapangus, Dewi Danu yang sekaligus berperan sebagai Kang Cing Wie serta Wanita Cantik.
Title: Visual dan Audio Mitologi Barong Landung sebagai Tema dalam Penciptaan Tari yang Berpijak pada Gerak Tari Legong Kang Cing
Description:
Barong Landung merupakan sebuah mitologi yang dipercayai oleh masyarakat Bali.
Mitologi Barong Landung ini akan direpresentasikan melalui bentuk visualisasi tari yang mengulas tentang kisah cinta dari Raja Jayapangus, Dewi Danu dan Kang Cing Wie.
Karya tari ini dibuat untuk menjawab permasalahan cerita yang aslinya dari kebanyakan cerita yang beredar di kalangan masyarakat dan menjawab permasalahan tentang bagaimana menciptakan karya tari dengan menggunakan tema mitologi Barong Landung yang berpijak pada gerak tari Legong Kang Cing Wie.
Metode penciptaan yang digunakan dalam penciptaan karya tari ini adalah metode penciptaan dari Prof.
Dr.
I Wayan Dibia dalam bukunya yang berjudul “Panca Sthiti Ngawi Sani”.
Karya tari ini dikemas dengan format video dance film yang memudahkan penonton untuk melihat dari berbagai sudut pandang.
Karya tari ini akan ditayangkan secara daring melalui kanal YouTube.
Karya tari ini menggunakan 3 orang penari yang memerankan Raja Jayapangus, Dewi Danu yang sekaligus berperan sebagai Kang Cing Wie serta Wanita Cantik.

Related Results

INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
Legong Kreasi Mahisamanggala
Legong Kreasi Mahisamanggala
Tari Legong Kreasi Mahisamanggala adalah tari yang ditarikan oleh enam orang penari putri, yang terinspirasi dari ritual Kebo Dongol di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten...
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG (Muhammad Ibnu Sholihin,2022) Skripsi Program Studi S-1 Jurusan Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakart...
TARI REMO MUNALI FATAH SEBAGAI SUMBER KONSERVASI (PENGEMBANGAN) TARI REMO GAYA SURABAYAN
TARI REMO MUNALI FATAH SEBAGAI SUMBER KONSERVASI (PENGEMBANGAN) TARI REMO GAYA SURABAYAN
Penelitian ini memfokuskan pada objek tari Remo Munali Fatah, yaitu tari Remo gaya Surabayan yang menjadi sumber dari konservasi tari Remo gaya Surabayan di Surabaya. Tujuan dari p...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Bala Ghora
Bala Ghora
Abstrak Tari Bala Ghora adalah salah satu karya tari baru yang terinspirasi dari wujud kebudayaan Bali yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas adat dan keagamaan masyarakat Des...

Back to Top