Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Profil Asam Lemak Jenuh pada Produk Makanan Turunan Minyak Kelapa Sawit di Indonesia

View through CrossRef
Asam lemak jenuh dapat dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol darah yang berakibat pada penyakit jantung koroner. Minyak nabati seperti kelapa sawit mengandung asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh tunggal yang tinggi. Minyak tersebut banyak digunakan dalam proses pembuatan makanan seperti biskuit, makanan ringan, dan cokelat yang beredar di pasar.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan asam lemak jenuh pada beberapa produk makanan yang mengandung turunan minyak kelapa sawit. Sebanyak 56 produk makanan terdiri dari biskuit, makanan ringan, produk cokelat, minyak goreng, margarin dan shortening diperoleh dari pasar di Indonesia. Lemak atau minyak yang terdapat pada produk diekstrak dengan heksan menggunakan sokhlet dan dianalisis menggunakan gas kromatografi. Hasil menunjukkan seluruh sampel mengandung turunan minyak kelapa sawit, berdasarkan profil komposisi asam lemak. Seluruh sampel biskuit, makanan ringan, mi instan dan produk cokelat memiliki kandungan asam lemak jenuh rendah (0,468 - 9,715g/takaran saji), karena kemungkinan tidak menggunakan campuran fraksi minyak sawit stearin. Satu dari 12 minyak goreng mengandung campuran minyak kelapa, namun menunjukkan kandungan asam lemak jenuh yang rendah (2,137 - 6,488 g/takaran saji). Enam dari 8 sampel margarin mengandung asam lemak jenuh tinggi (5,763 - 17,166 g/takaran saji), kemungkinan dalam proses pembuatan menggunakan campuran minyak kelapa dan minyak inti sawit. Seluruh sampel shortening memiliki kandungan asam lemak jenuh tinggi (13,651 - 14,963 g/takaran saji), karena menggunakan campuran minyak sawit dan minyak inti sawit. Secara umum, seluruh sampel mengandung asam lemak jenuh rendah dibawah 20 g/takaran saji berdasarkan Nutrient Reference Values(NRVs). Saturated fat acid can be related with the increase of blood cholesterol which responsible for coronary heart disease. Vegetable oil such as palm oil contains high saturated fat acid and unsaturated fat acid. The oil commonly used in food production processes such as biscuits, snacks, and chocolate which commonly found in the market. This research aimed to determine the saturated fat acid in some food products which contain palm oil. 56 food products were obtained in Indonesian market such as biscuits, snacks, chocolate products, cooking oil, margarine, and shortening. Fat or oil in the products was extracted with hexane using soxhlet and analyzed using gaschromatography. The result indicated that all samples contained palm oil based on the fatty acid profile composition. All biscuit samples, snacks, instant noodle, and chocolate products contained low saturated fatty acid (0.468-9.715 g/serving size) it might be due to thestearin of palm oil fraction mixture was notused. One of 12 cooking oil contained coconut oil but it indicated low saturated fat acid (2.137-6.488 g/serving size) since it might use the mixture of coconut oil and palm kernel oil. All shortening samples had high fatty acid (13.651-14.963 g/serving size) since it mixed palm oil with palm kernel oil. Generally, all samples contained low saturated fat acid less than 20 g/serving size based on Nutrient Reference Values (NRVs).
Title: Profil Asam Lemak Jenuh pada Produk Makanan Turunan Minyak Kelapa Sawit di Indonesia
Description:
Asam lemak jenuh dapat dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol darah yang berakibat pada penyakit jantung koroner.
Minyak nabati seperti kelapa sawit mengandung asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh tunggal yang tinggi.
Minyak tersebut banyak digunakan dalam proses pembuatan makanan seperti biskuit, makanan ringan, dan cokelat yang beredar di pasar.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan asam lemak jenuh pada beberapa produk makanan yang mengandung turunan minyak kelapa sawit.
Sebanyak 56 produk makanan terdiri dari biskuit, makanan ringan, produk cokelat, minyak goreng, margarin dan shortening diperoleh dari pasar di Indonesia.
Lemak atau minyak yang terdapat pada produk diekstrak dengan heksan menggunakan sokhlet dan dianalisis menggunakan gas kromatografi.
Hasil menunjukkan seluruh sampel mengandung turunan minyak kelapa sawit, berdasarkan profil komposisi asam lemak.
Seluruh sampel biskuit, makanan ringan, mi instan dan produk cokelat memiliki kandungan asam lemak jenuh rendah (0,468 - 9,715g/takaran saji), karena kemungkinan tidak menggunakan campuran fraksi minyak sawit stearin.
Satu dari 12 minyak goreng mengandung campuran minyak kelapa, namun menunjukkan kandungan asam lemak jenuh yang rendah (2,137 - 6,488 g/takaran saji).
Enam dari 8 sampel margarin mengandung asam lemak jenuh tinggi (5,763 - 17,166 g/takaran saji), kemungkinan dalam proses pembuatan menggunakan campuran minyak kelapa dan minyak inti sawit.
Seluruh sampel shortening memiliki kandungan asam lemak jenuh tinggi (13,651 - 14,963 g/takaran saji), karena menggunakan campuran minyak sawit dan minyak inti sawit.
Secara umum, seluruh sampel mengandung asam lemak jenuh rendah dibawah 20 g/takaran saji berdasarkan Nutrient Reference Values(NRVs).
Saturated fat acid can be related with the increase of blood cholesterol which responsible for coronary heart disease.
Vegetable oil such as palm oil contains high saturated fat acid and unsaturated fat acid.
The oil commonly used in food production processes such as biscuits, snacks, and chocolate which commonly found in the market.
This research aimed to determine the saturated fat acid in some food products which contain palm oil.
56 food products were obtained in Indonesian market such as biscuits, snacks, chocolate products, cooking oil, margarine, and shortening.
Fat or oil in the products was extracted with hexane using soxhlet and analyzed using gaschromatography.
The result indicated that all samples contained palm oil based on the fatty acid profile composition.
All biscuit samples, snacks, instant noodle, and chocolate products contained low saturated fatty acid (0.
468-9.
715 g/serving size) it might be due to thestearin of palm oil fraction mixture was notused.
One of 12 cooking oil contained coconut oil but it indicated low saturated fat acid (2.
137-6.
488 g/serving size) since it might use the mixture of coconut oil and palm kernel oil.
All shortening samples had high fatty acid (13.
651-14.
963 g/serving size) since it mixed palm oil with palm kernel oil.
Generally, all samples contained low saturated fat acid less than 20 g/serving size based on Nutrient Reference Values (NRVs).

Related Results

Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
<p>Abstrak</p><p>Proses penggorengan akan menyebabkan perubahan mutu minyak akibat reaksi hidrolisis, oksidasi dan proses termal. Penelitian ini bertujuan untuk m...
PERANAN PENGADUKAN TERHADAP KARAKTERISTIK KOMPLEKSASI UREA SEBAGAI SARANA PEMISAHAN ASAM LEMAK OMEGA DARI MINYAK NABATI
PERANAN PENGADUKAN TERHADAP KARAKTERISTIK KOMPLEKSASI UREA SEBAGAI SARANA PEMISAHAN ASAM LEMAK OMEGA DARI MINYAK NABATI
Modern society concerns more on health, in which natural foods are highly preferred. Poly-Unsaturated Fatty Acids (PUFAs) such as omega 6 and omega 9 are believed to be very import...
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Background: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan komposisi asam lemak VCO dengan metode fermentasi dari berbagai varietas kelapa di Kecamatan Kajang Kabu...
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan profil lemak hewani dari dua jenis daging babi daribangsa (breed) yang berbeda yaitu babi bali asli (babi lokal) dan babi la...
Processing and Development of Frying Oil from Fruit of Some Varieties of Dwarf Coconut
Processing and Development of Frying Oil from Fruit of Some Varieties of Dwarf Coconut
<p class="Default">ABSTRACT</p><p class="Default">Fruits of Dwarft coconut commonly are used as young tender (8 months of fruit) for fresh coconut water and raw m...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...

Back to Top