Javascript must be enabled to continue!
Dampak Pemikiran As-Syaibani Bagi Pembangunan Perekonomian Dinasti Abbasiyah (750- 804 M)
View through CrossRef
Tulisan ini mencoba mengemukakan pemikiran ekonomi Abu Abdullah Muhammad bin Hasan bin Farqad Jazariya As-Syaibani atau yang lebih dikenal dengan As-Syaibani. Ia lahir di kota Wasith 132 H/750 M. Pemikiran ekonomi As-Syaibani ia tuangkan dalam lima unsur pokok yaitu 1. Al-Kasb (Kerja), 2. konsep kekayaan dan kefakiran, 3. Mengklasifikasi usaha-usaha perekonomian 4. kebutuhan-kebutuhan ekonomi dan 5. distribusi pekerjaan. Menurut As-Syaibani, usaha-usaha dalam memajukan perekonomian Islam pada masa Dinasti Abbasiyah terbagi menjadi empat, yaitu: 1). Sewa-menyewa, 2). Pertanian, 3). Perdagangan dan 4). Perindustrian. Pemikiran As-Syaibani akhirnya berdampak pada ekonomi Dinasti Abbasiyah.dalam memajukan perekonomian Abbasiyah, As-Syaibani lebih mengutamakan usaha pertanian dari pada dengan yang lainnya, hal ini bertujuan agar menyejahterakan masyarakat bawahan, dimana kebutuhan primer dan sekunder didapatkan dari dari hasil bertani yang menunjang berbagai kebutuhan masyarakat.As-Syaibani juga menganjurkan untuk berbondong-bondong membangun berbagai usaha dalam bidang industri, sehingga kota baghdad akhirnya menjadi kota yang ramai, dan menjadi kota pusat perniagaan.Penelitian ini merupakan penelitian sejarah dengan pendekatan fenomenologi, penelitian sejarah karena konteksnya adalah masa lampau, sedangkan pendekatan fenomenologi menganalisis tentang fenomena dan pengalaman tokoh As-Syaibani dalam membahas pemikiran ekonomi dan pembangunan pada masa Dinasti Abbasiyah. Kata kunci: Pemikiran, Ekonomi Islam, As-Syaibani
Raden Intan State Islamic University of Lampung
Title: Dampak Pemikiran As-Syaibani Bagi Pembangunan Perekonomian Dinasti Abbasiyah (750- 804 M)
Description:
Tulisan ini mencoba mengemukakan pemikiran ekonomi Abu Abdullah Muhammad bin Hasan bin Farqad Jazariya As-Syaibani atau yang lebih dikenal dengan As-Syaibani.
Ia lahir di kota Wasith 132 H/750 M.
Pemikiran ekonomi As-Syaibani ia tuangkan dalam lima unsur pokok yaitu 1.
Al-Kasb (Kerja), 2.
konsep kekayaan dan kefakiran, 3.
Mengklasifikasi usaha-usaha perekonomian 4.
kebutuhan-kebutuhan ekonomi dan 5.
distribusi pekerjaan.
Menurut As-Syaibani, usaha-usaha dalam memajukan perekonomian Islam pada masa Dinasti Abbasiyah terbagi menjadi empat, yaitu: 1).
Sewa-menyewa, 2).
Pertanian, 3).
Perdagangan dan 4).
Perindustrian.
Pemikiran As-Syaibani akhirnya berdampak pada ekonomi Dinasti Abbasiyah.
dalam memajukan perekonomian Abbasiyah, As-Syaibani lebih mengutamakan usaha pertanian dari pada dengan yang lainnya, hal ini bertujuan agar menyejahterakan masyarakat bawahan, dimana kebutuhan primer dan sekunder didapatkan dari dari hasil bertani yang menunjang berbagai kebutuhan masyarakat.
As-Syaibani juga menganjurkan untuk berbondong-bondong membangun berbagai usaha dalam bidang industri, sehingga kota baghdad akhirnya menjadi kota yang ramai, dan menjadi kota pusat perniagaan.
Penelitian ini merupakan penelitian sejarah dengan pendekatan fenomenologi, penelitian sejarah karena konteksnya adalah masa lampau, sedangkan pendekatan fenomenologi menganalisis tentang fenomena dan pengalaman tokoh As-Syaibani dalam membahas pemikiran ekonomi dan pembangunan pada masa Dinasti Abbasiyah.
Kata kunci: Pemikiran, Ekonomi Islam, As-Syaibani.
Related Results
Pemikiran Ekonomi Islam pada Masa Daulah Abbasiyah
Pemikiran Ekonomi Islam pada Masa Daulah Abbasiyah
Daulah Abbasiyah adalah dinasti ketiga dalam perkembangan sejarah peradaban Islam. Periode Dinasti Abbasiyah, kemajuan peradaban Islam berada di puncak kejayaan dan dianggap sebaga...
Peran Perempuan dalam Pendidikan pada Masa Bani Abbasiyah
Peran Perempuan dalam Pendidikan pada Masa Bani Abbasiyah
Abstract: Women in education during the Abbasid period where at that time women tended not to enjoy the same level of freedom as women during the Umayah Dynasty and the early Abbas...
Integrasi Ekonomi dan Spiritual Pemikiran Al-Syaibani dalam Hukum Ekonomi Syariah
Integrasi Ekonomi dan Spiritual Pemikiran Al-Syaibani dalam Hukum Ekonomi Syariah
This paper explores the economic thought and legal framework of Islamic economics during the era of Al-Syaibani, a significant figure in the history of Islamic economic thought kno...
Konsep Kerja dan Produksi Al-Syaibani Dihubungkan dengan Strategi Penanggulangan Pengangguran di Indonesia
Konsep Kerja dan Produksi Al-Syaibani Dihubungkan dengan Strategi Penanggulangan Pengangguran di Indonesia
Al-Syaibani merupakan pemikir Islam yang memiliki kontribusi besar terhadap teori dan pemikiran ekonomi mikro yang ditulisnya dalam kitab <em>Al-Kasb</em>. Banyak pemik...
PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN, SISTEM PEMERINTAH DAN ILMU TASAWUF PADA DINASTI ABBASIYAH
PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN, SISTEM PEMERINTAH DAN ILMU TASAWUF PADA DINASTI ABBASIYAH
The Abbasid dynasty was the most successful Islamic dynasty in advancing Islamic civilization, among the aspects of progress made by this dynasty were the government system, the de...
Strategi Pengentasan Kemiskinan Melalui Pekerjaan dan Distribusi Menurut As-Syaibani dan Relevansinya di Indonesia
Strategi Pengentasan Kemiskinan Melalui Pekerjaan dan Distribusi Menurut As-Syaibani dan Relevansinya di Indonesia
The topic of discussion in this research is problem of poverty that occurs in Indonesia and the poverty alleviation strategy. One of the economic problems that has become the focus...
PERKEMBANGAN SAINS DALAM SEJARAH PERADABAN ISLAM
PERKEMBANGAN SAINS DALAM SEJARAH PERADABAN ISLAM
Dinasti Abbasiyah, yang mencapai puncaknya di bawah kepemimpinan Khalifah Harun al-Rashid, memainkan peran krusial dalam kemajuan ilmu pengetahuan, sastra, seni, dan filsafat dalam...
ANALISIS KONSEP AL-KASB MENURUT PEMIKIRAN AL-SYAIBANI
ANALISIS KONSEP AL-KASB MENURUT PEMIKIRAN AL-SYAIBANI
Konsep al-kasb (usaha atau perolehan) dalam pemikiran Al-Syaibani merupakan aspek penting dalam ekonomi Islam yang menekankan keseimbangan antara kerja keras, keadilan, dan etika d...

