Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Pendidikan Kesehatan ASI Eksklusif terhadap Breastfeeding Self-Efficacy pada Ibu Menyusui
View through CrossRef
Breast milk (ASI) is the optimal nutrition for infants compared to formula milk. One key factor in the success of exclusive breastfeeding is Breastfeeding Self-Efficacy (BSE), which can be enhanced through health education. This study aims to determine the impact of health education on exclusive breastfeeding on breastfeeding self-efficacy. The research employed a quasi-experimental design with a nonequivalent (pretest and posttest) control group approach. The sample comprised breastfeeding mothers with infants aged 0 to 2 years, totaling 34 respondents divided into intervention and control groups. Purposive sampling was utilized for sample selection. The instrument employed was the Breastfeeding Self-Efficacy Scale Short Form (BSES-SF). Bivariate analysis was conducted using an independent t-test to examine whether there were differences in breastfeeding self-efficacy between the intervention and control groups. Results showed a significant p-value (0.000) < α (0.05), indicating an influence of exclusive breastfeeding health education on breastfeeding self-efficacy among breastfeeding mothers.
Abstrak
Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi dibandingkan dengan susu formula. Salah satu faktor keberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah Breastfeeding Self- Efficacy (BSE). BSE bisa ditingkatkan dengan pemberian pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap breastfeeding self-efficacy. Metode penelitian menggunakan quasy experimental dengan pendekatan nonequivalent (pretest and posttest) with control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu menyusui bayi berusia dari 0 bulan sampai dengan 2 tahun yaitu sebanyak 34 responden yang terbagi atas kelompok intervensi & kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner breastfeeding self-efficacy scale short form (BSES-SF). Analisa bivariat menggunakan uji independent t test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai signifikasi p value (0,000) < α (0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap breastfeeding self-efficacy pada ibu menyusui.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: Pengaruh Pendidikan Kesehatan ASI Eksklusif terhadap Breastfeeding Self-Efficacy pada Ibu Menyusui
Description:
Breast milk (ASI) is the optimal nutrition for infants compared to formula milk.
One key factor in the success of exclusive breastfeeding is Breastfeeding Self-Efficacy (BSE), which can be enhanced through health education.
This study aims to determine the impact of health education on exclusive breastfeeding on breastfeeding self-efficacy.
The research employed a quasi-experimental design with a nonequivalent (pretest and posttest) control group approach.
The sample comprised breastfeeding mothers with infants aged 0 to 2 years, totaling 34 respondents divided into intervention and control groups.
Purposive sampling was utilized for sample selection.
The instrument employed was the Breastfeeding Self-Efficacy Scale Short Form (BSES-SF).
Bivariate analysis was conducted using an independent t-test to examine whether there were differences in breastfeeding self-efficacy between the intervention and control groups.
Results showed a significant p-value (0.
000) < α (0.
05), indicating an influence of exclusive breastfeeding health education on breastfeeding self-efficacy among breastfeeding mothers.
Abstrak
Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi dibandingkan dengan susu formula.
Salah satu faktor keberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah Breastfeeding Self- Efficacy (BSE).
BSE bisa ditingkatkan dengan pemberian pendidikan kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap breastfeeding self-efficacy.
Metode penelitian menggunakan quasy experimental dengan pendekatan nonequivalent (pretest and posttest) with control group design.
Sampel dalam penelitian ini adalah ibu menyusui bayi berusia dari 0 bulan sampai dengan 2 tahun yaitu sebanyak 34 responden yang terbagi atas kelompok intervensi & kelompok kontrol.
Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling.
Instrument yang digunakan adalah kuesioner breastfeeding self-efficacy scale short form (BSES-SF).
Analisa bivariat menggunakan uji independent t test.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai signifikasi p value (0,000) < α (0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap breastfeeding self-efficacy pada ibu menyusui.
.
Related Results
Breastfeeding Self Efficacy dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pati
Breastfeeding Self Efficacy dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pati
Exclusive breastfeeding is very important for babies. In Central Java there is low breastfeeding coverage, namely in Pati Regency at 75.6%. The lowest breastfeeding coverage is at ...
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
Pemberian ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk k...
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
Tujuan dari pembangunan kesehatan salah satunya adalah menurunkan angka kematian bayi. Angka Kematian Bayi menurut Sustainanble Depelovment Goals (SDGs) tahun 2015 berjumlah 40 per...
Pengetahuan dan sikap ibu pada pemberian ASI esklusif di Puskesmas Tolo’ Jeneponto
Pengetahuan dan sikap ibu pada pemberian ASI esklusif di Puskesmas Tolo’ Jeneponto
Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya untuk memperoleh tumbuh kembang bayi. ASI mengandung semua nutrisi penting dan mengandung zat antibodi untuk tumbuh kembang dan k...
PENDIDIKAN IBU BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
PENDIDIKAN IBU BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
ABSTRAK Latar Belakang Asi Eksklufif adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan mental dan intelektual serta meningkatkan daya tahan tubuh ...
Promosi Kesehatan Untuk Meninngkatkan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Tehnik Menyusui Dengan Kejadian Puting Susu Lecet Di Klinik Deby Cyntia Yun Tahun 2022
Promosi Kesehatan Untuk Meninngkatkan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Tehnik Menyusui Dengan Kejadian Puting Susu Lecet Di Klinik Deby Cyntia Yun Tahun 2022
Puting yang sakit dapat disebabkan oleh posisi menyusui yang tidak tepat, tetapi dapat juga disebabkan oleh sariawan (kandidat) atau dermatitis dan juga dengan menggunakan sabun, a...
GAMBARAN PERSEPSI IBU MENYUSUI TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BAGI IBU BEKERJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TABANAN II
GAMBARAN PERSEPSI IBU MENYUSUI TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BAGI IBU BEKERJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TABANAN II
ABSTRAK
Pemberian ASI secara eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. Kurangnya pengetahuan tentang man...
HUBUNGAN TINGKAT STRES PADA IBU BEKERJA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PMB RIA KURNIYATI AGUSTINA, Amd.Keb KABUPATEN KENDAL
HUBUNGAN TINGKAT STRES PADA IBU BEKERJA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PMB RIA KURNIYATI AGUSTINA, Amd.Keb KABUPATEN KENDAL
Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ibu bekerja menghadapi berbagai tuntut...

