Javascript must be enabled to continue!
Transformasi Digital Bagi Pemberdayaan Relawan Yayasan Pengembangan Dhu'afa Bina Insan Mubarak untuk Meningkatkan Layanan Sosial
View through CrossRef
Yayasan Pengembangan Dhu'afa Bina Insan Mubarak (YPDBim) adalah sebuah yayasan yang berfokus pada kegiatan-kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat, di mana salah satu program utamanya adalah pemulasaran jenazah bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam melaksanakan kegiatannya, YPDBim menghadapi beberapa tantangan, mulai dari penunjukan relawan yang belum terdokumentasi (hanya melalui chat), tidak tersedianya data relawan yang terintegrasi, hingga tidak adanya pelaporan yang sistematis yang dapat dipantau secara berkala. Hal ini menyebabkan pelaksanaan pemulasaran jenazahnya menjadi tidak maksimal karena kurangnya koordinasi di antara relawan dan pengurus Yayasan. Solusi yang dapat diberikan adalah mengembangkan aplikasi berbasis mobile yang ditujukan untuk memudahkan koordinasi antara relawan dan pengurus yayasan sehingga dapat mempermudah dan mempercepat layanan pemulasaran jenazah bagi masyarakat. Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi berbasis mobile ini diharapkan layanan pemulasaran jenazah ini menjadi lebih baik. Kegiatan abdimas ini melewati tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Setelah dilakukannya pelatihan, ada proses evaluasi (kuisioner) penggunaan aplikasi kepada para relawan dan pengurus yayasan di mana hasil evaluasi tersebut adalah 71% peserta mengatakan bahwa aplikasi ini mudah dipakai, 25% peserta mengatakan aplikasi ini sangat mudah dipakai, dan 4% mengatakan aplikasi cukup mudah. 100% peserta juga mengatakan bahwa aplikasi ini memudahkan proses koordinasi sehingga layanan pemulasaran jenazah menjadi lebih cepat
Title: Transformasi Digital Bagi Pemberdayaan Relawan Yayasan Pengembangan Dhu'afa Bina Insan Mubarak untuk Meningkatkan Layanan Sosial
Description:
Yayasan Pengembangan Dhu'afa Bina Insan Mubarak (YPDBim) adalah sebuah yayasan yang berfokus pada kegiatan-kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat, di mana salah satu program utamanya adalah pemulasaran jenazah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam melaksanakan kegiatannya, YPDBim menghadapi beberapa tantangan, mulai dari penunjukan relawan yang belum terdokumentasi (hanya melalui chat), tidak tersedianya data relawan yang terintegrasi, hingga tidak adanya pelaporan yang sistematis yang dapat dipantau secara berkala.
Hal ini menyebabkan pelaksanaan pemulasaran jenazahnya menjadi tidak maksimal karena kurangnya koordinasi di antara relawan dan pengurus Yayasan.
Solusi yang dapat diberikan adalah mengembangkan aplikasi berbasis mobile yang ditujukan untuk memudahkan koordinasi antara relawan dan pengurus yayasan sehingga dapat mempermudah dan mempercepat layanan pemulasaran jenazah bagi masyarakat.
Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi berbasis mobile ini diharapkan layanan pemulasaran jenazah ini menjadi lebih baik.
Kegiatan abdimas ini melewati tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan.
Setelah dilakukannya pelatihan, ada proses evaluasi (kuisioner) penggunaan aplikasi kepada para relawan dan pengurus yayasan di mana hasil evaluasi tersebut adalah 71% peserta mengatakan bahwa aplikasi ini mudah dipakai, 25% peserta mengatakan aplikasi ini sangat mudah dipakai, dan 4% mengatakan aplikasi cukup mudah.
100% peserta juga mengatakan bahwa aplikasi ini memudahkan proses koordinasi sehingga layanan pemulasaran jenazah menjadi lebih cepat.
Related Results
PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN RELAWAN DI RUMAH RELAWAN DHU’AFA PELALAWAN PROVINSI RIAU DALAM PENANGANAN KECELAKAAN
PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN RELAWAN DI RUMAH RELAWAN DHU’AFA PELALAWAN PROVINSI RIAU DALAM PENANGANAN KECELAKAAN
Laporan kasus kematian akibat kecelakaan di jalan raya pada tahun 2015 didapatkan 3400 orang meninggal setiap hari. Fenomena ini menuntut masyarakat untuk mampu memberikan pertolon...
PELATIHAN PENGOLAHAN ALPUKAT MENJADI KERUPUK
PELATIHAN PENGOLAHAN ALPUKAT MENJADI KERUPUK
<p><strong><em>Abstract.</em></strong> <em>This Community Service (PkM) aims to provide training for inhabitant of Tidore Islands, Afa-Afa Villa...
Pelatihan Pencegahan Pajanan Asbes Bagi Relawan Bencana
Pelatihan Pencegahan Pajanan Asbes Bagi Relawan Bencana
Relawan perlu dibekali dengan pelatihan khusus untuk menghindari pajanan asbes. Asbes merupakan bahan mineral yang jika terhirup dapat menyebabkan masalah kesehatan serius misalnya...
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KELURAHAN AFA-AFA KOTA TIDORE KEPULAUAN
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KELURAHAN AFA-AFA KOTA TIDORE KEPULAUAN
Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain untuk keperluan rumah tangga, air bersih juga diperlukan untuk memenuhi kebutuh...
Clinical Significance of Diffuse Hepatic Uptake on Post-Therapeutic 131I- Whole Body Scan in Differentiated Thyroid Cancer
Clinical Significance of Diffuse Hepatic Uptake on Post-Therapeutic 131I- Whole Body Scan in Differentiated Thyroid Cancer
Background: Differentiated thyroid cancers (DTC) are among the most curable cancers, with a 10-year survival rate of 80.95%. These patients are treated by radio-iodine ablation (RA...
Altruisme Pada Relawan Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB)
Altruisme Pada Relawan Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB)
Abstrak: Relawan merupakan orang yang sukarela mau menolong orang lain dan terdaftar dalam suatu organisasi. Salah satu organisasi relawan yang ada yaitu komunitas “Ketimbang Ngemi...
PENGATURAN KEKAYAAN YAYASAN DITINJAU DARI PASAL 6 UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN
PENGATURAN KEKAYAAN YAYASAN DITINJAU DARI PASAL 6 UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 TENTANG YAYASAN
Undang-Undang tentang Yayasan keberadaannya hingga saat ini menimbulkan kritik dari berbagai kalangan, karena terdapat beberapa pasal yang dianggap berbeda dengan praktek/pelaksana...
Access Denied
Access Denied
Introduction
As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...

