Javascript must be enabled to continue!
Kecemasan, submisif dan depresi ditinjau dari pola kepribadian spranger pada mahasiswa
View through CrossRef
Abstrak. Tujuan penelitian membahas tentang kecenderungan kecemasan, submisif dan depresi yang ditinjau dari pola Kepribadian Spranger. Menggunakan Skala Neurotic Scale Questionnaire (NSQ) dan nilai-nilai saat individu berperilaku). Subjek penelitian adalah mahasiswa, dipilih menggunakan purposive random sampling, berjumlah 112 mahasiswa. Subjek diminta mengisi dua skala tersebut. Kemudian jumlah hasil dari kedua skala tersebut dikorelasikan dengan menggunakan bivariate. Pada skala Spranger hanya diambil tiga pola kepribadian yang disertakan dalam penelitian ini, yaitu: pola kepribadian Teori, pola kepribadian Aestetis dan pola kepribadian Agama. Sedangkan Skala NSQ dengan variable Kecemasan, Submisive dan Depresif. Ketiga-tiganya memiliki korelasi yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap pola kepribadian menunjukkan kecenderungan gangguan mental dalam bentuk kecemasan, submisif dan depresif. Untuk pola kepribadian Teori bagian dari hasil tes SOV dengan kecenderungan kecemasan sebesar 0,357; untuk Submisive sebesar 0,454 dan depresif 0,565. Pola kepribadian Aestetis berkecenderungan mengalami gangguan mental kecemasan 0,329; untuk Submisive sebesar 0,405; dan depresif 0,476. Pada kepribadian Agama kecenderungan mengalami gangguan mental kecemasan sebesar 0,181; untuk Submisive sebesar 0,328; dan untuk Depresif 0,352. Kata kunci: Kepribadian Aestetis, Kepribadian Agama, kecenderungan kecemasan, kecenderungan Submisive dan kecenderungan Depresif
Title: Kecemasan, submisif dan depresi ditinjau dari pola kepribadian spranger pada mahasiswa
Description:
Abstrak.
Tujuan penelitian membahas tentang kecenderungan kecemasan, submisif dan depresi yang ditinjau dari pola Kepribadian Spranger.
Menggunakan Skala Neurotic Scale Questionnaire (NSQ) dan nilai-nilai saat individu berperilaku).
Subjek penelitian adalah mahasiswa, dipilih menggunakan purposive random sampling, berjumlah 112 mahasiswa.
Subjek diminta mengisi dua skala tersebut.
Kemudian jumlah hasil dari kedua skala tersebut dikorelasikan dengan menggunakan bivariate.
Pada skala Spranger hanya diambil tiga pola kepribadian yang disertakan dalam penelitian ini, yaitu: pola kepribadian Teori, pola kepribadian Aestetis dan pola kepribadian Agama.
Sedangkan Skala NSQ dengan variable Kecemasan, Submisive dan Depresif.
Ketiga-tiganya memiliki korelasi yang signifikan.
Hasil ini menunjukkan bahwa setiap pola kepribadian menunjukkan kecenderungan gangguan mental dalam bentuk kecemasan, submisif dan depresif.
Untuk pola kepribadian Teori bagian dari hasil tes SOV dengan kecenderungan kecemasan sebesar 0,357; untuk Submisive sebesar 0,454 dan depresif 0,565.
Pola kepribadian Aestetis berkecenderungan mengalami gangguan mental kecemasan 0,329; untuk Submisive sebesar 0,405; dan depresif 0,476.
Pada kepribadian Agama kecenderungan mengalami gangguan mental kecemasan sebesar 0,181; untuk Submisive sebesar 0,328; dan untuk Depresif 0,352.
Kata kunci: Kepribadian Aestetis, Kepribadian Agama, kecenderungan kecemasan, kecenderungan Submisive dan kecenderungan Depresif.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif...
Angka Kejadian Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Menggunakan Metode Pengukuran Geriatric Depression Scale
Angka Kejadian Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Menggunakan Metode Pengukuran Geriatric Depression Scale
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik mengakibatkan penurunan fungsi ginjal progresif dan irreversible sehingga memerlukan terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplanta...
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Memori merupakan kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengingat informasi dari pengalaman masa lalu pada otak manusia berperan dalam proses belajar. Banyak hal yang mempe...
Hubungan Antara Pola Asuh dan Depresi pada Remaja Overweight-Obese
Hubungan Antara Pola Asuh dan Depresi pada Remaja Overweight-Obese
Latar belakang: Gangguan depresi merupakan penyebab ketiga utama mortalitas pada remaja. Prevalensi gangguan depresi pada remaja diperkirakan 6 hingga 20%, dengan angka rekuren 60 ...
Kepribadian Tokoh Ayah dan Anak dalam Novel Ayah dan Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Kajian (Psikologi Carl Gustav Jung)
Kepribadian Tokoh Ayah dan Anak dalam Novel Ayah dan Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Kajian (Psikologi Carl Gustav Jung)
ABSTRAK Kata-kata kunci: Kepribadian, Struktur kepribadian, dinamika kepribadian, perkembangan kepribadian. Penelitian ini bertujuan menganalisis novel Ayah dan Sebelas ...
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia
ABSTRAK Tingkat kecemasan merupakan suatu keadaan yang membuat mahasiswa D-III keperawatan merasa tidak tenang, khawatir, takut dan tegang ketika akan menghadapi uji kompetensi yan...

