Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KOSAKATA DAN TATA BAHASA BERITA POLITIK SUMATERA EKSPRES: KAJIAN ROGER FOWLER

View through CrossRef
Language in mass media functions not only as a means of conveying information but also as a tool for constructing social reality and shaping public perceptions of events. In reporting government policies, the media may employ specific vocabulary and grammatical structures to construct representations of the government and the social realities being reported. This study aims to describe the use of vocabulary and grammar in government policy news published in Koran Sumatera Ekspres on May 21, 2026, based on Roger Fowler’s Critical Discourse Analysis theory. This research employed a descriptive qualitative approach using the Critical Discourse Analysis method. The data source consisted of five government policy news articles published in Koran Sumatera Ekspres on May 21, 2026. Data were collected through documentation, reading, and note-taking techniques and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed 29 data items consisting of 16 vocabulary data and 13 grammatical data. In terms of vocabulary, 11 viewpoint-limiting vocabulary items and 5 classification vocabulary items were identified. Viewpoint-limiting vocabulary was used to construct a positive image of government policies, while classification vocabulary categorized social realities into specific groups. In terms of grammar, 9 active sentences and 4 passive sentences were found. Active sentences highlighted the government as the main actor in various actions and policies, whereas passive sentences emphasized the implementation of programs and policies. The findings indicate that Koran Sumatera Ekspres represents the government as an active, responsive, and community-oriented actor. This study demonstrates that media language plays an important role in constructing social reality and influencing readers’ perceptions of government policies. ABSTRAK Bahasa dalam media massa tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai alat untuk membentuk realitas sosial dan cara pandang masyarakat terhadap suatu peristiwa. Dalam pemberitaan kebijakan pemerintahan, media dapat menggunakan pilihan kosakata dan struktur tata bahasa tertentu untuk membangun representasi terhadap pemerintah maupun realitas sosial yang diberitakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kosakata dan tata bahasa dalam berita kebijakan pemerintahan pada Koran Sumatera Ekspres edisi 21 Mei 2026 berdasarkan teori Analisis Wacana Kritis Roger Fowler. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis. Sumber data penelitian berupa lima berita kebijakan pemerintahan yang dimuat dalam Koran Sumatera Ekspres edisi 21 Mei 2026. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 28 data temuan yang terdiri atas 15 data kosakata dan 13 data tata bahasa. Pada aspek kosakata ditemukan 4 data kosakata pembatas pandangan dan 11 data kosakata klasifikasi. Kosakata pembatas pandangan digunakan untuk membangun citra positif terhadap kebijakan pemerintah, sedangkan kosakata klasifikasi digunakan untuk mengategorikan realitas sosial ke dalam kategori tertentu. Pada aspek tata bahasa ditemukan 9 data kalimat aktif dan 4 data kalimat pasif. Kalimat aktif digunakan untuk menampilkan pemerintah sebagai aktor utama dalam berbagai tindakan dan kebijakan, sedangkan kalimat pasif digunakan untuk menonjolkan program atau kebijakan yang sedang dilaksanakan. Berdasarkan hasil penelitian, Koran Sumatera Ekspres merepresentasikan pemerintah sebagai aktor yang aktif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa media berperan penting dalam membangun realitas sosial serta memengaruhi cara pandang pembaca terhadap kebijakan pemerintahan.    
Title: ANALISIS KOSAKATA DAN TATA BAHASA BERITA POLITIK SUMATERA EKSPRES: KAJIAN ROGER FOWLER
Description:
Language in mass media functions not only as a means of conveying information but also as a tool for constructing social reality and shaping public perceptions of events.
In reporting government policies, the media may employ specific vocabulary and grammatical structures to construct representations of the government and the social realities being reported.
This study aims to describe the use of vocabulary and grammar in government policy news published in Koran Sumatera Ekspres on May 21, 2026, based on Roger Fowler’s Critical Discourse Analysis theory.
This research employed a descriptive qualitative approach using the Critical Discourse Analysis method.
The data source consisted of five government policy news articles published in Koran Sumatera Ekspres on May 21, 2026.
Data were collected through documentation, reading, and note-taking techniques and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The findings revealed 29 data items consisting of 16 vocabulary data and 13 grammatical data.
In terms of vocabulary, 11 viewpoint-limiting vocabulary items and 5 classification vocabulary items were identified.
Viewpoint-limiting vocabulary was used to construct a positive image of government policies, while classification vocabulary categorized social realities into specific groups.
In terms of grammar, 9 active sentences and 4 passive sentences were found.
Active sentences highlighted the government as the main actor in various actions and policies, whereas passive sentences emphasized the implementation of programs and policies.
The findings indicate that Koran Sumatera Ekspres represents the government as an active, responsive, and community-oriented actor.
This study demonstrates that media language plays an important role in constructing social reality and influencing readers’ perceptions of government policies.
ABSTRAK Bahasa dalam media massa tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai alat untuk membentuk realitas sosial dan cara pandang masyarakat terhadap suatu peristiwa.
Dalam pemberitaan kebijakan pemerintahan, media dapat menggunakan pilihan kosakata dan struktur tata bahasa tertentu untuk membangun representasi terhadap pemerintah maupun realitas sosial yang diberitakan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kosakata dan tata bahasa dalam berita kebijakan pemerintahan pada Koran Sumatera Ekspres edisi 21 Mei 2026 berdasarkan teori Analisis Wacana Kritis Roger Fowler.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis.
Sumber data penelitian berupa lima berita kebijakan pemerintahan yang dimuat dalam Koran Sumatera Ekspres edisi 21 Mei 2026.
Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat 28 data temuan yang terdiri atas 15 data kosakata dan 13 data tata bahasa.
Pada aspek kosakata ditemukan 4 data kosakata pembatas pandangan dan 11 data kosakata klasifikasi.
Kosakata pembatas pandangan digunakan untuk membangun citra positif terhadap kebijakan pemerintah, sedangkan kosakata klasifikasi digunakan untuk mengategorikan realitas sosial ke dalam kategori tertentu.
Pada aspek tata bahasa ditemukan 9 data kalimat aktif dan 4 data kalimat pasif.
Kalimat aktif digunakan untuk menampilkan pemerintah sebagai aktor utama dalam berbagai tindakan dan kebijakan, sedangkan kalimat pasif digunakan untuk menonjolkan program atau kebijakan yang sedang dilaksanakan.
Berdasarkan hasil penelitian, Koran Sumatera Ekspres merepresentasikan pemerintah sebagai aktor yang aktif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa media berperan penting dalam membangun realitas sosial serta memengaruhi cara pandang pembaca terhadap kebijakan pemerintahan.
   .

Related Results

Analisis Wacana Kritis Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen Pemberitaan Bullying pada Media Kompas dan CNN Indonesia
Analisis Wacana Kritis Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen Pemberitaan Bullying pada Media Kompas dan CNN Indonesia
Dalam era digital dan globalisasi saat ini, media massa memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk opini publik dan persepsi masyarakat terhadap berbagai isu sosial, terma...
Strategi Penggunaan Kosakata dan Tata Bahasa pada Berita Media Online Indonesia (Analisis Wacana Kritis Model Roger Fowler)
Strategi Penggunaan Kosakata dan Tata Bahasa pada Berita Media Online Indonesia (Analisis Wacana Kritis Model Roger Fowler)
Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan cara beberapa media online Indonesia menggunakan kosakata dan tata bahasa untuk menyampaikan berita.  Penusukan anak adalah subjek ...
INTERFERENSI FONOLOGIS PADA KOSAKATA BAHASA INDONESIA YANG BERASAL DARI KOSAKATA BAHASA BELANDA
INTERFERENSI FONOLOGIS PADA KOSAKATA BAHASA INDONESIA YANG BERASAL DARI KOSAKATA BAHASA BELANDA
Bangsa Belanda telah cukup lama menduduki wilayah Indonesia. Sehingga segala aspek kehidupan di Indonesia mengalami perubahan, terutama dalam bahasa dan sastra Indonesia. Bahasa In...
Kosakata dalam Berita Perampokan: Kajian Wacana Kritis Roger Fowler
Kosakata dalam Berita Perampokan: Kajian Wacana Kritis Roger Fowler
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan analisis wacana kritis dalam berita online Detik.com berdasarkan teori Roger Fowler. Penelitian ini memakai sumber data yang berasa...
UPAYA MEMPERKENALKAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS DI SDN SAKAKAJANG 1
UPAYA MEMPERKENALKAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS DI SDN SAKAKAJANG 1
Pengenalan bahasa inggris sejak dini termasuk hal yang sangat penting, meskipun pengajaran bahasa inggris kepada peserta didik di Sekolah Dasar bukanlah hal yang mudah. Tujuan dari...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Pengaruh Penguasaan Bahasa Daerah dan Bahasa Asing terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia
Pengaruh Penguasaan Bahasa Daerah dan Bahasa Asing terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia
<h4>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Pengaruh penguasaan bahasa daerah dan bahasa asing secara bersama-sama terhadap penguasaan kosakata bahasa Indonesia sisw...
BAHASA POLITIK DALAM DEBAT PILKADA 2020 DI KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
BAHASA POLITIK DALAM DEBAT PILKADA 2020 DI KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
Bahasa merupakan media komunikasi yang dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud penutur kepada mitratuturnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan permainan bahasa p...

Back to Top