Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Comparative Effectiveness of Feasible Myopia Control Interventions for Children in Indonesia

View through CrossRef
Background: : Myopia in children is a growing public health concern in Indonesia, leading to long-term visual impairment and economic burden. Early intervention is crucial, yet no study has comprehensively compared axial length (AL) changes among feasible interventions for Indonesian children. Objectives: This study aims to evaluate and compare the efficacy of feasible myopia control strategies for children in Indonesia using a systematic review and network meta-analysis (NMA), focusing on AL changes. Methods: Following the PRISMA-NMA guideline, systematic searches up to 8 April 2025 were carried out in four online databases, including Europe PMC, PubMed, Sage Journals, and Wiley. Randomized studies measuring the AL of different myopia control interventions to placebo or each other were included. A total of 1266 titles and abstracts were screened, and 18 studies were included in the analysis. A Bayesian NMA was conducted using the “gemtc” package in RStudio, with mean difference (MD) and 95% credible interval (CrI) as summary measures. Results: Eighteen randomized studies involving 2145 children were included. The combination of low-dose atropine 0.01% and orthokeratology (ACO) showed the most effective reduction in axial elongation (SUCRA: 0.078). SVS alone ranked lowest in effectiveness (SUCRA: 0.9986). ACO consistently outperformed monotherapies and control interventions in slowing myopia progression. Conclusion: ACO is the most effective intervention for controlling myopia progression in children and holds promising applicability in Indonesia. These findings support its recommendation in clinical and public health settings, though further research involving Indonesian populations and safety outcomes is warranted. Keyword: Axial length, control interventions, efficacy, myopia progression, network meta-analysis Latar Belakang: Miopia pada anak-anak merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus berkembang dan semakin mengkhawatirkan di Indonesia, karena menyebabkan gangguan penglihatan jangka panjang dan beban ekonomi bagi penderitanya. Intervensi dini menjadi sangat penting, namun belum ada penelitian yang secara komprehensif membandingkan perubahan axial length (AL) di antara intervensi yang layak digunakan oleh anak-anak di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan efektivitas strategi pengendalian miopia yang layak untuk anak-anak di Indonesia menggunakan tinjauan sistematis dan network meta-analysis (NMA), dengan fokus utama pada perubahan AL. Metode: Mengikuti pedoman PRISMA-NMA, pencarian sistematis hingga 8 April 2025 dilakukan di empat basis data daring, termasuk Europe PMC, PubMed, Sage Journals, dan Wiley. Penelitian acak yang mengukur AL dari berbagai intervensi pengendalian miopia terhadap plasebo atau satu sama lain disertakan. Sebanyak 1266 judul dan abstrak disaring, dan 18 penelitian disertakan dalam analisis. NMA Bayesian dilakukan menggunakan paket "gemtc" di RStudio, dengan mean difference (MD) dan 95% credible interval (CrI) sebagai ukuran ringkasan. Hasil: Delapan belas studi acak yang melibatkan 2145 anak-anak disertakan. Kombinasi atropin dosis rendah 0,01% dan orthokeratology (ACO) menunjukkan pengurangan paling efektif dalam pemanjangan aksial (SUCRA: 0,078). SVS sendiri memiliki peringkat terendah dalam efektivitas (SUCRA: 0,9986). ACO secara konsisten mengungguli monoterapi dan intervensi kontrol dalam memperlambat perkembangan miopia. Kesimpulan: ACO adalah intervensi paling efektif untuk mengendalikan perkembangan miopia pada anak-anak dan memiliki peranan yang menjanjikan di Indonesia. Temuan ini mendukung rekomendasinya dalam pengaturan klinis dan kesehatan masyarakat, meskipun penelitian lebih lanjut yang melibatkan populasi Indonesia dan hasil keamanan diperlukan. Kata Kunci: hiperplasia prostat jinak, LUTS, tamsulosin, tadalafil, terapi kombinasi Axial length, control interventions, efficacy, myopia progression, network meta-analysis
Title: Comparative Effectiveness of Feasible Myopia Control Interventions for Children in Indonesia
Description:
Background: : Myopia in children is a growing public health concern in Indonesia, leading to long-term visual impairment and economic burden.
Early intervention is crucial, yet no study has comprehensively compared axial length (AL) changes among feasible interventions for Indonesian children.
Objectives: This study aims to evaluate and compare the efficacy of feasible myopia control strategies for children in Indonesia using a systematic review and network meta-analysis (NMA), focusing on AL changes.
Methods: Following the PRISMA-NMA guideline, systematic searches up to 8 April 2025 were carried out in four online databases, including Europe PMC, PubMed, Sage Journals, and Wiley.
Randomized studies measuring the AL of different myopia control interventions to placebo or each other were included.
A total of 1266 titles and abstracts were screened, and 18 studies were included in the analysis.
A Bayesian NMA was conducted using the “gemtc” package in RStudio, with mean difference (MD) and 95% credible interval (CrI) as summary measures.
Results: Eighteen randomized studies involving 2145 children were included.
The combination of low-dose atropine 0.
01% and orthokeratology (ACO) showed the most effective reduction in axial elongation (SUCRA: 0.
078).
SVS alone ranked lowest in effectiveness (SUCRA: 0.
9986).
ACO consistently outperformed monotherapies and control interventions in slowing myopia progression.
Conclusion: ACO is the most effective intervention for controlling myopia progression in children and holds promising applicability in Indonesia.
These findings support its recommendation in clinical and public health settings, though further research involving Indonesian populations and safety outcomes is warranted.
Keyword: Axial length, control interventions, efficacy, myopia progression, network meta-analysis Latar Belakang: Miopia pada anak-anak merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus berkembang dan semakin mengkhawatirkan di Indonesia, karena menyebabkan gangguan penglihatan jangka panjang dan beban ekonomi bagi penderitanya.
Intervensi dini menjadi sangat penting, namun belum ada penelitian yang secara komprehensif membandingkan perubahan axial length (AL) di antara intervensi yang layak digunakan oleh anak-anak di Indonesia.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan efektivitas strategi pengendalian miopia yang layak untuk anak-anak di Indonesia menggunakan tinjauan sistematis dan network meta-analysis (NMA), dengan fokus utama pada perubahan AL.
Metode: Mengikuti pedoman PRISMA-NMA, pencarian sistematis hingga 8 April 2025 dilakukan di empat basis data daring, termasuk Europe PMC, PubMed, Sage Journals, dan Wiley.
Penelitian acak yang mengukur AL dari berbagai intervensi pengendalian miopia terhadap plasebo atau satu sama lain disertakan.
Sebanyak 1266 judul dan abstrak disaring, dan 18 penelitian disertakan dalam analisis.
NMA Bayesian dilakukan menggunakan paket "gemtc" di RStudio, dengan mean difference (MD) dan 95% credible interval (CrI) sebagai ukuran ringkasan.
Hasil: Delapan belas studi acak yang melibatkan 2145 anak-anak disertakan.
Kombinasi atropin dosis rendah 0,01% dan orthokeratology (ACO) menunjukkan pengurangan paling efektif dalam pemanjangan aksial (SUCRA: 0,078).
SVS sendiri memiliki peringkat terendah dalam efektivitas (SUCRA: 0,9986).
ACO secara konsisten mengungguli monoterapi dan intervensi kontrol dalam memperlambat perkembangan miopia.
Kesimpulan: ACO adalah intervensi paling efektif untuk mengendalikan perkembangan miopia pada anak-anak dan memiliki peranan yang menjanjikan di Indonesia.
Temuan ini mendukung rekomendasinya dalam pengaturan klinis dan kesehatan masyarakat, meskipun penelitian lebih lanjut yang melibatkan populasi Indonesia dan hasil keamanan diperlukan.
Kata Kunci: hiperplasia prostat jinak, LUTS, tamsulosin, tadalafil, terapi kombinasi Axial length, control interventions, efficacy, myopia progression, network meta-analysis.

Related Results

Severity of myopia in children presented at KDA district head quarter teaching hospital Kohat.
Severity of myopia in children presented at KDA district head quarter teaching hospital Kohat.
Objective: To evaluate the severity and relationship of myopia with age of the children. Study Design: Descriptive Cross Sectional study. Setting: Eye OPD DHQ Teaching Hospital KDA...
Is optometry ready for myopia control? Education and other barriers to the treatment of myopia
Is optometry ready for myopia control? Education and other barriers to the treatment of myopia
Background: With the increasing prevalence of myopia there is growing interest in active myopia control. However, the majority of progressive myopes are still p...
Myopia progression varies with age and severity of myopia
Myopia progression varies with age and severity of myopia
Objective To investigate annual myopia progression in individuals from South Indian states across different age groups, and its association with age of onset and severity of myopia...
Primerjalna književnost na prelomu tisočletja
Primerjalna književnost na prelomu tisočletja
In a comprehensive and at times critical manner, this volume seeks to shed light on the development of events in Western (i.e., European and North American) comparative literature ...
Myopia and Environmental Risk Factors: A Comprehensive Study
Myopia and Environmental Risk Factors: A Comprehensive Study
Background: The global rise in the prevalence of myopia calls for evidence-based strategies to be devised to reduce the incidence and delay the progression of Myopia. The aim is to...
Changes in Retinal Vascular Bifurcation in Eyes with Myopia
Changes in Retinal Vascular Bifurcation in Eyes with Myopia
Abstract Objective: To evaluate the effect of myopia on retinal vascular bifurcation. Methods: A cross-sectional study that retrospectively analyzed the fundus photographs ...
A study on the status of myopia and pre-myopia among primary school students in different regions of Shaanxi Province, China
A study on the status of myopia and pre-myopia among primary school students in different regions of Shaanxi Province, China
ObjectiveThis cross-sectional study aimed to investigate the geographic disparities in myopia and pre-myopia prevalence among elementary school students across three distinct regio...
Digital Mental Health Landscaping in Low- and Middle-Income Countries 
Digital Mental Health Landscaping in Low- and Middle-Income Countries 
Introduction The aim of this project was to map the landscape of who is doing what and where in digital mental health, and to pr...

Back to Top