Javascript must be enabled to continue!
Aspek-aspek Perumpamaan Munafik dalam Al-Qur’an Menurut Ibn Qayyim Al-Jauziyyah (Dira>sah Maudhu>'i>)
View through CrossRef
l Al-Qur’a>n adalah salah satu kajian dalam bidang Ulu>m AlQur’a>n yang sangat penting untuk dikaji, selian itu juga Amtsal Al-Qur’an merupakan visualisasi abstrak yang dituangkan dalam berbagai ragam kalimat dengan cara menganalogikan sesuatu dengan hal yang serupa dan sebanding, maka untuk dapat memahami secara baik dan benar memerlukan pemikiran yang cermat dan mendalam untuk memahami maksud dari Amtsa>l tersebut. Di dalam Al-Qur’an Allah membuat perumpamaan yang bermacam-macam, ada perumpamaan ditujukan untuk orang beriman dan juga ada yang ditujukan untuk orang kafir, disini peneliti memfokuskan kajian terhadap perumpamaan yang ditujukan untuk orang munafiq, beberapa bentuk perumpamaan yang ditujukan kepada orang munafik memberikan pertanyaan-pertanyaan, seperti contoh orang munafik di perumpamakan seperti membawa api di dalam kegelapan, di ayat lain diperumpamakan seperti kayu yang bersandar. Apa maksud dari perumpamaan yang diberikan untuk orang munafik tersebut? Bukankah Amtsa>l al- Qur’a>n memberikan kalimat-kalimat yang dipahami oleh logika?, Dari sini peneliti ingin menguraikan pandangan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah tentang perumpamaan munafiq dalam Al- Qur’a>n dalam Tafsirnya Bada>’I At-Tafsi>r, karena dalam tafsirnya, Ibnu Qayyim menggunakan corak bahasa dalam menjelaskan perumpamaan munafik secara jelas. Penelitian ini menerapkan metode analisis teks dan deskriptif-analisis untuk menelaah rujukan utama Tafsi>r Bada>’I At-Tafsi>r dalam al-Qur'an yang berkenaan dengan masalah di atas. Artikel ini menyimpulkan bahwa Ibnu Qayyim dalam menjelaskan setiap perumpamaan orang munafik dengan dijelaskan bagaimana keadaan orang munafik pada saat itu dengan susunan bahasa yang kuat sehingga menjadi tafsiran yang sangat mudah untuk dimengerti.
Universitas Islam Lamongan
Title: Aspek-aspek Perumpamaan Munafik dalam Al-Qur’an Menurut Ibn Qayyim Al-Jauziyyah (Dira>sah Maudhu>'i>)
Description:
l Al-Qur’a>n adalah salah satu kajian dalam bidang Ulu>m AlQur’a>n yang sangat penting untuk dikaji, selian itu juga Amtsal Al-Qur’an merupakan visualisasi abstrak yang dituangkan dalam berbagai ragam kalimat dengan cara menganalogikan sesuatu dengan hal yang serupa dan sebanding, maka untuk dapat memahami secara baik dan benar memerlukan pemikiran yang cermat dan mendalam untuk memahami maksud dari Amtsa>l tersebut.
Di dalam Al-Qur’an Allah membuat perumpamaan yang bermacam-macam, ada perumpamaan ditujukan untuk orang beriman dan juga ada yang ditujukan untuk orang kafir, disini peneliti memfokuskan kajian terhadap perumpamaan yang ditujukan untuk orang munafiq, beberapa bentuk perumpamaan yang ditujukan kepada orang munafik memberikan pertanyaan-pertanyaan, seperti contoh orang munafik di perumpamakan seperti membawa api di dalam kegelapan, di ayat lain diperumpamakan seperti kayu yang bersandar.
Apa maksud dari perumpamaan yang diberikan untuk orang munafik tersebut? Bukankah Amtsa>l al- Qur’a>n memberikan kalimat-kalimat yang dipahami oleh logika?, Dari sini peneliti ingin menguraikan pandangan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah tentang perumpamaan munafiq dalam Al- Qur’a>n dalam Tafsirnya Bada>’I At-Tafsi>r, karena dalam tafsirnya, Ibnu Qayyim menggunakan corak bahasa dalam menjelaskan perumpamaan munafik secara jelas.
Penelitian ini menerapkan metode analisis teks dan deskriptif-analisis untuk menelaah rujukan utama Tafsi>r Bada>’I At-Tafsi>r dalam al-Qur'an yang berkenaan dengan masalah di atas.
Artikel ini menyimpulkan bahwa Ibnu Qayyim dalam menjelaskan setiap perumpamaan orang munafik dengan dijelaskan bagaimana keadaan orang munafik pada saat itu dengan susunan bahasa yang kuat sehingga menjadi tafsiran yang sangat mudah untuk dimengerti.
Related Results
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Fitrah manusia terlahir dengan membawa ke-Islaman dan ketauhidan, serta potensi-potensi sebagai makhluk ciptaan Allah. Potensi dasar yang dimiliki anak ini,menjadikan bimbingan dan...
Analisis Konsep Pendidikan Jasmani Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Analisis Konsep Pendidikan Jasmani Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah memandang antara hati, akal, ilmu terdapat kaitannya yang sangat erat. Hal ini terjadi karena manusia terdiri dari beberapa unsur yaitu ruh, akal dan badan...
[Muhammad Ibn Abi ‘Amir’s Political Involvement According to The Chronicle Of Ibn Hayyan Al-Qurtubi] Penglibatan Politik Muhammad Ibn Abi ‘Amir Menurut Catatan Ibn Hayyan Al-Qurtubi
[Muhammad Ibn Abi ‘Amir’s Political Involvement According to The Chronicle Of Ibn Hayyan Al-Qurtubi] Penglibatan Politik Muhammad Ibn Abi ‘Amir Menurut Catatan Ibn Hayyan Al-Qurtubi
Abstract
Muhammad ibn Abi ‘Amir was a de facto leader of al-Andalus during the Umayyad rule based in Cordoba. Caliph al-Hakam II had appointed him to hold some political posi...
METODE PENAFSIRAN IBNU AL-QAYYIM AL-JAUZIYYAH
METODE PENAFSIRAN IBNU AL-QAYYIM AL-JAUZIYYAH
Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyyah merupakan salah seorang ulama abad ke-7 yang dikenal memiliki kemampuan berbagai ilmu dan tumbuh menjadi ulama yang produktif. Salah satunya adalah hasi...
Pendidikan Jiwa dalam Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Pendidikan Jiwa dalam Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
The concept of soul education (tarbiyah al-nafs) in the thought of Ibn Qayyim al-Jauziyyah has important relevance for the development of contemporary Islamic education, particular...
Analisis Konsep Kepemimpinan Pendidikan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Analisis Konsep Kepemimpinan Pendidikan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Leadership as part of management has a strategic and dominant role and position in managing an organization. Ibn Qayyim al Jauziyyah in his work explains that the main object of Is...
Haklarında Âyet(ler) Nazil Olan Münafık Şahıslar
Haklarında Âyet(ler) Nazil Olan Münafık Şahıslar
Onlar, nifak eylemlerini hem Mekke devrinde hem de özellikle Medine devrinde değişik şekillerde açığa vurmuşlardır. Böylece Kur’ân’ın muhataplarından olmuşlar ve doğal olarak hakla...
Pendidikan Jiwa Prespektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah: Kritik Terhadap Pendidikan Jiwa di Barat
Pendidikan Jiwa Prespektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah: Kritik Terhadap Pendidikan Jiwa di Barat
Dalam peradaban Barat, jiwa tidak diakui keberadaannya sebagaimana akal. Berbeda halnya dalam pandangan Islam, menurut pandangan Ibn Qayyim manusia merupakan makhluk yang memiliki ...

