Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pendidikan Jiwa Prespektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah: Kritik Terhadap Pendidikan Jiwa di Barat

View through CrossRef
Dalam peradaban Barat, jiwa tidak diakui keberadaannya sebagaimana akal. Berbeda halnya dalam pandangan Islam, menurut pandangan Ibn Qayyim manusia merupakan makhluk yang memiliki jasad dan ruh sekaligus dan hakikatnya manusia sebagai makhluk ruhani bukan diukur dari fisik dan fungsinya saja, melainkan lebih kepada jiwanya. Artikel ini akan membahas bagaimana pendidikan jiwa menurut Ibn Qayyim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif konten analisis. Ibn Qayyim menyatakan pentingnya peran jiwa bagi kehidupan manusia, sebab jiwa merupakan inti dari manusia dalam menuju kesempurnaannya.  Menurut Ibn Qayyim kesejahteraan manusia hanya dimiliki bagi orang yang jiwanya terdidik, dalam arti terbebas dari hawa nafsu negatif dan kehinaannya. Di sini jiwa terlihat memiliki peranan penting dalam membentuk kualitas kehidupan seseorang. Jiwa manusia itu merupakan sesuatu yang tidak mati dan selalu sadar akan dirinya, jiwa pada hakikatnya sebagai subtansi yang berbeda dengan tubuh, jiwa terpisah secara esensial dengan tubuh. Jadi, jiwa bukanlah tubuh akan akan tetapi jiwa akan selalu terhubung dengan tubuh, jiwa tak selalu tergantung pada penampilan tubuh, sebab manusia bisa saja memiliki tubuh bersih namun berjiwa kotor.
Title: Pendidikan Jiwa Prespektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah: Kritik Terhadap Pendidikan Jiwa di Barat
Description:
Dalam peradaban Barat, jiwa tidak diakui keberadaannya sebagaimana akal.
Berbeda halnya dalam pandangan Islam, menurut pandangan Ibn Qayyim manusia merupakan makhluk yang memiliki jasad dan ruh sekaligus dan hakikatnya manusia sebagai makhluk ruhani bukan diukur dari fisik dan fungsinya saja, melainkan lebih kepada jiwanya.
Artikel ini akan membahas bagaimana pendidikan jiwa menurut Ibn Qayyim.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif konten analisis.
Ibn Qayyim menyatakan pentingnya peran jiwa bagi kehidupan manusia, sebab jiwa merupakan inti dari manusia dalam menuju kesempurnaannya.
 Menurut Ibn Qayyim kesejahteraan manusia hanya dimiliki bagi orang yang jiwanya terdidik, dalam arti terbebas dari hawa nafsu negatif dan kehinaannya.
Di sini jiwa terlihat memiliki peranan penting dalam membentuk kualitas kehidupan seseorang.
Jiwa manusia itu merupakan sesuatu yang tidak mati dan selalu sadar akan dirinya, jiwa pada hakikatnya sebagai subtansi yang berbeda dengan tubuh, jiwa terpisah secara esensial dengan tubuh.
Jadi, jiwa bukanlah tubuh akan akan tetapi jiwa akan selalu terhubung dengan tubuh, jiwa tak selalu tergantung pada penampilan tubuh, sebab manusia bisa saja memiliki tubuh bersih namun berjiwa kotor.

Related Results

Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Fitrah manusia terlahir dengan membawa ke-Islaman dan ketauhidan, serta potensi-potensi sebagai makhluk ciptaan Allah. Potensi dasar yang dimiliki anak ini,menjadikan bimbingan dan...
Analisis Konsep Pendidikan Jasmani Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Analisis Konsep Pendidikan Jasmani Dan Rohani Anak Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah memandang antara hati, akal, ilmu terdapat kaitannya yang sangat erat. Hal ini terjadi karena manusia terdiri dari beberapa unsur yaitu ruh, akal dan badan...
Pendidikan Jiwa dalam Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Pendidikan Jiwa dalam Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
The concept of soul education (tarbiyah al-nafs) in the thought of Ibn Qayyim al-Jauziyyah has important relevance for the development of contemporary Islamic education, particular...
Analisis Konsep Kepemimpinan Pendidikan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Analisis Konsep Kepemimpinan Pendidikan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Leadership as part of management has a strategic and dominant role and position in managing an organization. Ibn Qayyim al Jauziyyah in his work explains that the main object of Is...
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
Art criticism is a process of evaluating and inputting a work of art. The purpose of doing art criticism is to provide improvements to a work of art to make it even better. The met...
METODE PENAFSIRAN IBNU AL-QAYYIM AL-JAUZIYYAH
METODE PENAFSIRAN IBNU AL-QAYYIM AL-JAUZIYYAH
Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyyah merupakan salah seorang ulama abad ke-7 yang dikenal memiliki kemampuan berbagai ilmu dan tumbuh menjadi ulama yang produktif. Salah satunya adalah hasi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top