Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Kapasitas Organisasi Pemuda Penghayat Kepercayaan melalui Program Forum Kamisan Daring
View through CrossRef
Following the recognition of civil rights, the Indigenous Belief (Penghayat Kepercayaan) of unofficial religions face challenges on how to pass on their beliefs to younger generations so they inherit their beliefs. As the primary institution that accommodates all groups of adherent believers in Indonesia, Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) formed a youth organization called Gema Pakti. This organization is used as the representative of Penghayat Kepercayaan group for youth to be the leading force for the regeneration of its members. Intersectoral Collaboration for indigenous Religions (ICIR), as one of the collaborative platforms, provides spaces for the youth of Penghayat Kepercayaan to improve their organizational skills through the Forum Kamisan Daring (FKD) program. Through this, the youth of Penghayat Kepercayaan can show their existence by participating directly through the FKD program in 2023. This program applies an approach by involving the youth in the discussion forums. This approach becomes a way to empower the youth through group capacity building. This involvement shows that FKD provides roles to Penghayat Kepercayaan groups, especially Gema Pakti, within its existence and group capacity building.
===
Setelah pengakuan hak-hak sipil, Penghayat Kepercayaan menghadapi tantangan yaitu bagaimana meneruskan generasi yang akan tetap mewarisi ajaran kepenghayatannya. Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) sebagai lembaga utama yang mewadahi seluruh Penghayat Kepercayaan di Indonesia membentuk sebuah organisasi pemuda yang disebut Gema Pakti. Organisasi ini sebagai wadah representasi pemuda Penghayat Kepercayaan untuk menjadi ujung tombak dalam proses regenerasi. Intersectoral Collaboration for eIndigenous Religions (ICIR) sebagai salah satu kolaborasi lintas sektor memberikan wadah kepada pemuda Penghayat Kepercayaan untuk meningkatkan kemampuan kelompoknya dalam berjejaring melalui program Forum Kamisan Daring (FKD). Pemuda Penghayat Kepercayaan bisa memiliki ruang untuk berkembang dan menunjukkan eksistensinya dengan terlibat langsung dalam program FKD tahun 2023. Program ini memiliki pendekatan dengan melibatkan langsung Pemuda Penghayat Kepercayaan dalam proses pelaksanaan forum. Pendekatan ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan melalui pengembangan kapasitas kelompok. Melalui keterlibatan ini menunjukkan bahwa FKD memberikan peran kepada Penghayat Kepercayaan khususnya Gema Pakti dalam proses eksistensi dan pengembangan kapasitas kelompok organisasi.
Title: Pengembangan Kapasitas Organisasi Pemuda Penghayat Kepercayaan melalui Program Forum Kamisan Daring
Description:
Following the recognition of civil rights, the Indigenous Belief (Penghayat Kepercayaan) of unofficial religions face challenges on how to pass on their beliefs to younger generations so they inherit their beliefs.
As the primary institution that accommodates all groups of adherent believers in Indonesia, Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) formed a youth organization called Gema Pakti.
This organization is used as the representative of Penghayat Kepercayaan group for youth to be the leading force for the regeneration of its members.
Intersectoral Collaboration for indigenous Religions (ICIR), as one of the collaborative platforms, provides spaces for the youth of Penghayat Kepercayaan to improve their organizational skills through the Forum Kamisan Daring (FKD) program.
Through this, the youth of Penghayat Kepercayaan can show their existence by participating directly through the FKD program in 2023.
This program applies an approach by involving the youth in the discussion forums.
This approach becomes a way to empower the youth through group capacity building.
This involvement shows that FKD provides roles to Penghayat Kepercayaan groups, especially Gema Pakti, within its existence and group capacity building.
===
Setelah pengakuan hak-hak sipil, Penghayat Kepercayaan menghadapi tantangan yaitu bagaimana meneruskan generasi yang akan tetap mewarisi ajaran kepenghayatannya.
Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) sebagai lembaga utama yang mewadahi seluruh Penghayat Kepercayaan di Indonesia membentuk sebuah organisasi pemuda yang disebut Gema Pakti.
Organisasi ini sebagai wadah representasi pemuda Penghayat Kepercayaan untuk menjadi ujung tombak dalam proses regenerasi.
Intersectoral Collaboration for eIndigenous Religions (ICIR) sebagai salah satu kolaborasi lintas sektor memberikan wadah kepada pemuda Penghayat Kepercayaan untuk meningkatkan kemampuan kelompoknya dalam berjejaring melalui program Forum Kamisan Daring (FKD).
Pemuda Penghayat Kepercayaan bisa memiliki ruang untuk berkembang dan menunjukkan eksistensinya dengan terlibat langsung dalam program FKD tahun 2023.
Program ini memiliki pendekatan dengan melibatkan langsung Pemuda Penghayat Kepercayaan dalam proses pelaksanaan forum.
Pendekatan ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan melalui pengembangan kapasitas kelompok.
Melalui keterlibatan ini menunjukkan bahwa FKD memberikan peran kepada Penghayat Kepercayaan khususnya Gema Pakti dalam proses eksistensi dan pengembangan kapasitas kelompok organisasi.
Related Results
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PEMUDA DAN PEMBUATAN PROGRAM KERJA PADA ORGANISASI PEMUDA DESA CIBINUANG, KABUPATEN KUNINGAN
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PEMUDA DAN PEMBUATAN PROGRAM KERJA PADA ORGANISASI PEMUDA DESA CIBINUANG, KABUPATEN KUNINGAN
The Community Service Activity / Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) was held in Cibinuang Village, Kuningan District, Kuningan Regency with the target of young people who ...
Sejarah Aksi Kamisan Jakarta Tahun 2007-2021
Sejarah Aksi Kamisan Jakarta Tahun 2007-2021
belakang munculnya Aksi Kamisan, bentuk jaringan Aksi Kamisan, kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo terkait hak asasi manusia, dan aktivitas Aksi Kamisan...
Sejarah Aksi Kamisan Jakarta Tahun 2007-2021
Sejarah Aksi Kamisan Jakarta Tahun 2007-2021
belakang munculnya Aksi Kamisan, bentuk jaringan Aksi Kamisan, kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo terkait hak asasi manusia, dan aktivitas Aksi Kamisan...
Sejarah Aksi Kamisan Jakarta Tahun 2007-2021
Sejarah Aksi Kamisan Jakarta Tahun 2007-2021
belakang munculnya Aksi Kamisan, bentuk jaringan Aksi Kamisan, kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo terkait hak asasi manusia, dan aktivitas Aksi Kamisan...
TRANSFORMASI NILAI SOSIAL-SPIRITUAL PENGHAYAT KEPERCAYAAN DALAM MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA
TRANSFORMASI NILAI SOSIAL-SPIRITUAL PENGHAYAT KEPERCAYAAN DALAM MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA
Abstrak
Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika sosial para pengikut Penghayat Kepercayaan dan mengungkap transformasi sosio-spiritual Paguyuban Cahya Sejati dalam mempro...
MAKNA KAMISAN OLEH ANGGOTA PADA AKSI PENEGAKAN HAM
MAKNA KAMISAN OLEH ANGGOTA PADA AKSI PENEGAKAN HAM
Kamisan action in the city of Bandung is an act of upholding human rights from various cases of past gross human rights violations that have not been resolved until now. The Kamisa...
Strategi Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan Komunitas Penghayat Kepercayaan di Kabupaten Kulonprogo
Strategi Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan Komunitas Penghayat Kepercayaan di Kabupaten Kulonprogo
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pembangunan dalam pemberdayaan kelompok penghayat kepercayaan di Kulonprogo Yogyakarta. Teori, model dan konsep y...
Melihat Problem Rekognisi Penghayat Kepercayaan di Indonesia
Melihat Problem Rekognisi Penghayat Kepercayaan di Indonesia
Penghayat kepercayaan merupakan minoritas agama yang seringkali mendapatkan hambatan dalam proses rekognisinya di Indonesia. Hambatan tersebut bermula dari misrepresentasi berkepan...

