Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PENGGUNAAN ASPAL KARET ALAM PADAT PADA LASTON AC-WC TERHADAP KONDISI CUACA EKSTREM

View through CrossRef
Aspal karet alam padat (AKAP PG 76) telah diproduksi oleh pabrik dan mendapatkan dukungan penerapannya oleh pemerintah. Penerapan material dalam pekerjaan jalan di Direktorat Jenderal Bina Marga pada. Spesifikasi Khusus Aspal Karet Alam Padat (SKh-2.M.04). Akan tetapi, penggunaan AKAP PG-76 masih terbatas atau, hanya digunakan pada proyek jalan nasional. Salah satu faktor penyebabnya adalah harganya yang relatif mahal. Penelitian ini didasari pertimbangan evaluasi terhadap perbandingan harga dan kualitas yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik campuran aspal beton AC-WC yang menggunakan aspal PEN 60/70 dan AKAP PG-76. Sebelum dilakukan pengujian Marshall, sampel dengan 5 variasi kadar aspal direndam pada suhu 60 oC dan 80 oC untuk mencapai kadar aspal yang optimal. Keunggulan dan ketahanan perkerasan aspal terhadap cuaca ekstrem dapat dilihat dari indeks kekuatan sisanya. Indeks kekuatan sisa didapatkan dari hasil perbandingan pengujian Marshall sampel dengan kadar aspal optimal yang direndam selama 30 menit dan 24 jam pada suhu 60oC dan 80oC. Penelitian ini menemukan bahwa campuran beton aspal yang menggunakan Aspal karet alam padat (AKAP PG 76) dan aspal PEN 60/70 menunjukkan ketahanan yang baik terhadap kondisi cuaca yang ekstrem. Namun, AKAP PG 76 lebih baik karena memiliki stabilitas Marshall yang lebih tinggi dan mampu bertahan dengan baik dalam cuaca panas yang ekstrem
Title: PENGARUH PENGGUNAAN ASPAL KARET ALAM PADAT PADA LASTON AC-WC TERHADAP KONDISI CUACA EKSTREM
Description:
Aspal karet alam padat (AKAP PG 76) telah diproduksi oleh pabrik dan mendapatkan dukungan penerapannya oleh pemerintah.
Penerapan material dalam pekerjaan jalan di Direktorat Jenderal Bina Marga pada.
Spesifikasi Khusus Aspal Karet Alam Padat (SKh-2.
M.
04).
Akan tetapi, penggunaan AKAP PG-76 masih terbatas atau, hanya digunakan pada proyek jalan nasional.
Salah satu faktor penyebabnya adalah harganya yang relatif mahal.
Penelitian ini didasari pertimbangan evaluasi terhadap perbandingan harga dan kualitas yang dihasilkan.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik campuran aspal beton AC-WC yang menggunakan aspal PEN 60/70 dan AKAP PG-76.
Sebelum dilakukan pengujian Marshall, sampel dengan 5 variasi kadar aspal direndam pada suhu 60 oC dan 80 oC untuk mencapai kadar aspal yang optimal.
Keunggulan dan ketahanan perkerasan aspal terhadap cuaca ekstrem dapat dilihat dari indeks kekuatan sisanya.
Indeks kekuatan sisa didapatkan dari hasil perbandingan pengujian Marshall sampel dengan kadar aspal optimal yang direndam selama 30 menit dan 24 jam pada suhu 60oC dan 80oC.
Penelitian ini menemukan bahwa campuran beton aspal yang menggunakan Aspal karet alam padat (AKAP PG 76) dan aspal PEN 60/70 menunjukkan ketahanan yang baik terhadap kondisi cuaca yang ekstrem.
Namun, AKAP PG 76 lebih baik karena memiliki stabilitas Marshall yang lebih tinggi dan mampu bertahan dengan baik dalam cuaca panas yang ekstrem.

Related Results

Studi Eksperimental Pengaruh Penggunaan Karet Alam Pada Pen 60/70 Terhadap Karakteristik Aspal
Studi Eksperimental Pengaruh Penggunaan Karet Alam Pada Pen 60/70 Terhadap Karakteristik Aspal
Indonesia mempunyai perkembangan moda transportasi tinggi sehingga sarana dan prasarana harus memadai. Bahan yang digunakan pada jalan yaitu aspal Pen 60/70. Namun, masih banyak ja...
KOMPARASI ANTARA SIFAT ASPAL KARET DENGAN ASPAL MURNI PADA LAPIS PERKERASAN AC-WC MENGGUNAKAN AGREGAT KALIMANTAN SELATAN
KOMPARASI ANTARA SIFAT ASPAL KARET DENGAN ASPAL MURNI PADA LAPIS PERKERASAN AC-WC MENGGUNAKAN AGREGAT KALIMANTAN SELATAN
Untuk mendapatkan mutu lapisan yang lebih baik perlu dilakukannya modifikasi campuran aspal. Dalam modifikasi campuran aspal, polimer yang biasanya digunakan dan paling sesua...
Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall
Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall
Aspal porus merupakan teknologi perkerasan jalan dengan beberapa kelebihan seperti mengurangi aquaplaning dan meredam kebisingan. Aspal porus saat ini sedang terus dikembangkan ole...
OUTLOOK KOMODITAS KARET ALAM INDONESIA 2023
OUTLOOK KOMODITAS KARET ALAM INDONESIA 2023
Karet merupakan salah satu komoditi perkebunan strategis yang telah memberi kontribusi sangat berarti bagi perekonomian Indonesia. Selama kurun waktu 2017-2021, perkebunan karet In...
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
Rendahnya harga karet telah memberikan berbagai dampak terhadap kondisi sosial ekonomi petani karet di Sumatera Selatan (Sumsel) dikarenakan lebih dari 40% penduduk Sumsel menggant...
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
Rendahnya harga karet telah memberikan berbagai dampak terhadap kondisi sosial ekonomi petani karet di Sumatera Selatan (Sumsel) dikarenakan lebih dari 40% penduduk Sumsel menggant...
PEMANFAATAN LIMBAH BATU MARMER SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN ASPAL BETON TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL
PEMANFAATAN LIMBAH BATU MARMER SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN ASPAL BETON TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL
PEMANFAATAN LIMBAH BATU MARMER SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN ASPAL BETON TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALLThe Implementation Of Stone Marble Waste For Changer The Agg...

Back to Top