Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Kampung Matara Melalui Pendampingan Literasi Sadar Hukum dan Penanaman Pendidikan Karakter

View through CrossRef
Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan Kampung Matara melalui pendampingan literasi sadar hukum dan penanaman pendidikan karakter. Kegiatan ini telah dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat kampung Matara. Kegiatan terlaksana guna mengatasi permasalahan mitra. Metode kegiatan berupa sosialisasi dan praktik secara tatap muka yang terdiri dari beberapa tahap kegiatan yaitu tahap persiapan, tahap penyusunan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan terdiri dari perizinan dan observasi guna menyatukan persepsi tim pengabdian dengan mitra terkait tujuan dan teknis pelaksanaan kegiatan. Tahap kedua yaitu tahap penyusunan draft modul yang akan digunakan pada saat pelaksanakan kegiatan terkait literasi sadar hukum dan penanaman pendidikan karakter. Dalam modul tersebut juga disisipkan terkait pembelajaran bahasa dasar yang dikaitkan dengan kearifan lokal. Modul tersaji dengan bahasa yang lebih mudah dipahami serta sesuai kebutuhan mitra. Tahap ketiga pada kegiatan ini yaitu tahap pendampingan yang dilaksanakan dengan 2 tahap yaitu berfokus pada pembelajaran bahasa dalam peningkatan literasi sadar hukum dan sosialisasi tentang pentingnya pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Adapun tahap terakhir dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu tahap evaluasi dengan melihat output dari keberlanjutan hasil kegiatan tanpa pendampingan. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat Kampung Matara.
Title: Pengembangan Kampung Matara Melalui Pendampingan Literasi Sadar Hukum dan Penanaman Pendidikan Karakter
Description:
Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan Kampung Matara melalui pendampingan literasi sadar hukum dan penanaman pendidikan karakter.
Kegiatan ini telah dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat kampung Matara.
Kegiatan terlaksana guna mengatasi permasalahan mitra.
Metode kegiatan berupa sosialisasi dan praktik secara tatap muka yang terdiri dari beberapa tahap kegiatan yaitu tahap persiapan, tahap penyusunan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi.
Tahap persiapan terdiri dari perizinan dan observasi guna menyatukan persepsi tim pengabdian dengan mitra terkait tujuan dan teknis pelaksanaan kegiatan.
Tahap kedua yaitu tahap penyusunan draft modul yang akan digunakan pada saat pelaksanakan kegiatan terkait literasi sadar hukum dan penanaman pendidikan karakter.
Dalam modul tersebut juga disisipkan terkait pembelajaran bahasa dasar yang dikaitkan dengan kearifan lokal.
Modul tersaji dengan bahasa yang lebih mudah dipahami serta sesuai kebutuhan mitra.
Tahap ketiga pada kegiatan ini yaitu tahap pendampingan yang dilaksanakan dengan 2 tahap yaitu berfokus pada pembelajaran bahasa dalam peningkatan literasi sadar hukum dan sosialisasi tentang pentingnya pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.
Adapun tahap terakhir dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu tahap evaluasi dengan melihat output dari keberlanjutan hasil kegiatan tanpa pendampingan.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat Kampung Matara.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan implementasi UU No. 6 tahun 2014, dan pasal 100 PP No. 43 Tahun 2014 pada aparat kampung, menganalisis manfaat dana kampu...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PROFETIK DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS (PTMT) MELALUI E-LEARNING
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PROFETIK DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS (PTMT) MELALUI E-LEARNING
Pendidikan karakter profetik perlu diterapkan dalam pendidikan sekolah dasar untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin bebas. Tujuan dalam penelitia...

Back to Top