Javascript must be enabled to continue!
Pengelolaan Ansietas dengan Dukungan Kelompok Lansia yang Terpisah dengan Keluarga di Panti Werdha Salib Putih Salatiga
View through CrossRef
A nursing home is one of the residences for the elderly. The elderly living in nursing homes usually do so because they do not have family members who can care for them at home or do not have a comfortable place to cope with anxiety. Every elderly individual living in a nursing home is vulnerable to anxiety. This anxiety needs to be properly addressed to prevent it from worsening. This study aims to describe the application of group support for elderly individuals separated from their families and its effect on anxiety levels. The research method used is descriptive qualitative with one elderly subject experiencing anxiety at the Salib Putih Nursing Home in Salatiga. The group support intervention was carried out for 10 days, with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results showed that before the intervention, the client appeared restless, worried about their health condition, and experienced sleep disturbances.
ABSTRAK
Panti werdha merupakan salah satu tempat hunian bagi para lansia. Lansia yang tinggal di panti werdha dikarenakan tidak ada keluarga yang mampu merawat di rumah atau tidak memiliki tempat hunian untuk menangani kecemasan. Setiap lansia yang tinggal di panti werdha rentan terkena dengan kecemasan. Kecemasan itu sendiri perlu penanganan yang baik agar tidak terjadi kecemasan yang lebih berat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan dukungan kelompok terhadap lansia yang terpisah dari keluarga serta pengaruhnya terhadap tingkat ansietas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek satu orang lansia yang mengalami kecemasan di Panti Werdha Salib Putih Salatiga. Intervensi yang digunakan dukungan kelompok dilakukan selama 10 hari dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, klien tampak gelisah, khawatir tentang kondisi kesehatan, dan mengalami gangguan tidur. Setelah penerapan dukungan kelompok, terjadi penurunan tingkat kecemasan, tidak ditemukan kejadian yang tidak diinginkan, dan masalah psikologis dapat diatasi dengan baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan kelompok efektif dalam menurunkan ansietas pada lansia yang terpisah dari keluarga. Disarankan agar instansi pelayanan lansia menerapkan kegiatan dukungan kelompok secara rutin untuk membantu lansia merasa lebih diterima, tidak kesepian, dan meningkatkan kualitas hidup mereka di panti werdha.
Title: Pengelolaan Ansietas dengan Dukungan Kelompok Lansia yang Terpisah dengan Keluarga di Panti Werdha Salib Putih Salatiga
Description:
A nursing home is one of the residences for the elderly.
The elderly living in nursing homes usually do so because they do not have family members who can care for them at home or do not have a comfortable place to cope with anxiety.
Every elderly individual living in a nursing home is vulnerable to anxiety.
This anxiety needs to be properly addressed to prevent it from worsening.
This study aims to describe the application of group support for elderly individuals separated from their families and its effect on anxiety levels.
The research method used is descriptive qualitative with one elderly subject experiencing anxiety at the Salib Putih Nursing Home in Salatiga.
The group support intervention was carried out for 10 days, with data collection techniques through interviews, observations, and documentation.
The results showed that before the intervention, the client appeared restless, worried about their health condition, and experienced sleep disturbances.
ABSTRAK
Panti werdha merupakan salah satu tempat hunian bagi para lansia.
Lansia yang tinggal di panti werdha dikarenakan tidak ada keluarga yang mampu merawat di rumah atau tidak memiliki tempat hunian untuk menangani kecemasan.
Setiap lansia yang tinggal di panti werdha rentan terkena dengan kecemasan.
Kecemasan itu sendiri perlu penanganan yang baik agar tidak terjadi kecemasan yang lebih berat.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan dukungan kelompok terhadap lansia yang terpisah dari keluarga serta pengaruhnya terhadap tingkat ansietas.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek satu orang lansia yang mengalami kecemasan di Panti Werdha Salib Putih Salatiga.
Intervensi yang digunakan dukungan kelompok dilakukan selama 10 hari dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, klien tampak gelisah, khawatir tentang kondisi kesehatan, dan mengalami gangguan tidur.
Setelah penerapan dukungan kelompok, terjadi penurunan tingkat kecemasan, tidak ditemukan kejadian yang tidak diinginkan, dan masalah psikologis dapat diatasi dengan baik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan kelompok efektif dalam menurunkan ansietas pada lansia yang terpisah dari keluarga.
Disarankan agar instansi pelayanan lansia menerapkan kegiatan dukungan kelompok secara rutin untuk membantu lansia merasa lebih diterima, tidak kesepian, dan meningkatkan kualitas hidup mereka di panti werdha.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Perbedaan Derajat Ansietas antara Penyandang Hipertensi Belum Terkontrol dengan yang Terkontrol
Perbedaan Derajat Ansietas antara Penyandang Hipertensi Belum Terkontrol dengan yang Terkontrol
Abstract: Hypertension and anxiety are among the group of the most common chronic disease worldwide, and according to numerous studies they are oftentimes associated each other. Pa...
KOHESIVITAS KELOMPOK DITINJAU DARI INTERAKSI SOSIAL DAN JENIS KELAMIN PADA ANAK-ANAK PANTI ASUHAN
KOHESIVITAS KELOMPOK DITINJAU DARI INTERAKSI SOSIAL DAN JENIS KELAMIN PADA ANAK-ANAK PANTI ASUHAN
<p>Penelitian yang dilakukan ini berjudul Kohesivitas Kelompok Ditinjau Dari Interaksi Sosial dan Jenis Kelamin pada Anak-Anak Panti. Permasalahan yang terjadi adalah. anak-a...
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN PESERTA POSYANDU LANSIA MENGIKUTI POSYANDU LANSIA DESA SUDIMARA DAN DESA GUBUG KABUPATEN TABANAN 2019
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN PESERTA POSYANDU LANSIA MENGIKUTI POSYANDU LANSIA DESA SUDIMARA DAN DESA GUBUG KABUPATEN TABANAN 2019
ABSTRAK
Meningkatkan derajat kesehatan lansia merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh pemerintah. Salah satu upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia adalah ...
Pengalaman Anggota Keluarga Mendampingi Lansia Penderita Covid-19 Saat Isolasi di RSU Sembiring Deli Tua
Pengalaman Anggota Keluarga Mendampingi Lansia Penderita Covid-19 Saat Isolasi di RSU Sembiring Deli Tua
Lansia merupakan kelompok yang paling rentan terkena penyakit Covid-19. Kecemasan pada lansia dengan Covid-19 merupakan faktor kesehatan mental yang penting untuk diatasi. Terdapat...
PERAN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN LANSIA
PERAN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN LANSIA
Peningkatan jumlah penduduk lansia di Indonesia mengalami peningkatan disetiap tahunnya, hal ini menimbulkan berbagai permasalahan seperti kemiskinan, tindak kekerasan, pelanggaran...
Terapi Aktivitas Kelompok terhadap Kemampuan Sosialisasi Lansia
Terapi Aktivitas Kelompok terhadap Kemampuan Sosialisasi Lansia
Terapi aktifitas kelompok sangat penting dilakukan untuk melatih kemampuan sosialisasi, khususnya pada lansia yang tinggal di panti sosial. Lansia yang kemampuan sosialisasinya bai...

