Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efek Hipoglikemik Kecambah Beras Merah pada Tikus yang Diinduksi STZ-NA dengan Parameter Kadar Insulin, Indeks HOMA-IR dan HOMA β (Hypoglycemic Effect of Red Rice Germ on Insulin Levels, HOMA-IR, and HOMA β Index of STZ-NA Induced Rats)

View through CrossRef
The process of germination of grains such as rice, could increase some nutritional values of  amino acids and dietary fiber. Red rice and its sprouts are believed to be able to decrease blood glucose in patients with diabetes mellitus (DM). The aim of this study was to evaluate the hypoglycemic effect of red rice sprouts in STZ-NA induced diabetic rats on blood glucose level, insulin level, and HOMA-IR and HOMA-β index. This experimental study was conducted based on randomized post test only control group design using 24 male Wistar rats aged 2.5 months. Rats were divided into 4 groups, one group without induction of STZ-NA fed with a standard diet (control) and three groups of STZ- NA induced with a standard diet, red rice and red rice germ. Experiments were conducted for 6 weeks. The results showed that sprouted red rice lowered blood glucose levels by 61.88 % and the value of HOMA-IR (insulin resistance parameters) by 56.82%. Insulin level increased by 16.35 % and HOMA-β by 763.6 %. This study showed that red rice germ was able to decrease blood glucose levels and increase insulin resistance of DM rats and the strength of the pancreatic beta cells. ABSTRAKProses perkecambahan biji-bijian seperti beras, dapat meningkatkan beberapa nilai gizi seperti asam amino dan serat pangan. Beras merah dan kecambahnya diyakini mampu menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes melitus (DM). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efek hipoglikemik kecambah beras merah pada tikus diabetes yang diinduksi STZ-NA terhadap kadar glukosa darah, insulin, serta indeks HOMA-IR dan HOMA β. Penelitian ini bersifat eksperimental in vivo pada hewan coba tikus Wistar jantan usia 2,5 bulan sebanyak 24 ekor dengan desain penelitian randomized post test only control group. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing 1 kelompok tanpa induksi STZ-NA dengan diet standar dan 3 kelompok diinduksi STZ-NA dengan diet standar, beras merah dan kecambah beras merah. Percobaan dilakukan selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan kecambah beras merah mampu menurunkan kadar glukosa darah sebesar 61,88 % dan nilai HOMA-IR (parameter resistensi insulin) 56,82 %. Kadar insulin meningkat 16,35 % dan HOMA β 763,6 %. Disimpulkan, kecambah beras merah mampu menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki kondisi resistensi insulin tikus DM, dan kekuatan sel beta pankreas.
Title: Efek Hipoglikemik Kecambah Beras Merah pada Tikus yang Diinduksi STZ-NA dengan Parameter Kadar Insulin, Indeks HOMA-IR dan HOMA β (Hypoglycemic Effect of Red Rice Germ on Insulin Levels, HOMA-IR, and HOMA β Index of STZ-NA Induced Rats)
Description:
The process of germination of grains such as rice, could increase some nutritional values of  amino acids and dietary fiber.
Red rice and its sprouts are believed to be able to decrease blood glucose in patients with diabetes mellitus (DM).
The aim of this study was to evaluate the hypoglycemic effect of red rice sprouts in STZ-NA induced diabetic rats on blood glucose level, insulin level, and HOMA-IR and HOMA-β index.
This experimental study was conducted based on randomized post test only control group design using 24 male Wistar rats aged 2.
5 months.
Rats were divided into 4 groups, one group without induction of STZ-NA fed with a standard diet (control) and three groups of STZ- NA induced with a standard diet, red rice and red rice germ.
Experiments were conducted for 6 weeks.
The results showed that sprouted red rice lowered blood glucose levels by 61.
88 % and the value of HOMA-IR (insulin resistance parameters) by 56.
82%.
Insulin level increased by 16.
35 % and HOMA-β by 763.
6 %.
This study showed that red rice germ was able to decrease blood glucose levels and increase insulin resistance of DM rats and the strength of the pancreatic beta cells.
 ABSTRAKProses perkecambahan biji-bijian seperti beras, dapat meningkatkan beberapa nilai gizi seperti asam amino dan serat pangan.
Beras merah dan kecambahnya diyakini mampu menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes melitus (DM).
Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efek hipoglikemik kecambah beras merah pada tikus diabetes yang diinduksi STZ-NA terhadap kadar glukosa darah, insulin, serta indeks HOMA-IR dan HOMA β.
Penelitian ini bersifat eksperimental in vivo pada hewan coba tikus Wistar jantan usia 2,5 bulan sebanyak 24 ekor dengan desain penelitian randomized post test only control group.
Tikus dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing 1 kelompok tanpa induksi STZ-NA dengan diet standar dan 3 kelompok diinduksi STZ-NA dengan diet standar, beras merah dan kecambah beras merah.
Percobaan dilakukan selama 6 minggu.
Hasil penelitian menunjukkan kecambah beras merah mampu menurunkan kadar glukosa darah sebesar 61,88 % dan nilai HOMA-IR (parameter resistensi insulin) 56,82 %.
Kadar insulin meningkat 16,35 % dan HOMA β 763,6 %.
Disimpulkan, kecambah beras merah mampu menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki kondisi resistensi insulin tikus DM, dan kekuatan sel beta pankreas.

Related Results

Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan  peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan. Karbohidrat merup...
         Paper ini membahas pengaruh waktu perkecambahan kacang merah terhadap kadar asam amino bebas dan protein terlarut yang terkandung dalam kecambahnya. Penelitian ini bertuju...
Uji Efek Hipoglikemia Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) pada Tikus Jantan (Rattus norvegicus) Galur Wistar
Uji Efek Hipoglikemia Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) pada Tikus Jantan (Rattus norvegicus) Galur Wistar
Abstrak   Hipoglikemik adalah suatu keadaan yang menunjukkan kadar glukosa darah ≤ 70mg/dL. Daun bandotan (Ageratum conyzoidez L) mengandung senyawa flavonoid yang didu...
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Komoditas beras menjadi sumber pangan utama bagi 95 persen penduduk di Indonesia. Produksi padi tahun 2013 diperkirakan sebesar 70,87 juta ton gabah kering giling (GKG) setara deng...
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Pemenuhan kebutuhan beras di masa mendatang akan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berhubungan dengan penawaran dan permintaan beras, baik yang diproduksi sendiri-sendiri maupun ...
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL KECAMBAH KACANG HIJAU (Vigna radiata (L.) Wilczek) DENGAN METODE BSLT
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL KECAMBAH KACANG HIJAU (Vigna radiata (L.) Wilczek) DENGAN METODE BSLT
Kecambah kacang hijau (Vigna radiata L.) berasal dari kacang hijau merupakan salah satu jenis kacang yang relatif banyak dikonsumsi masyarakat sebagai makanan fungsional. Kacang hi...

Back to Top