Javascript must be enabled to continue!
Arahan Pengelolaan Pelayanan Pariwisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu
View through CrossRef
Abstract. Mount Tangkuban Perahu Natural Tourist Park is an international class tourism that should have provided the best facilities and services for its tourists, but in fact there are still complaints of tourists about Gunung Tangkoban Perahu National Tourism Park. This research aims to recommend directions of tourism services that may involve public roles. The aim of this research is to provide an overview of the collaboration that can be made between companies and communities to create tourism services that meet the satisfaction of tourists. The method used in this research is content analysis with a type of descriptive qualitative analysis. The data collection method is carried out through observations, the dissemination of quizzes to a number of tourists and traders as well as conducting interviews with the technique of depth interviews to the administrator and trader. The tourism services of Mount Tangkuban Parahu Natural Tourism Park to this day still can not reach the word of success, it can be seen from the existence of complaints submitted by tourists through the tourism website. The direction of tourism services must start from the highest role holder, the company has the ability to direct other parties to be able to integrate the improvement in the quality of service that meets the satisfaction of tourists. Cooperation between companies, managers and the community can be done by realizing tourism training programmes towards the community to improve the service aspects of the community, because the community is an important element in building a good image of a tourism.
Abstrak. Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu merupakan pariwisata kelas internasional yang seharusnya telah memberikan fasilitas & pelayanan yang terbaik untuk wisatawannya, tetapi pada nyatanya masih terdapat komplain wisatawan mengenai Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu. Penelitian ini bertujuan merekomendasikan arahan pelayanan pariwisata yang dapat melibatkan peran masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan memberikan gambaran mengenai arahan kerja sama yang dapat dilakukan antara perusahaan dan masyarakat untuk menciptakan pelayanan pariwisata yang memenuhi kepuasan wisatawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis konten dengan jenis analisis kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, penyebaran kuisoner kepada sejumlah wisatawan dan pedagang serta dilakukan wawancara dengan teknik depth interview kepada pihak pengelola dan pedagang. Pelayanan pariwisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu hingga saat ini masih tidak bisa mencapai kata keberhasilan, hal tersebut dapat dilihat dari adanya komplain-komplain yang disampaikan oleh wisatawan melalui website pariwisata. Arahan pelayanan pariwisata harus diawali dari pemegang peran tertinggi yaitu perusahaan, perusahaan memiliki kemampuan untuk mengarahkan pihak-pihak lainnya untuk dapat mengintegrasikan peningkatan kualitas pelayanan yang memenuhi kepuasan wisatawan. Kerja sama antara perusahaan, pengelola dan masyarakat dapat dilakukan dengan merealisasikan program pelatihan kepariwisataan terhadap masyarakat untuk meningkatkan aspek pelayanan dari masyarakat, karena masyarakat adalah unsur penting dalam membangun citra baik dari sebuah pariwisata.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Arahan Pengelolaan Pelayanan Pariwisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu
Description:
Abstract.
Mount Tangkuban Perahu Natural Tourist Park is an international class tourism that should have provided the best facilities and services for its tourists, but in fact there are still complaints of tourists about Gunung Tangkoban Perahu National Tourism Park.
This research aims to recommend directions of tourism services that may involve public roles.
The aim of this research is to provide an overview of the collaboration that can be made between companies and communities to create tourism services that meet the satisfaction of tourists.
The method used in this research is content analysis with a type of descriptive qualitative analysis.
The data collection method is carried out through observations, the dissemination of quizzes to a number of tourists and traders as well as conducting interviews with the technique of depth interviews to the administrator and trader.
The tourism services of Mount Tangkuban Parahu Natural Tourism Park to this day still can not reach the word of success, it can be seen from the existence of complaints submitted by tourists through the tourism website.
The direction of tourism services must start from the highest role holder, the company has the ability to direct other parties to be able to integrate the improvement in the quality of service that meets the satisfaction of tourists.
Cooperation between companies, managers and the community can be done by realizing tourism training programmes towards the community to improve the service aspects of the community, because the community is an important element in building a good image of a tourism.
Abstrak.
Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu merupakan pariwisata kelas internasional yang seharusnya telah memberikan fasilitas & pelayanan yang terbaik untuk wisatawannya, tetapi pada nyatanya masih terdapat komplain wisatawan mengenai Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu.
Penelitian ini bertujuan merekomendasikan arahan pelayanan pariwisata yang dapat melibatkan peran masyarakat.
Penelitian ini memiliki tujuan memberikan gambaran mengenai arahan kerja sama yang dapat dilakukan antara perusahaan dan masyarakat untuk menciptakan pelayanan pariwisata yang memenuhi kepuasan wisatawan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis konten dengan jenis analisis kualitatif deskriptif.
Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, penyebaran kuisoner kepada sejumlah wisatawan dan pedagang serta dilakukan wawancara dengan teknik depth interview kepada pihak pengelola dan pedagang.
Pelayanan pariwisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu hingga saat ini masih tidak bisa mencapai kata keberhasilan, hal tersebut dapat dilihat dari adanya komplain-komplain yang disampaikan oleh wisatawan melalui website pariwisata.
Arahan pelayanan pariwisata harus diawali dari pemegang peran tertinggi yaitu perusahaan, perusahaan memiliki kemampuan untuk mengarahkan pihak-pihak lainnya untuk dapat mengintegrasikan peningkatan kualitas pelayanan yang memenuhi kepuasan wisatawan.
Kerja sama antara perusahaan, pengelola dan masyarakat dapat dilakukan dengan merealisasikan program pelatihan kepariwisataan terhadap masyarakat untuk meningkatkan aspek pelayanan dari masyarakat, karena masyarakat adalah unsur penting dalam membangun citra baik dari sebuah pariwisata.
Related Results
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Penerapan Konsep Pariwisata Hijau di Gunung Dempo Kota Pagar Alam Sumatera Selatan
Penerapan Konsep Pariwisata Hijau di Gunung Dempo Kota Pagar Alam Sumatera Selatan
Kota Pagar Alam menjadi salah satu sektor pariwisata yang unggul, diprediksi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan serta diprediksi juga meningkatnya perekonomian daerah kota Pag...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Potensi wisata di kabupaten Lamongan berupa potensi wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan. Salah satu potensi wisata alam yang menjadi prioritas pengembangan pariwisata ada...
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Eksplorasi, disebut juga penjelajahan atau pencarian, yaitu tindakan mencari atau melakukan penjelajahan dengan tujuan menemukan sesuatu.. Dalam hal ini, eksplorasi adalah usaha un...

