Javascript must be enabled to continue!
Studi Pengaplikasian Pupuk Kasgot BSF pada Tanaman Pakcoy pada Media Tanah Berpasir
View through CrossRef
Produksi pakcoy di Indonesia, khusunya di Jawa Timur mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini mengindikasikan adanya tantangan dalam stabilitas produksi pakcoy yang perlu segera diatasi guna memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat. Upaya dalam mengatasinya dengan memperbaiki karakteristik tanah melalui penambahan bahan organik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk kasgot BSF dari bahan baku berbedapada lahan berpasir terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse dan Laboratorium Tanah dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura pada bulan September 2024 -Februari 2025. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial yang terdiri atas 5 perlakuan dengan pengulangan 4 kali. P0 = tanpa perlakuan pupuk kasgot (0 g/polybag); P1 = pupuk kasgot nasi basi (125 g/polybag); P2 = pupuk kasgot sampah buah (125 g/polybag); P3 = pupuk kasgot ampas tahu (125 g/polybag); P4 = pupuk kasgot campuran (nasi basi, sampah buah, dan ampas tahu) (125 g/ polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kasgot berpengaruh nyata terhadap berat basah pakcoy sebesar 56,94 g dibandingkan dengan kontrol dan berat kering pakcoy sebesar 3,94 g dibandingkan dengan kontrol.
Title: Studi Pengaplikasian Pupuk Kasgot BSF pada Tanaman Pakcoy pada Media Tanah Berpasir
Description:
Produksi pakcoy di Indonesia, khusunya di Jawa Timur mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi ini mengindikasikan adanya tantangan dalam stabilitas produksi pakcoy yang perlu segera diatasi guna memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.
Upaya dalam mengatasinya dengan memperbaiki karakteristik tanah melalui penambahan bahan organik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk kasgot BSF dari bahan baku berbedapada lahan berpasir terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman pakcoy.
Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse dan Laboratorium Tanah dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura pada bulan September 2024 -Februari 2025.
Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial yang terdiri atas 5 perlakuan dengan pengulangan 4 kali.
P0 = tanpa perlakuan pupuk kasgot (0 g/polybag); P1 = pupuk kasgot nasi basi (125 g/polybag); P2 = pupuk kasgot sampah buah (125 g/polybag); P3 = pupuk kasgot ampas tahu (125 g/polybag); P4 = pupuk kasgot campuran (nasi basi, sampah buah, dan ampas tahu) (125 g/ polybag).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kasgot berpengaruh nyata terhadap berat basah pakcoy sebesar 56,94 g dibandingkan dengan kontrol dan berat kering pakcoy sebesar 3,94 g dibandingkan dengan kontrol.
Related Results
Efektivitas Kasgot sebagai Media Tanam terhadap Produksi Kailan
Efektivitas Kasgot sebagai Media Tanam terhadap Produksi Kailan
Salah satu upaya dalam penanggulangan sampah organik ialah dengan memanfaatkannya menjadi kompos dengan bantuan larva lalat tentara hitam atau yang dikenal dengan black soldier fly...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...
EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY
EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY
Tomat cherry (Lycopersicum esculentum var. ceraciforme) merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan yang dianggap mempunyai prospek baik dalam pemasarannya. Rasanya yang mani...
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
Tujuan penelitian adalah untuk : (1) mengetahui pengaruh pupuk organik Procal dan pupuk kandang kambing serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat Var...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...

