Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Senam Ergonomik Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Literature Review

View through CrossRef
Pendahuluan: Tekanan darah merupakan salah satu tanda vital bersama dengan laju pernapasan, denyut jantung,  saturasi oksigen, dan suhu tubuh. Salah satu masalah yang sering terjadi pada tekanan darah adalah hipertensi yang menyebabkan kematian dini secara global. Seseorang disebut mengalami hipertensi apabila tekanan sistolik > 140 mmHg dan diastolik > 90 mmHg. Untuk mencegah risiko komplikasi penyakit yang lebih parah, tekanan darah dapat dikontrol dengan mengubah gaya hidup dan melakukan aktivitas fisik secara rutin, salah satunya adalah senam ergonomik yang sangat praktis, efisien, dan mudah dilakukan. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis penerapan senam ergonomik dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: Proses pencarian dan seleksi atikel dalam literature review ini dilakukan melalui database elektronik pubmed, google cendikia, adelaide research & scholarship (GARUDA), dan proquest. Dalam literature ini kami melakukan review terhadap 6 artikel yang memiliki full text mulai dari abstrak, tujuan, metode, dan hasil penelitian paling sesuai dengan tujuan literature. Hasil: Rata-rata tekanan darah pasien menurun secara signifikan setelah diberikan terapi latihan senam ergonomik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil review pada beberapa artikel terlihat bahwa penerapan senam ergonomik terbukti efektif dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Diharapkan kepada petugas pelayanan kesehatan khsusunya perawat untuk  memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat khususnya pada penderita hipertensi mengenai pelaksanaan latihan senam ergonomik
Title: Penerapan Senam Ergonomik Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Literature Review
Description:
Pendahuluan: Tekanan darah merupakan salah satu tanda vital bersama dengan laju pernapasan, denyut jantung,  saturasi oksigen, dan suhu tubuh.
Salah satu masalah yang sering terjadi pada tekanan darah adalah hipertensi yang menyebabkan kematian dini secara global.
Seseorang disebut mengalami hipertensi apabila tekanan sistolik > 140 mmHg dan diastolik > 90 mmHg.
Untuk mencegah risiko komplikasi penyakit yang lebih parah, tekanan darah dapat dikontrol dengan mengubah gaya hidup dan melakukan aktivitas fisik secara rutin, salah satunya adalah senam ergonomik yang sangat praktis, efisien, dan mudah dilakukan.
Literature review ini bertujuan untuk menganalisis penerapan senam ergonomik dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Metode: Proses pencarian dan seleksi atikel dalam literature review ini dilakukan melalui database elektronik pubmed, google cendikia, adelaide research & scholarship (GARUDA), dan proquest.
Dalam literature ini kami melakukan review terhadap 6 artikel yang memiliki full text mulai dari abstrak, tujuan, metode, dan hasil penelitian paling sesuai dengan tujuan literature.
Hasil: Rata-rata tekanan darah pasien menurun secara signifikan setelah diberikan terapi latihan senam ergonomik.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil review pada beberapa artikel terlihat bahwa penerapan senam ergonomik terbukti efektif dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Diharapkan kepada petugas pelayanan kesehatan khsusunya perawat untuk  memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat khususnya pada penderita hipertensi mengenai pelaksanaan latihan senam ergonomik.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh “Senam Ergonomik” Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia yang mengalami Hipertensi
Pengaruh “Senam Ergonomik” Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia yang mengalami Hipertensi
Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Salah satu upaya untuk mengatasi hipertensi dengan pengo...
Penurunanan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi dengan Senam Ergonomik
Penurunanan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi dengan Senam Ergonomik
<div class="Section1"><p><em><em>Hypertension is one of the most common cardiovascular problem in elderly.  Prolonged high blood pressure canlead to destruc...
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Blood pressureand pulse rateis very important in the health sectorin general, and particularly in the field of medicine, since the blood pressure and pulse rateis a facto...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
Hubungan Kepatuhan Diet Hipertensi dan Senam Lansia dengan Penurunan Tekanan Darah pada Lansia
Hubungan Kepatuhan Diet Hipertensi dan Senam Lansia dengan Penurunan Tekanan Darah pada Lansia
Abstrak Permasalahan yang sering dihadapi lansia yaitu terjadi penurunan berbagai fungsi organ tubuh, lansia yang mengalami aterosklerosis, sehingga beresiko hipertensi. Hipertens...
PENGARUH SENAM ERGONOMIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU SEGER WARAS
PENGARUH SENAM ERGONOMIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU SEGER WARAS
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang sering di temukan di kalangan masyarkat. Pola hidup yang kurang sehat menjadi salah satu faktor hipertensi pada lansia. Tujuan penelit...

Back to Top