Javascript must be enabled to continue!
GAMBARAN SELF-ESTEEM BERDASARKAN TINGKAT COMMUNICATION APPREHESION PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN
View through CrossRef
Mahasiswa Fakultas Psikologi UNPAD dituntut memiliki kompetensi berkomunikasi yang baik. Data awal menunjukkan terdapat indikasi mahasiswa mengalami perasaan cemas saat berkomunikasi di depan umum ketika proses pembelajaran berlangsung yang disebut sebagai Communication Apprehension (CA). Communication Apprehension adalah level ketakutan atau kecemasan yang dimiliki individu baik ketika membayangkan maupun pada saat berbicara dengan seseorang atau orang banyak (McCroskey, 1984). Pada proses komunikasi, Self memegang peranan penting terutama Self-Esteem. Self-Esteem menentukan bagaimana individu memandang pesan, merespon pesan, dan menginterpretasikan pesan. Self-Esteem adalah sikap individu baik positif maupun negatif terhadap dirinya secara keseluruhan (Rosenberg, 1995). Self-Esteem berperan sebagai filter di setiap interaksi dengan orang lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran Self-Esteem berdasarkan tingkat Communication Apprehension pada mahasiswa Fakultas Psikologi UNPAD dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Partisipan pada penelitian ini sebanyak 234 mahasiswa yang terdiri dari 29 laki-laki dan 205 perempuan dengan masa studi berada pada tahun pertama (2017) sampai tahun ke empat (2014) yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Data diperoleh menggunakan alat ukur Communication Apprehension yang diterjemahkan dari McCorskey (1970) yaitu PRSPA dengan koefesien Cronbach’s Alpha sebesar 0.942 dan validitas menggunakan CFA yang menujukkan alat ukur tersebut good fit. Serta alat ukur Self-Esteem dari Rosenberg (1965) yaitu SERS dengan coefesien Cronbach’s Alpha sebesar 0.827 dan validitas menggunakan CFA.Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas atau lebih dari setengah mahasiswa memiliki tingkat Self-Esteem tinggi (68.4%). Tinggi rendahnya Self-Esteem searah dengan tinggi rendahnya Self-Competence dan Self-Liking. Tinggi rendahnya CA berkebalikan dengan tinggi rendahnya Self-Esteem. Mayoritas mahasiswa mengalami kondisi CA sedang dan memiliki Self-Esteem tinggi. Hal ini ditemukan pada mahasiswa yang menyukai suku bangsanya (53.4%), berada pada rentang usia 18-21 tahun (50.8%) serta kategori tingkat prestasi sangat memuaskan dan dengan pujian (52.1%). Sedangkan, mayoritas mahasiswa dengan kategori prestasi akademik memuaskan memiliki Self-Esteem rendah. Jenis kelamin laki-laki mayoritas berada pada tingkat CA rendah dan Self-Esteem tinggi (6.8%). Sedangkan untuk responden dengan jenis kelamin perempuan mayoritas berada pada kategori tingkat CA sedang dan Self-Esteemtinggi (50.4%).
Universitas Padjadjaran
Title: GAMBARAN SELF-ESTEEM BERDASARKAN TINGKAT COMMUNICATION APPREHESION PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN
Description:
Mahasiswa Fakultas Psikologi UNPAD dituntut memiliki kompetensi berkomunikasi yang baik.
Data awal menunjukkan terdapat indikasi mahasiswa mengalami perasaan cemas saat berkomunikasi di depan umum ketika proses pembelajaran berlangsung yang disebut sebagai Communication Apprehension (CA).
Communication Apprehension adalah level ketakutan atau kecemasan yang dimiliki individu baik ketika membayangkan maupun pada saat berbicara dengan seseorang atau orang banyak (McCroskey, 1984).
Pada proses komunikasi, Self memegang peranan penting terutama Self-Esteem.
Self-Esteem menentukan bagaimana individu memandang pesan, merespon pesan, dan menginterpretasikan pesan.
Self-Esteem adalah sikap individu baik positif maupun negatif terhadap dirinya secara keseluruhan (Rosenberg, 1995).
Self-Esteem berperan sebagai filter di setiap interaksi dengan orang lain.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran Self-Esteem berdasarkan tingkat Communication Apprehension pada mahasiswa Fakultas Psikologi UNPAD dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif.
Partisipan pada penelitian ini sebanyak 234 mahasiswa yang terdiri dari 29 laki-laki dan 205 perempuan dengan masa studi berada pada tahun pertama (2017) sampai tahun ke empat (2014) yang diperoleh melalui teknik simple random sampling.
Data diperoleh menggunakan alat ukur Communication Apprehension yang diterjemahkan dari McCorskey (1970) yaitu PRSPA dengan koefesien Cronbach’s Alpha sebesar 0.
942 dan validitas menggunakan CFA yang menujukkan alat ukur tersebut good fit.
Serta alat ukur Self-Esteem dari Rosenberg (1965) yaitu SERS dengan coefesien Cronbach’s Alpha sebesar 0.
827 dan validitas menggunakan CFA.
Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas atau lebih dari setengah mahasiswa memiliki tingkat Self-Esteem tinggi (68.
4%).
Tinggi rendahnya Self-Esteem searah dengan tinggi rendahnya Self-Competence dan Self-Liking.
Tinggi rendahnya CA berkebalikan dengan tinggi rendahnya Self-Esteem.
Mayoritas mahasiswa mengalami kondisi CA sedang dan memiliki Self-Esteem tinggi.
Hal ini ditemukan pada mahasiswa yang menyukai suku bangsanya (53.
4%), berada pada rentang usia 18-21 tahun (50.
8%) serta kategori tingkat prestasi sangat memuaskan dan dengan pujian (52.
1%).
Sedangkan, mayoritas mahasiswa dengan kategori prestasi akademik memuaskan memiliki Self-Esteem rendah.
Jenis kelamin laki-laki mayoritas berada pada tingkat CA rendah dan Self-Esteem tinggi (6.
8%).
Sedangkan untuk responden dengan jenis kelamin perempuan mayoritas berada pada kategori tingkat CA sedang dan Self-Esteemtinggi (50.
4%).
.
Related Results
SELF-ESTEEM DAN KESEPIAN PADA MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI
SELF-ESTEEM DAN KESEPIAN PADA MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI
ABSTRACT: SELF-ESTEEM AND LONENESS IN COLLEGE STUDENTS DURING PANDEMIC This study aims to see the relationship between self-esteem and loneliness in X university students in Jakart...
Gambaran Harga Diri Remaja Yang Mengalami Body Shaming
Gambaran Harga Diri Remaja Yang Mengalami Body Shaming
ABSTRAKLatar Belakang: Harga diri merupakan sikap individu berdasarkan persepsi tentang bagaimana ia menghargai dan menilai dirinya sendiri secara keseluruhan, yang berupa sikap po...
THE ‘PARENT’ IN THE PARENTING STYLE:
A CORRELATIONAL STUDY EXPLORING THE IMPACT OF PARENTING ON SELF-CONCEPT OF THE ADOLESCENT (Preprint)
THE ‘PARENT’ IN THE PARENTING STYLE:
A CORRELATIONAL STUDY EXPLORING THE IMPACT OF PARENTING ON SELF-CONCEPT OF THE ADOLESCENT (Preprint)
BACKGROUND
The present research attempts to explore the dynamics of parent child relationship. The investigation aims at understanding the impact of parenti...
HUBUNGAN ASSERTIVENESS TERHADAP SELF ESTEEM PADA MAHASISWA KEPERAWATAN DI STIKES PAMENANG PARE KEDIRI
HUBUNGAN ASSERTIVENESS TERHADAP SELF ESTEEM PADA MAHASISWA KEPERAWATAN DI STIKES PAMENANG PARE KEDIRI
ABSTRAK
Latar Belakang : Peningkatan SDM keperawatan sejak berada di Institusi pendidikan perlu mengembangkan kemampuan soft skill seperti assertive yang berpengaruh terhad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia
ABSTRAK Tingkat kecemasan merupakan suatu keadaan yang membuat mahasiswa D-III keperawatan merasa tidak tenang, khawatir, takut dan tegang ketika akan menghadapi uji kompetensi yan...
Resensi Buku (Book Review) Sonny Dewi Judiasih, Susilowati Suparto Dajaan, Dan Deviana Yuanitasari, Aspek Hukum Sewa Rahim Dalam Perspektif Hukum Indonesia, Bandung: Refika Aditama, 2016.
Resensi Buku (Book Review) Sonny Dewi Judiasih, Susilowati Suparto Dajaan, Dan Deviana Yuanitasari, Aspek Hukum Sewa Rahim Dalam Perspektif Hukum Indonesia, Bandung: Refika Aditama, 2016.
Tulisan dalam buku ini merupakan hasil penelitian, berupa penelusuran literatur dan hasil wawancara dengan narasumber yang dilakukan di Bandung, Jakarta, CJ Koh Law Library, NUS S...

