Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI PERTAHANAN AUSTRALIA SEBAGAI NEGARA KEKUATAN MENENGAH DI INDO-PASIFIK
View through CrossRef
Sebagai salah satu kawasan yang dianggap sebagai “arena pertempuran” baru bagi Amerika Serikat dan China, kawasan Indo-Pasifik pada saat ini menjadi salah satu bahasan menarik karena menjadi salah satu konstruksi baru keadaan sistem internasional di era kontemporer. Dalam konteks itu, Australia sebagai negara kekuatan menengah, memiliki peranan signifikan dalam dinamika yang terjadi di kawasan tersebut. Australia dipercayai dapat menjadi “jembatan” bagi dua kekuatan besar tersebut, termasuk negara-negara sekitarnya. Sebagai negara kekuatan menengah, Australia memiliki kepabilitas pertahanan yang cukup baik. Untuk itu, Australia bisa berperan sebagai stabilizer dan juga legitimizer, sambil tetap berupaya mendukung stabilitas tatanan internasional kontemporer. Salah satunya adalah dengan menjalin aliansi dengan negara-negara sekutu, seperti QUAD dan AUKUS. Objek penelitian adalah strategi pertahanan Australia dan tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis bagaimana strategi pertahanan Australia menghadapi ancaman negara-negara di Indo-Pasifik. Teori yang digunakan dalam tulisan ini adalah teori negara menengah. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dan berdasar kepada sumber-sumber yang kredibel melalui studi pustaka agar dapat menjelaskan strategi pertahanan Australia di Indo- Pasifik. Analisis data secara dekskriptif adalah proses menyusun dan menggambarkan data secara sistematis untuk memberikan pemahaman mengenai strategi pertahanan Australia.
Indonesia Defense University
Title: STRATEGI PERTAHANAN AUSTRALIA SEBAGAI NEGARA KEKUATAN MENENGAH DI INDO-PASIFIK
Description:
Sebagai salah satu kawasan yang dianggap sebagai “arena pertempuran” baru bagi Amerika Serikat dan China, kawasan Indo-Pasifik pada saat ini menjadi salah satu bahasan menarik karena menjadi salah satu konstruksi baru keadaan sistem internasional di era kontemporer.
Dalam konteks itu, Australia sebagai negara kekuatan menengah, memiliki peranan signifikan dalam dinamika yang terjadi di kawasan tersebut.
Australia dipercayai dapat menjadi “jembatan” bagi dua kekuatan besar tersebut, termasuk negara-negara sekitarnya.
Sebagai negara kekuatan menengah, Australia memiliki kepabilitas pertahanan yang cukup baik.
Untuk itu, Australia bisa berperan sebagai stabilizer dan juga legitimizer, sambil tetap berupaya mendukung stabilitas tatanan internasional kontemporer.
Salah satunya adalah dengan menjalin aliansi dengan negara-negara sekutu, seperti QUAD dan AUKUS.
Objek penelitian adalah strategi pertahanan Australia dan tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis bagaimana strategi pertahanan Australia menghadapi ancaman negara-negara di Indo-Pasifik.
Teori yang digunakan dalam tulisan ini adalah teori negara menengah.
Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dan berdasar kepada sumber-sumber yang kredibel melalui studi pustaka agar dapat menjelaskan strategi pertahanan Australia di Indo- Pasifik.
Analisis data secara dekskriptif adalah proses menyusun dan menggambarkan data secara sistematis untuk memberikan pemahaman mengenai strategi pertahanan Australia.
Related Results
INDONESIA'S DIGITAL DIPLOMACY STRATEGY TOWARD THE INDO-PACIFIC REGION
INDONESIA'S DIGITAL DIPLOMACY STRATEGY TOWARD THE INDO-PACIFIC REGION
Abstrak Indo-Pasifik ialah konsep geografi yang meliputi kawasan Lautan Hindi dan Lautan Pasifik. Kawasan yang luas di rantau Indo-Pasifik dan ramai pelakon yang terlibat telah men...
Indonesia dalam Kancah Geopolitik di Indo-Pasifik
Indonesia dalam Kancah Geopolitik di Indo-Pasifik
Buku ini membahas tentang konseptualisasi Indonesia dalam memaknai rivalitas Amerika Serikat (AS) melawan Tiongkok dalam geopolitik di Indo-Pasifik. Hal ini diawali dengan pemahama...
STRATEGI PERCEPATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN: STUDI KASUS KOREA SELATAN
STRATEGI PERCEPATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN: STUDI KASUS KOREA SELATAN
Abstrak: Permasalahan utama Indonesia dalam penguasaan teknologi dan industri pertahanan terletak pada lemahnya regulasi sistem akusisi pertahanan yang mengakomodir proses penyerap...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Analisis Diplomasi Pertahanan Negara Dalam Pandangan Chanakya (Studi Teks Arthashastra Sebagai Dasar Strategi Diplomasi Pertahanan)
Analisis Diplomasi Pertahanan Negara Dalam Pandangan Chanakya (Studi Teks Arthashastra Sebagai Dasar Strategi Diplomasi Pertahanan)
Abstrak -- Diplomasi pertahanan merupakan kajian baru dalam ilmu HI, utamanya diplomasi. Hal ini membuat kajian-kajian yang berkembang dalam diplomasi pertahanan masih minim dan di...
GEOINFORMATION FOR DISASTER MANAGEMENT 2020 (GI4DM2020): PREFACE
GEOINFORMATION FOR DISASTER MANAGEMENT 2020 (GI4DM2020): PREFACE
Abstract. Across the world, nature-triggered disasters fuelled by climate change are worsening. Some two billion people have been affected by the consequences of natural hazards ov...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
KURIKULUM BELA NEGARA DI TINGKAT PENDIDIKAN TINGGI: PROSPEKTIF KETIMPANGAN DALAM SISTEM PERTAHANAN INDONESIA
KURIKULUM BELA NEGARA DI TINGKAT PENDIDIKAN TINGGI: PROSPEKTIF KETIMPANGAN DALAM SISTEM PERTAHANAN INDONESIA
<p>Kebijakan bela negara merupakan salah satu upaya Kementerian Pertahanan Indonesia dalam membentuk kekuatan pertahanan nirmiliter. Pada implementasinya, kebijakan ini mendo...

