Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perspektif Guru Mengenai Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh Di SMA Saat Awal Pandemi Covid-19

View through CrossRef
Pada masa pandemi Covid-19 terjadi perubahan proses pembelajaran dari pembelajaran tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Perubahan proses pembelajaran tersebut menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan pembelajaran. Pelaksanaan PJJ perlu diperhatikan efektivitasnya karena guru diharapkan dapat membantu siswa untuk melanjutkan jenjang kariernya dan dapat hidup mandiri di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perspektif guru SMA mengenai efektivitas PJJ selama pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Responden pada penelitian ini adalah 101 guru SMA yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian ini menunjukkan 71,29% % guru menilai PJJ kurang efektif dan 28,71% guru menilai PJJ cukup efektif. Alasan guru yang menilai bahwa PJJ kurang efektif adalah guru kurang memahami penggunaan teknologi, kemampuan dan motivasi siswa rendah, guru kesulitan memantau siswa, guru kesulitan mengevaluasi siswa, siswa kurang berpartisipasi aktif, siswa tidak kondusif (melakukan hal lain di luar yang seharusnya), interaksi guru dan siswa kurang terbangun, kompetensi pembelajaran siswa tidak tercapai, hasil belajar tidak maksimal, materi pembelajaran tidak tersampaikan, keluarga tidak berpartisipasi dan keterbatasan fasilitas. Di sisi lain, alasan guru yang menilai bahwa PJJ efektif adalah guru dapat menggunakan teknologi dalam pembelajaran, guru dapat mengatur waktu, siswa memiliki karakteristik mandiri, guru dapat menyampaikan materi dengan menarik, siswa berpartisipasi aktif, siswa mengerjakan tugas serta ujian, guru membangun interaksi dengan orang tua dan siswa, nilai ulangan tercapai, materi pembelajaran tersampaikan, keluarga berpartisipasi dan fasilitas menunjang. Implikasi penelitian ini dijelaskan pada bagian pembahasan.
Title: Perspektif Guru Mengenai Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh Di SMA Saat Awal Pandemi Covid-19
Description:
Pada masa pandemi Covid-19 terjadi perubahan proses pembelajaran dari pembelajaran tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Perubahan proses pembelajaran tersebut menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan pembelajaran.
Pelaksanaan PJJ perlu diperhatikan efektivitasnya karena guru diharapkan dapat membantu siswa untuk melanjutkan jenjang kariernya dan dapat hidup mandiri di masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perspektif guru SMA mengenai efektivitas PJJ selama pandemi Covid-19.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
Responden pada penelitian ini adalah 101 guru SMA yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner online.
Hasil penelitian ini menunjukkan 71,29% % guru menilai PJJ kurang efektif dan 28,71% guru menilai PJJ cukup efektif.
Alasan guru yang menilai bahwa PJJ kurang efektif adalah guru kurang memahami penggunaan teknologi, kemampuan dan motivasi siswa rendah, guru kesulitan memantau siswa, guru kesulitan mengevaluasi siswa, siswa kurang berpartisipasi aktif, siswa tidak kondusif (melakukan hal lain di luar yang seharusnya), interaksi guru dan siswa kurang terbangun, kompetensi pembelajaran siswa tidak tercapai, hasil belajar tidak maksimal, materi pembelajaran tidak tersampaikan, keluarga tidak berpartisipasi dan keterbatasan fasilitas.
Di sisi lain, alasan guru yang menilai bahwa PJJ efektif adalah guru dapat menggunakan teknologi dalam pembelajaran, guru dapat mengatur waktu, siswa memiliki karakteristik mandiri, guru dapat menyampaikan materi dengan menarik, siswa berpartisipasi aktif, siswa mengerjakan tugas serta ujian, guru membangun interaksi dengan orang tua dan siswa, nilai ulangan tercapai, materi pembelajaran tersampaikan, keluarga berpartisipasi dan fasilitas menunjang.
Implikasi penelitian ini dijelaskan pada bagian pembahasan.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Blanded Learning Metode Pembelajaran Efektif Masa Pandemi Covid-19
Blanded Learning Metode Pembelajaran Efektif Masa Pandemi Covid-19
Dunia perkembangan era digital masa kini semakin pesat. Apalagi dalam menghadapimasa pandemi Covid-19 tentunnya dibutuhkan fasilitas teknologi yang memadai agar mudahnya proses pem...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Persepsi mahasiswa Tentang Efektivitas Komunikasi Pengajaran Jarak Jauh Darurat di Masa Pandemi
Persepsi mahasiswa Tentang Efektivitas Komunikasi Pengajaran Jarak Jauh Darurat di Masa Pandemi
Pandemi covid 19 memaksa pemerintah membuat kebijakan sekolah dan kampus untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh darurat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisi...
PERAN GURU DALAM MENGATASI TANTANGAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH
PERAN GURU DALAM MENGATASI TANTANGAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Semua pihak menyadai bahwa proses pembelajaran tidak boleh terhenti. Situasi Covid-19 memberikan pembelajaran untuk tetap berbuat termasuk dalam dunia pendidikan. Semua pihak secar...
Efektivitas Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Menengah Kejuruan
Efektivitas Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Menengah Kejuruan
Penyebaran pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan dalam segala bidang, termasuk pendidikan. Pembelajaran yang semula secara keseluruhan dapat dilakukan tatap muka berubah menjadi...
URGENSI PERENCANAAN PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI
URGENSI PERENCANAAN PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI
Banyaknya kendala dan kesulitan dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan belajar tatap muka terbatas pada pelaksanaan pembelaj...

Back to Top