Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identifikasi Mikroflora Indigenous pada Hasil Samping Fermentasi Sopi (Arenga pinnata) dan Potensinya sebagai Sumber Mikroba Lokal untuk Aplikasi Bioteknologi

View through CrossRef
Sopi merupakan minuman fermentasi tradisional yang berasal dari nira aren (Arenga pinnata) dan memiliki nilai sosial, budaya, serta ekonomi yang penting bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur. Proses fermentasi spontan dalam pembuatan sopi menghasilkan berbagai hasil samping yang hingga saat ini belum dimanfaatkan secara optimal, padahal berpotensi menjadi sumber mikroflora indigenous yang bernilai bagi pengembangan bioteknologi berbasis sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroflora indigenous yang terdapat pada hasil samping fermentasi sopi melalui karakterisasi morfologis, fisiologis, dan biokimia. Identifikasi mikroorganisme dilakukan menggunakan pewarnaan Gram, pewarnaan endospora, pengujian pertumbuhan anaerob, pengujian pertumbuhan pada suhu 35°C, serta karakterisasi metabolik menggunakan media selektif YDC agar, King’s B agar, D1M agar, dan uji pemanfaatan arginin serta betain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil samping fermentasi sopi mengandung tiga mikroorganisme dominan, yaitu Lactobacillus plantarum (9,3 × 10⁷ CFU/mL), Acetobacter aceti  (2,1 × 10⁶ CFU/mL), dan Bacillus subtilis (1,8 × 10⁶ CFU/mL). Dominasi ketiga mikroorganisme tersebut menunjukkan adanya komunitas mikroba yang beradaptasi dengan lingkungan fermentasi nira aren dan memiliki karakteristik fisiologis serta metabolik yang berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi bioteknologi. Temuan ini memberikan informasi dasar mengenai mikroflora indigenous pada hasil samping fermentasi sopi dan membuka peluang penelitian lanjutan terkait identifikasi molekuler, karakterisasi metabolit, serta pengembangan mikroba lokal untuk aplikasi fermentasi dan biokonversi berbasis kearifan lokal.
Title: Identifikasi Mikroflora Indigenous pada Hasil Samping Fermentasi Sopi (Arenga pinnata) dan Potensinya sebagai Sumber Mikroba Lokal untuk Aplikasi Bioteknologi
Description:
Sopi merupakan minuman fermentasi tradisional yang berasal dari nira aren (Arenga pinnata) dan memiliki nilai sosial, budaya, serta ekonomi yang penting bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur.
Proses fermentasi spontan dalam pembuatan sopi menghasilkan berbagai hasil samping yang hingga saat ini belum dimanfaatkan secara optimal, padahal berpotensi menjadi sumber mikroflora indigenous yang bernilai bagi pengembangan bioteknologi berbasis sumber daya lokal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroflora indigenous yang terdapat pada hasil samping fermentasi sopi melalui karakterisasi morfologis, fisiologis, dan biokimia.
Identifikasi mikroorganisme dilakukan menggunakan pewarnaan Gram, pewarnaan endospora, pengujian pertumbuhan anaerob, pengujian pertumbuhan pada suhu 35°C, serta karakterisasi metabolik menggunakan media selektif YDC agar, King’s B agar, D1M agar, dan uji pemanfaatan arginin serta betain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil samping fermentasi sopi mengandung tiga mikroorganisme dominan, yaitu Lactobacillus plantarum (9,3 × 10⁷ CFU/mL), Acetobacter aceti  (2,1 × 10⁶ CFU/mL), dan Bacillus subtilis (1,8 × 10⁶ CFU/mL).
Dominasi ketiga mikroorganisme tersebut menunjukkan adanya komunitas mikroba yang beradaptasi dengan lingkungan fermentasi nira aren dan memiliki karakteristik fisiologis serta metabolik yang berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi bioteknologi.
Temuan ini memberikan informasi dasar mengenai mikroflora indigenous pada hasil samping fermentasi sopi dan membuka peluang penelitian lanjutan terkait identifikasi molekuler, karakterisasi metabolit, serta pengembangan mikroba lokal untuk aplikasi fermentasi dan biokonversi berbasis kearifan lokal.

Related Results

Burden of the Beast
Burden of the Beast
Introduction Throughout the COVID-19 pandemic, and its fluctuating waves of infections and the emergence of new variants, Indigenous populations in Australia and worldwide have re...
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Abstract This study aims to study the effect of the length of the time of final fermentation (final proofing) in making Japanese Milk Bread. This research was conducted at th...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERTUMBUHAN BIBIT AREN (Arenga pinnata Merr) PADA MEDIA TANAH ULTISOL DIPERSEMAIAN
PERTUMBUHAN BIBIT AREN (Arenga pinnata Merr) PADA MEDIA TANAH ULTISOL DIPERSEMAIAN
Arenga pinnata Merr is a multipurpose trees species  that has long been known to produce industrial materials. Based on the utilization of Arenga pinnata Merr is not only limited t...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Enau (Arenga pinnata Merr.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Enau (Arenga pinnata Merr.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
ABSTRAK Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan global terutama dinegara berkembang karena dapat menimbulkan angka kesakitan dan kematian yang cukup tinggi dalam kurun waktu ...

Back to Top