Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Keberadaan Proyek Pembangunan Trotar Jalan Perkotaan Kabupaten Sidoarjo Terhadap Peningkatan Suhu Permukaan

View through CrossRef
Kabupaten Sidoarjo memiliki sebuah proyek pembangunan trotoar pada jalan perkotaan pada tahun 2023. Panjang trotoar pada proyek ini yaitu sebesar 1.207 m yang dimulai dari perempatan Jalan Irian Jaya, Jalan Raya Ponti, dan Jalan Pahlawan. Lebar trotoar berkisar antara 2,5 meter hingga 8 meter dengan tinggi trotoar 0,41 m. Proyek revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jalur pejalan kaki dan menambah beberapa fasilitas baru. Meskipun demikian, proyek revitalisasi ini memiliki dampak berupa penebangan 74 pohon di sepanjang trotoar, yang berpotensi meningkatkan suhu permukaan karena berkurangnya vegetasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui arahan pengendalian terhadap peningkatan suhu permukaan akibat proyek pembangunan trotoar jalan perkotaan Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan analisis mix method dan analisis matrix coding query menggunakan Nvivo. Hasil penelitian menunjukkan arahan pengendalian peningkatan suhu permukaan berdasarkan persepsi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo, dan Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo mencakup kebijakan  dengan persentase sebesar (40%). Kebijakan pada masing-masing dinas meliputi penggunaan produk dalam negeri yang ramah lingkungan, penghijauan, petugas pengatur lalu lintas pada jam sibuk, dan perizinan dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Arahan yang paling sering disebutkan setelah kebijakan adalah penanaman vegetasi (23%) dan daur ulang (13%). Berjalan kaki, bersepeda, kerja sama stakeholder, hemat energi, serta transportasi umum menjadi arahan yang paling sedikit disebutkan oleh masing-masing dinas yaitu (1-9%). Arahan yang paling banyak disebutkan adalah kebijakan yang artinya kebijakan merupakan prioritas utama arahan pengendalian berdasarkan persepsi dinas. Sedangkan arahan pengendalian peningkatan suhu permukaan berdasarkan persepsi masyarakat Kelurahan Jati, masyarakat Kelurahan Magersari, dan masyarakat Kelurahan Pagerwojo mencakup penanaman vegetasi, dengan persentase sebesar 33%. Arahan pengendalian selanjutnya yang banyak disebutkan adalah daur ulang dan hemat energi, masing-masing sebesar (28%). Sementara itu, arahan yang paling sedikit disebutkan adalah transportasi umum (7%), serta berjalan kaki dan hemat air (2%). Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih menekankan pada upaya yang langsung dapat mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari daripada arahan yang memerlukan perubahan sistem yang lebih besar.  
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: Analisis Keberadaan Proyek Pembangunan Trotar Jalan Perkotaan Kabupaten Sidoarjo Terhadap Peningkatan Suhu Permukaan
Description:
Kabupaten Sidoarjo memiliki sebuah proyek pembangunan trotoar pada jalan perkotaan pada tahun 2023.
Panjang trotoar pada proyek ini yaitu sebesar 1.
207 m yang dimulai dari perempatan Jalan Irian Jaya, Jalan Raya Ponti, dan Jalan Pahlawan.
Lebar trotoar berkisar antara 2,5 meter hingga 8 meter dengan tinggi trotoar 0,41 m.
Proyek revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jalur pejalan kaki dan menambah beberapa fasilitas baru.
Meskipun demikian, proyek revitalisasi ini memiliki dampak berupa penebangan 74 pohon di sepanjang trotoar, yang berpotensi meningkatkan suhu permukaan karena berkurangnya vegetasi.
Tujuan penelitian adalah mengetahui arahan pengendalian terhadap peningkatan suhu permukaan akibat proyek pembangunan trotoar jalan perkotaan Kabupaten Sidoarjo.
Penelitian menggunakan analisis mix method dan analisis matrix coding query menggunakan Nvivo.
Hasil penelitian menunjukkan arahan pengendalian peningkatan suhu permukaan berdasarkan persepsi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo, dan Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo mencakup kebijakan  dengan persentase sebesar (40%).
Kebijakan pada masing-masing dinas meliputi penggunaan produk dalam negeri yang ramah lingkungan, penghijauan, petugas pengatur lalu lintas pada jam sibuk, dan perizinan dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Arahan yang paling sering disebutkan setelah kebijakan adalah penanaman vegetasi (23%) dan daur ulang (13%).
Berjalan kaki, bersepeda, kerja sama stakeholder, hemat energi, serta transportasi umum menjadi arahan yang paling sedikit disebutkan oleh masing-masing dinas yaitu (1-9%).
Arahan yang paling banyak disebutkan adalah kebijakan yang artinya kebijakan merupakan prioritas utama arahan pengendalian berdasarkan persepsi dinas.
Sedangkan arahan pengendalian peningkatan suhu permukaan berdasarkan persepsi masyarakat Kelurahan Jati, masyarakat Kelurahan Magersari, dan masyarakat Kelurahan Pagerwojo mencakup penanaman vegetasi, dengan persentase sebesar 33%.
Arahan pengendalian selanjutnya yang banyak disebutkan adalah daur ulang dan hemat energi, masing-masing sebesar (28%).
Sementara itu, arahan yang paling sedikit disebutkan adalah transportasi umum (7%), serta berjalan kaki dan hemat air (2%).
Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih menekankan pada upaya yang langsung dapat mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari daripada arahan yang memerlukan perubahan sistem yang lebih besar.
 .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
PENENTUAN FUNGSI JARINGAN JALAN SISTEM SEKUNDER DI KAWASAN PERKOTAAN STUDI KASUS PERKOTAAN CIANJUR
PENENTUAN FUNGSI JARINGAN JALAN SISTEM SEKUNDER DI KAWASAN PERKOTAAN STUDI KASUS PERKOTAAN CIANJUR
Berdasarkan sifat dan pergerakan lalu lintasnya, fungsi jalan terdiri dari arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan. Fungsi jalan ini terdapat berada pada sistem jaringan jalan prim...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract   The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
Analisa Ring Road Ngawi Sta 3+200- Sta 6+200 Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur
Analisa Ring Road Ngawi Sta 3+200- Sta 6+200 Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur
Proyek pembangunan jalan Ring Road  Ngawi ini merupakan jalan alternatif untuk mengurangi kemacetan yang terjadi pada ruas jalan dari arah Surabaya menuju Solo dan sebaliknya. Proy...
PERENCANAAN TEBAL OVERLAY DAN ESTIMASI BIAYA PERBAIKAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA 2017 DAN 1987
PERENCANAAN TEBAL OVERLAY DAN ESTIMASI BIAYA PERBAIKAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA 2017 DAN 1987
Diponegoro Street and Sultan Agung Lumajang Street are roads located in Lumajang district that have been damaged in the form of cracks, surface defects, and potholes. The addition ...

Back to Top