Javascript must be enabled to continue!
WILAYAH SURPLUS DAN DEFISIT AIR DI SENTRA PRODUKSI PADI SULAWESI UTARA MENGGUNAKAN MODEL NERACA AIR
View through CrossRef
ABSTRACT  The research was conducted in the field and laboratory. Fieldwork in paddy rice production center was done to collect geographical coordinates while data analysis was conducted in the Laboratory of Ecosystem Modelling, Faculty of Agriculture, Sam Ratulangi University. Laboratory analysis was done to validate water balance model and to develop water surplus dan water shortage maps. This research was done during August 2012. Data collection included identification, inventory and data analysis. Then it continued with developing digital maps using Geographical Information Systems (GIS) for water balance model. Model inputs included climatic variables (rainfall, temperature, humidity, sunlight, and windspeed), ground water content and leaf area index. Parameter inputs included crop variety and location. Model simulation indicated that rainfall trend in North Sulawesi has increased especially in Januari, April dan November. Conversely, a decrease rainfall trend was ocurred in February and September. Spatial map showed that water surplus ocurred in Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolang Mongondow Utara and Bolaang Mongondow Selatan. On the other hand, water shortage in North Sulawesi was experienced in October. Keywords : geographical information systems, water balance model  ABSTRAK  Penelitian ini dilakukan di lapangan dan laboratorium. Kerja lapangan di sentra produksi padi dilakukan untuk mengumpulkan data koordinat geografis sedangkan data analisis dilakukan di Laboratorium Model Ekosistem, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi. Analisis Laboratorium dilakukan untuk memvalidasi model neraca air dan untuk mengembangkan peta kelebihan dan kekurangan air. Penelitian ini dilakukan selama bulan Agustus 2012. Pengumpulan data meliputi identifikasi, inventarisasi dan analisis data. Kemudian dilanjutkan dengan mengembangkan peta digital dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk model neraca air. Model input meliputi variabel iklim (curah hujan, suhu, kelembaban, sinar matahari, dan kecepatan angin), kadar air tanah dan indeks luas daun. Parameter input meliputi berbagai varietas tanaman dan lokasi. Model simulasi menunjukkan bahwa curah hujan tren di Sulawesi Utara telah meningkat terutama pada Januari, April dan November. Sebaliknya, penurunan curah hujan tren yang terjadi pada bulan Februari dan September. Spasial peta menunjukkan bahwa surplus air terjadi di Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolang Mongondow Utara dan Bolaang Mongondow Selatan. Di sisi lain, kekurangan air di Sulawesi Utara dialami pada bulan Oktober. Kata kunci: sistem informasi geografis, model neraca air
Title: WILAYAH SURPLUS DAN DEFISIT AIR DI SENTRA PRODUKSI PADI SULAWESI UTARA MENGGUNAKAN MODEL NERACA AIR
Description:
ABSTRACT Â The research was conducted in the field and laboratory.
Fieldwork in paddy rice production center was done to collect geographical coordinates while data analysis was conducted in the Laboratory of Ecosystem Modelling, Faculty of Agriculture, Sam Ratulangi University.
Laboratory analysis was done to validate water balance model and to develop water surplus dan water shortage maps.
This research was done during August 2012.
Data collection included identification, inventory and data analysis.
Then it continued with developing digital maps using Geographical Information Systems (GIS) for water balance model.
Model inputs included climatic variables (rainfall, temperature, humidity, sunlight, and windspeed), ground water content and leaf area index.
Parameter inputs included crop variety and location.
Model simulation indicated that rainfall trend in North Sulawesi has increased especially in Januari, April dan November.
Conversely, a decrease rainfall trend was ocurred in February and September.
Spatial map showed that water surplus ocurred in Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolang Mongondow Utara and Bolaang Mongondow Selatan.
On the other hand, water shortage in North Sulawesi was experienced in October.
Keywords : geographical information systems, water balance model  ABSTRAK  Penelitian ini dilakukan di lapangan dan laboratorium.
Kerja lapangan di sentra produksi padi dilakukan untuk mengumpulkan data koordinat geografis sedangkan data analisis dilakukan di Laboratorium Model Ekosistem, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi.
Analisis Laboratorium dilakukan untuk memvalidasi model neraca air dan untuk mengembangkan peta kelebihan dan kekurangan air.
Penelitian ini dilakukan selama bulan Agustus 2012.
Pengumpulan data meliputi identifikasi, inventarisasi dan analisis data.
Kemudian dilanjutkan dengan mengembangkan peta digital dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk model neraca air.
Model input meliputi variabel iklim (curah hujan, suhu, kelembaban, sinar matahari, dan kecepatan angin), kadar air tanah dan indeks luas daun.
Parameter input meliputi berbagai varietas tanaman dan lokasi.
Model simulasi menunjukkan bahwa curah hujan tren di Sulawesi Utara telah meningkat terutama pada Januari, April dan November.
Sebaliknya, penurunan curah hujan tren yang terjadi pada bulan Februari dan September.
Spasial peta menunjukkan bahwa surplus air terjadi di Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolang Mongondow Utara dan Bolaang Mongondow Selatan.
Di sisi lain, kekurangan air di Sulawesi Utara dialami pada bulan Oktober.
Kata kunci: sistem informasi geografis, model neraca air.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
ABSTRAKDedak padi merupakan limbah pengolahan padi menjadi beras dan kualitasnya bermacam-macam tergantung dari varietas padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas dedak pad...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
Pengaruh Penggunaan Bioaktivator tehadap Produksi Usahatani Padi
Pengaruh Penggunaan Bioaktivator tehadap Produksi Usahatani Padi
Bioaktivator atau pupuk hayati merupakan bahan yang mengandung mikroorganisme yang digunakan petani padi dengan tujuan untuk meningkatkan produksi padi sehingga tercipta peningkata...
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan daerah yang diukur dengan Belanja Modal, upaya fiskal, tingkat derajat desentralisasi fiskal dan kem...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Dalam Mengembangkan Multiple Intellegensi Anak Usia Dini di RA Azzahra Lampung Timur
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Dalam Mengembangkan Multiple Intellegensi Anak Usia Dini di RA Azzahra Lampung Timur
<h1 align="center">Abstrak</h1><p>Model Pembelajaran Sentra merupakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada anak dan pembelajarannya dilakukan di dalam lingk...
Pemetaan Kawasan Sentra Produksi bagi UMKM di Kota Ternate
Pemetaan Kawasan Sentra Produksi bagi UMKM di Kota Ternate
Suatu wilayah/kawasan yang sukses dalam industrinya adalah yang mampu menciptakan dan mengembangkan faktor creation yang dibutuhkan sesui dengan potensinya, dan wilayah itu akan me...

