Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

LITERATURE REVIEW : PENGARUH PEMBERIAN OKSIGENASI DAN POSISI ELEVASI KEPALA 30⁰ UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PADA PASIEN CEDERA KEPALA

View through CrossRef
Latar belakang : cedera kepala merupakan terjadinya pukulan tiba-tiba atau kontak ke kepala, dengan atau tanpa kehilangan kesadaran. Trauma pada kulit kepala, tengkorak, dan otak adalah contoh cedera kepala. Oksigen adalah gas pemberi kehidupan yang dikirim ke sel-sel dalam tubuh melalui sistem pernapasan dan peredaran darah. Posisi kepala seseorang kira-kira tiga puluh derajat lebih tinggi dari tempat tidur, dengan batang tubuh sejajar dan kaki lurus atau tidak ditekuk, dikenal sebagai head up 300. Pada individu dengan trauma kepala, posisi kepala 300 adalah pengobatan terbaik. Hal ini untuk membantu meningkatkan kondisi kesadaran pasien dengan memfasilitasi sirkulasi oksigen ke otak. Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek pemberian oksigenasi dan posisi elevasi kepala 30 derajat pada peningkatan kesadaran pasien yang menderita cedera kepala. Metode : Penelitian ini menggunakan teknik literature review yang mencakup ringkasan gagasan, hasil, dan bahan penelitian dari berbagai penelitian yang menjadi dasar untuk melakukan tinjauan pustaka. Google Cendekia digunakan untuk menemukan artikel yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2020 yang dapat dibaca fulltext dalam format pdf. Hasil : Pemberian oksigenasi dan peningkatan posisi kepala 300 berpengaruh pada peningkatan kesadaran pada pasien dengan cedera kepala, menurut lima artikel jurnal yang telah dilakuakn analisis oleh penulis. Kesimpulan : Pada pasien cedera kepala, oksigenasi dan elevasi 300 berpengaruh pada peningkatan kesadaran dibuktikan dengan perubahan pada tingkat kesadaran pasien.
Center for Open Science
Title: LITERATURE REVIEW : PENGARUH PEMBERIAN OKSIGENASI DAN POSISI ELEVASI KEPALA 30⁰ UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PADA PASIEN CEDERA KEPALA
Description:
Latar belakang : cedera kepala merupakan terjadinya pukulan tiba-tiba atau kontak ke kepala, dengan atau tanpa kehilangan kesadaran.
Trauma pada kulit kepala, tengkorak, dan otak adalah contoh cedera kepala.
Oksigen adalah gas pemberi kehidupan yang dikirim ke sel-sel dalam tubuh melalui sistem pernapasan dan peredaran darah.
Posisi kepala seseorang kira-kira tiga puluh derajat lebih tinggi dari tempat tidur, dengan batang tubuh sejajar dan kaki lurus atau tidak ditekuk, dikenal sebagai head up 300.
Pada individu dengan trauma kepala, posisi kepala 300 adalah pengobatan terbaik.
Hal ini untuk membantu meningkatkan kondisi kesadaran pasien dengan memfasilitasi sirkulasi oksigen ke otak.
Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek pemberian oksigenasi dan posisi elevasi kepala 30 derajat pada peningkatan kesadaran pasien yang menderita cedera kepala.
Metode : Penelitian ini menggunakan teknik literature review yang mencakup ringkasan gagasan, hasil, dan bahan penelitian dari berbagai penelitian yang menjadi dasar untuk melakukan tinjauan pustaka.
Google Cendekia digunakan untuk menemukan artikel yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2020 yang dapat dibaca fulltext dalam format pdf.
Hasil : Pemberian oksigenasi dan peningkatan posisi kepala 300 berpengaruh pada peningkatan kesadaran pada pasien dengan cedera kepala, menurut lima artikel jurnal yang telah dilakuakn analisis oleh penulis.
Kesimpulan : Pada pasien cedera kepala, oksigenasi dan elevasi 300 berpengaruh pada peningkatan kesadaran dibuktikan dengan perubahan pada tingkat kesadaran pasien.

Related Results

Karakteristik Pasien Amnesia Pasca Cedera Otak di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Karakteristik Pasien Amnesia Pasca Cedera Otak di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Latar belakang: Cedera otak adalah gangguan otak yang disebabkan oleh proses traumatik seperti benturan, pukulan, atau tusukan pada kepala sehingga menyebabkan gangguan fungsi otak...
TINJAUAN PUSTAKA: DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA CEDERA OTAK TRAUMATIK
TINJAUAN PUSTAKA: DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA CEDERA OTAK TRAUMATIK
Abstrak: Tinjauan Pustaka: Diagnosis Dan Tatalaksana Cedera Otak Traumatik. Cedera otak traumatik (COT) merupakan gangguan fungsi otak yang diakibatkan oleh proses mekanik seperti ...
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Abstract The Physical Activity Guidelines for Americans (Guidelines) advises older adults to be as active as possible. Yet, despite the well documented benefits of physical a...
Hubungan Tingkat Keparahan Cedera Otak dengan Petanda Inflamasi pada Pasien Cedera Otak Traumatik di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat
Hubungan Tingkat Keparahan Cedera Otak dengan Petanda Inflamasi pada Pasien Cedera Otak Traumatik di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat
Latar Belakang: Cedera otak masih merupakan masalah kesehatan utama dengan konsekuensi sosial ekonomi yang serius. Di negara berkembang seperti Indonesia, perkembangan ekonomi dan ...
Editorial
Editorial
Edisi kali ini ditandai dengan artikel menarik mengenaik cedera otak traumatik. Kecelakaan lalu lintas masih menjadi penyebab utama cedera otak traumatik di negara berkembang seper...
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Latar belakang Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan anal...
Fraktur Pelvis Young Burgess Antero Posterior Compression (APC) Tipe I
Fraktur Pelvis Young Burgess Antero Posterior Compression (APC) Tipe I
Latar Belakang : Fraktur pelvis atau cedera pelvis secara umum disebabkan oleh trauma energi tinggi, kecelakaan lalu lintas atau terjadi setelah jatuh dari ketinggian. Fraktur pelv...

Back to Top