Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Tingkat Keparahan Cedera Otak dengan Petanda Inflamasi pada Pasien Cedera Otak Traumatik di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat

View through CrossRef
Latar Belakang: Cedera otak masih merupakan masalah kesehatan utama dengan konsekuensi sosial ekonomi yang serius. Di negara berkembang seperti Indonesia, perkembangan ekonomi dan industri memberikan dampak insidensi cedera otak cenderung semakin meningkat. Respon inflamasi setelah cedera sistem saraf pusat sebagai dasar terjadinya implikasi secara klinis dan pada akhirnya berpengaruh pada outcome klinis pasien.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian belah lintang dengan mengambil sampel penelitian pasien cedera otak dan dilakukan uji tes dua sampel bebas untuk membuktikan hubungan tingkat keparahan cedera otak dengan petanda inflamasi.Hasil: Dari 45 subjek penelitian didapatkan data laki-laki 32 (71,1%) orang, perempuan 13 (28,9%) orang. Rata-rata umur pasien cedera otak 34 tahun dengan diagnosis Cedera Otak Ringan 31,1%, Cedera Otak Sedang 40%, dan Cedera Otak Berat 28,9%. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat keparahan cedera otak dengan peningkatan C-reactive protein dan Laju Enap Darah, yaitu nilai p < 0,001 dalam uji non-parametrik Kruskall Wallis. Kasus meninggal dari seluruh subjek penelitian 4 orang.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat keparahan cedera otak dengan peningkatan C-reactive protein dan Laju Enap Darah namun tidak bermakna dengan peningkatan lekosit.
Title: Hubungan Tingkat Keparahan Cedera Otak dengan Petanda Inflamasi pada Pasien Cedera Otak Traumatik di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat
Description:
Latar Belakang: Cedera otak masih merupakan masalah kesehatan utama dengan konsekuensi sosial ekonomi yang serius.
Di negara berkembang seperti Indonesia, perkembangan ekonomi dan industri memberikan dampak insidensi cedera otak cenderung semakin meningkat.
Respon inflamasi setelah cedera sistem saraf pusat sebagai dasar terjadinya implikasi secara klinis dan pada akhirnya berpengaruh pada outcome klinis pasien.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian belah lintang dengan mengambil sampel penelitian pasien cedera otak dan dilakukan uji tes dua sampel bebas untuk membuktikan hubungan tingkat keparahan cedera otak dengan petanda inflamasi.
Hasil: Dari 45 subjek penelitian didapatkan data laki-laki 32 (71,1%) orang, perempuan 13 (28,9%) orang.
Rata-rata umur pasien cedera otak 34 tahun dengan diagnosis Cedera Otak Ringan 31,1%, Cedera Otak Sedang 40%, dan Cedera Otak Berat 28,9%.
Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat keparahan cedera otak dengan peningkatan C-reactive protein dan Laju Enap Darah, yaitu nilai p < 0,001 dalam uji non-parametrik Kruskall Wallis.
Kasus meninggal dari seluruh subjek penelitian 4 orang.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat keparahan cedera otak dengan peningkatan C-reactive protein dan Laju Enap Darah namun tidak bermakna dengan peningkatan lekosit.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Karakteristik Pasien Amnesia Pasca Cedera Otak di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Karakteristik Pasien Amnesia Pasca Cedera Otak di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat
Latar belakang: Cedera otak adalah gangguan otak yang disebabkan oleh proses traumatik seperti benturan, pukulan, atau tusukan pada kepala sehingga menyebabkan gangguan fungsi otak...
Editorial
Editorial
Edisi kali ini ditandai dengan artikel menarik mengenaik cedera otak traumatik. Kecelakaan lalu lintas masih menjadi penyebab utama cedera otak traumatik di negara berkembang seper...
TINJAUAN PUSTAKA: DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA CEDERA OTAK TRAUMATIK
TINJAUAN PUSTAKA: DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA CEDERA OTAK TRAUMATIK
Abstrak: Tinjauan Pustaka: Diagnosis Dan Tatalaksana Cedera Otak Traumatik. Cedera otak traumatik (COT) merupakan gangguan fungsi otak yang diakibatkan oleh proses mekanik seperti ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
AN ANALYSIS OF HEAD AND NECK INJURY PATTERNS IN MOTORCYCLE ROAD TRAFFIC ACCIDENT PATIENTS AT RSUP DR. SARDJITO YEAR 2019
AN ANALYSIS OF HEAD AND NECK INJURY PATTERNS IN MOTORCYCLE ROAD TRAFFIC ACCIDENT PATIENTS AT RSUP DR. SARDJITO YEAR 2019
ABSTRAK Cedera lalu lintas telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berkembang di beberapa negara. Indonesia, sebagai salah satu negara berpendapatan menengah, sering mengg...
INDEKS PEMBANGUNAN/PERTUMBUHAN EKONOMI INKLUSIF DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI NUSA TENGGARA BARAT
INDEKS PEMBANGUNAN/PERTUMBUHAN EKONOMI INKLUSIF DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI NUSA TENGGARA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk melihat indeks pembangunan/pertumbuhan ekonomi Inklusif provinsi Nusa Tenggara Barat selama tahun 2013-2020 dikaitkan dengan Indeks Pembangunan Manus...

Back to Top