Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

REPRESENTASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) TERPURIFIKASI

View through CrossRef
Latar belakang: Kelor memiliki kandungan nutrisi yang tinggi oleh karena itu kelor termasuk dalam tumbuhan nutrasetika. Kelor berpotensi sebagai sumber pangan fungsional dan obat-obatan. Kelor memiliki kampuan sebagai anti-inflamasi, antidiabetes, antibakteri, dan antioksidan. Ekstrak etanol daun kelor dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, mengurangi peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan sebagai agen terapeutik yang efektif. Daun kelor juga kaya akan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan kuinon. Tujuan: mengetahui karakterisasi spesifik dan kandungan fitokimia simplisia daun kelor. Parameter ini meliputi penentuan parameter spesifik termasuk kadar sari terlarut ekstrak etanol termurnikan dan tidak termurnikan. Metode: Karakterisasi organoleptik simplisia daun kelor, kadar sari terlarut, ekstraksi simplisia daun kelor menggunakan pelarut etanol 96% secara maserasi, dan uji kualitatif kandungan metabolit sekunder melalui skrining fitokimia. Hasil: Setelah dilakukan maserasi diperoleh ekstrak kental daun kelor. Simplisia diketahui memiliki kandungan yang larut etanol serta ekstrak mengandung beberapa metabolit sekunder. Kesimpulan: Simplisia berbentuk serbuk hijau dengan bau khas dan rasa pahit. Daun kelor memiliki berkas pembuluh xilem dengan dinding bertipe tangga, rambut penutup bersel tunggal dan berbintik di dalamnya, serta epidermis bawah dengan stomata tipe anomositik. Kadar tersarikan 72,6%, rendemen ekstrak termurnikan dan tidak termurnikan sebesar 42,82% dan 19,78%. Daun kelor positif mengandung flavonoid, saponin, dan tanin.
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
Title: REPRESENTASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) TERPURIFIKASI
Description:
Latar belakang: Kelor memiliki kandungan nutrisi yang tinggi oleh karena itu kelor termasuk dalam tumbuhan nutrasetika.
Kelor berpotensi sebagai sumber pangan fungsional dan obat-obatan.
Kelor memiliki kampuan sebagai anti-inflamasi, antidiabetes, antibakteri, dan antioksidan.
Ekstrak etanol daun kelor dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, mengurangi peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan sebagai agen terapeutik yang efektif.
Daun kelor juga kaya akan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan kuinon.
Tujuan: mengetahui karakterisasi spesifik dan kandungan fitokimia simplisia daun kelor.
Parameter ini meliputi penentuan parameter spesifik termasuk kadar sari terlarut ekstrak etanol termurnikan dan tidak termurnikan.
Metode: Karakterisasi organoleptik simplisia daun kelor, kadar sari terlarut, ekstraksi simplisia daun kelor menggunakan pelarut etanol 96% secara maserasi, dan uji kualitatif kandungan metabolit sekunder melalui skrining fitokimia.
Hasil: Setelah dilakukan maserasi diperoleh ekstrak kental daun kelor.
Simplisia diketahui memiliki kandungan yang larut etanol serta ekstrak mengandung beberapa metabolit sekunder.
Kesimpulan: Simplisia berbentuk serbuk hijau dengan bau khas dan rasa pahit.
Daun kelor memiliki berkas pembuluh xilem dengan dinding bertipe tangga, rambut penutup bersel tunggal dan berbintik di dalamnya, serta epidermis bawah dengan stomata tipe anomositik.
Kadar tersarikan 72,6%, rendemen ekstrak termurnikan dan tidak termurnikan sebesar 42,82% dan 19,78%.
Daun kelor positif mengandung flavonoid, saponin, dan tanin.

Related Results

Peran Sediaan Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam Pengobatan Kanker Payudara: Tinjauan Pustaka
Peran Sediaan Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam Pengobatan Kanker Payudara: Tinjauan Pustaka
Abstract. Breast cancer is the main cause of cancer incidence in Indonesia according to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Moringa leaves (Moringa oleifera) is a ...
Systematic Review: Khasiat Antikanker Sediaan Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Pertumbuhan Kanker Paru
Systematic Review: Khasiat Antikanker Sediaan Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Pertumbuhan Kanker Paru
Abstract: Moringa leaves (Moringa oleifera) have various pharmacological effects, such as antioxidant, anti-inflammatory, antimicrobial and anticancer activities. The anticancer ef...
Karakterisasi Nanoemulsi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.)
Karakterisasi Nanoemulsi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.)
Kelor dikenal di seluruh dunia sebagai tanaman bergizi dan WHO telah memperkenalkan kelor sebagai salah satu pangan alternatif untuk mengatasi masalah gizi (malnutrisi) (Broin, 201...
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleiferea Lam. L)
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleiferea Lam. L)
Daun kelor (Moringa oleifera L.) banyak ditanam di daerah tropis dan subtropis seperti Indonesia. Daun kelor mengandung senyawa fitokimia aktif yang bersifat antibakteri seperti fl...
Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban)
Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban)
Abstract. Gotu kola leaves (Centella asiatica (L.) Urban) are known contain chemical compounds that are beneficial to health. The purpose of this research was to knowing the charac...
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Abstract. The gastrointestinal tract infection is a disease that often occurs in Indonesia. This disease caused by pathogenic bacteria such as Staphylococcus aureus, Escherichia co...
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Moringa oleifera L. terhadap Pertumbuhan Escherichia coli
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Moringa oleifera L. terhadap Pertumbuhan Escherichia coli
Abstract—Escherichia coli. is a Gram-negative bacterium that commonly lives as normal flora in the digestive tract however, certain strains can cause serious diseases such as diarr...
Karakterisasi dan Penapisan Fitokimia Simplisia dan Ekstrak Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan Lour.)
Karakterisasi dan Penapisan Fitokimia Simplisia dan Ekstrak Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan Lour.)
Abstract. Characterization of simplicia and extract is the initial step to determine its quality or standard. A simplicia and extract is considered to be of good quality if it meet...

Back to Top