Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Qat}’iy dan Z}anniy Perspektif Pemikiran Islam

View through CrossRef
This study explores the concepts of qath’i and zhanniy  in the sources of Islamic law, namely the Qur'an and Hadith, from the perspectives of tsubut/wurud (authenticity of origin) and dalalah (implication of meaning). The research employs a literature review method with a qualitative approach and content analysis of classical and contemporary scholars' views. The findings indicate that the Qur'an is generally considered a qath’i al-wurud (definitive in transmission), while Hadits except for those classified as mutawatir are typically zhanniy al-wurud (speculative in transmission). In terms of dalalah, some texts are deemed qath’i due to their singular and unambiguous meanings, while others are considered zhanniy as they allow for multiple interpretations, such as verses regarding iddah (waiting period) and the procedure of ablution. This study emphasizes that distinguishing between qath’i and zhanniy is essential to prevent rigidity in religious practice, avoid extremism, and promote a moderate understanding of Islam. Abstrak: Perbedaan pemahaman terhadap nash-nash dalam al-Qur’an dan Hadis seringkali berpangkal pada persoalan q{at{‘i> dan z{anni>, baik dari sisi asal-usul maupun penunjukan maknanya, yang berdampak pada beragamnya fatwa dan mazhab dalam Islam. Olehnya itu, penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep q{at{‘i> dan z{anni> dalam sumber hukum Islam, yakni al-Qur’an dan Hadis, baik ditinjau dari aspek s\ubut /wuru>d>d (kepastian asal sumber) maupun dala>lah (penunjukan makna). Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi terhadap pandangan para ulama klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an secara umum merupakan sumber hukum yang q{at{‘i> al-wuru>d>d, sedangkan Hadis, kecuali yang mutawatir, umumnya tergolong z{anni> al-wuru>d>d. Dari sisi dala>lah, terdapat nas} yang bersifat q{at{‘i> karena mengandung makna tunggal dan pasti, serta nas{ yang z{anni> karena membuka kemungkinan makna jamak dan multitafsir, seperti pada ayat tentang iddah dan tata cara wudhu. Penelitian ini menegaskan bahwa pembedaan antara q{at{‘i> dan z{anni>, penting untuk mencegah kekakuan beragama, menghindari sikap ekstrem, dan mendorong pemahaman Islam yang moderat (was{at{iah). Pemikiran Islam tentang q{at{‘i> dan z{anni> adalah hasil ijtihad ulama yang dinamis, kontekstual, dan responsif terhadap perkembangan masyarakat.
Title: Qat}’iy dan Z}anniy Perspektif Pemikiran Islam
Description:
This study explores the concepts of qath’i and zhanniy  in the sources of Islamic law, namely the Qur'an and Hadith, from the perspectives of tsubut/wurud (authenticity of origin) and dalalah (implication of meaning).
The research employs a literature review method with a qualitative approach and content analysis of classical and contemporary scholars' views.
The findings indicate that the Qur'an is generally considered a qath’i al-wurud (definitive in transmission), while Hadits except for those classified as mutawatir are typically zhanniy al-wurud (speculative in transmission).
In terms of dalalah, some texts are deemed qath’i due to their singular and unambiguous meanings, while others are considered zhanniy as they allow for multiple interpretations, such as verses regarding iddah (waiting period) and the procedure of ablution.
This study emphasizes that distinguishing between qath’i and zhanniy is essential to prevent rigidity in religious practice, avoid extremism, and promote a moderate understanding of Islam.
Abstrak: Perbedaan pemahaman terhadap nash-nash dalam al-Qur’an dan Hadis seringkali berpangkal pada persoalan q{at{‘i> dan z{anni>, baik dari sisi asal-usul maupun penunjukan maknanya, yang berdampak pada beragamnya fatwa dan mazhab dalam Islam.
Olehnya itu, penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep q{at{‘i> dan z{anni> dalam sumber hukum Islam, yakni al-Qur’an dan Hadis, baik ditinjau dari aspek s\ubut /wuru>d>d (kepastian asal sumber) maupun dala>lah (penunjukan makna).
Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi terhadap pandangan para ulama klasik dan kontemporer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an secara umum merupakan sumber hukum yang q{at{‘i> al-wuru>d>d, sedangkan Hadis, kecuali yang mutawatir, umumnya tergolong z{anni> al-wuru>d>d.
Dari sisi dala>lah, terdapat nas} yang bersifat q{at{‘i> karena mengandung makna tunggal dan pasti, serta nas{ yang z{anni> karena membuka kemungkinan makna jamak dan multitafsir, seperti pada ayat tentang iddah dan tata cara wudhu.
Penelitian ini menegaskan bahwa pembedaan antara q{at{‘i> dan z{anni>, penting untuk mencegah kekakuan beragama, menghindari sikap ekstrem, dan mendorong pemahaman Islam yang moderat (was{at{iah).
Pemikiran Islam tentang q{at{‘i> dan z{anni> adalah hasil ijtihad ulama yang dinamis, kontekstual, dan responsif terhadap perkembangan masyarakat.

Related Results

A Socio-semiotic Analysis of Qat culture in Yemen
A Socio-semiotic Analysis of Qat culture in Yemen
Qat, Catha edulis has become synonymous with Yemen, as the phenomenon of Qat chewing in Yemen dates back hundreds of years in history. No social, cultural, or political gathering i...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
Aplikasi Dalil Qaṭ‘ī dan Ẓannī dalam Pertimbangan Subyek dan Tujuan Hukum
Aplikasi Dalil Qaṭ‘ī dan Ẓannī dalam Pertimbangan Subyek dan Tujuan Hukum
Abstract: The Application of Qaṭ‘ī and Ẓannī in Considering Subject of Law and Legal Purposes. The discourse on the qaṭ‘ī and ẓannī verses has never been stoped in Islamic legal th...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Qat Expenditures in Yemen and Djibouti: An Empirical Analysis
Qat Expenditures in Yemen and Djibouti: An Empirical Analysis
Using household surveys from Yemen and Djibouti, the paper analyzes determinants of qat consumptions in two countries. The results confirm huge importance of qat in daily life: wit...
The Rational Paradigm in Islam: A Perspective on the Thought of Harun Nasution
The Rational Paradigm in Islam: A Perspective on the Thought of Harun Nasution
The study of Harun Nasution's thought is very important to be studied more deeply because the study never stops being debated. The purpose of this paper is to understand 3 things: ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ELEMEN PEMIKIRAN DALAM NOVEL KOMSAS TINGKATAN 5 BERDASARKAN TEORI SPB4K
ELEMEN PEMIKIRAN DALAM NOVEL KOMSAS TINGKATAN 5 BERDASARKAN TEORI SPB4K
Abstrak Karya sastera merupakan wadah penting bagi penulis untuk menyampaikan pelbagai bentuk pemikiran yang dapat memberikan ilmu dan manfaat kepada masyarakat. Aspek yang digarap...

Back to Top