Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENDAPATAN NELAYAN PADA USAHA PERIKANAN TANGKAP DAN WISATA BAHARI DI PANTAI GLAGAH KULON PROGO, YOGYAKARTA

View through CrossRef
Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil DIY Tahun 2011-2030 mengatur kegiatan perikanan tangkap nelayan yang direlokasikan ke PPI Karangwuni sedangkan Pantai Glagah difokuskan pada kegiatan pariwisata. Namun hingga saat ini nelayan tetap bertahan melakukan penangkapan ikan di Pantai Glagah meski dengan fasilitas pendaratan ikan yang terbatas, pada saat yang sama mereka juga melakukan usaha wisata bahari sebagai sambilan. Tujuan penelitian adalah: 1) mengidentifikasi karakteristik dan kondisi ekonomi nelayan pada sektor perikanan tangkap dan wisata bahari Pantai Glagah; (2) menghitung besarnya kontribusi pendapatan perikanan tangkap dan wisata bahari yang dilakukan nelayan di Pantai Glagah. Penelitian ini menggunakan metode case study dengan metode pengumpulan data dilakukan dengan accidental sampling dan purposive sampling. Analisis dilakukan dengan pendekatan analisis curahan waktu kerja nelayan, analisis rasio biaya manfaat, analisis keuntungan usaha serta prosentase kontribusi perikanan tangkap dan wisata terhadap pendapatan nelayan. Curahan waktu kerja untuk perikanan tangkap adalah 46,11 % sedangkan wisata bahari 11 %. Hasil B/C Ratio perikanan tangkap sebesar 1,66 dan wisata bahari sebesar 1,83, keduanya termasuk usaha yang menguntungkan. Analisis keuntungan usaha menunjukkan bahwa usaha perikanan tangkap memberikan keuntungan lebih besar daripada usaha wisata bahari. Nilai kontribusi relatif perikanan tangkap lebih tinggi dibanding wisata bahari yaitu sebesar 98,02 % dan 1,98 % terhadap pendapatan nelayan setiap tahunnya. Kata kunci: kontribusi pendapatan, nelayan, perikanan tangkap, wisata bahari
Title: PENDAPATAN NELAYAN PADA USAHA PERIKANAN TANGKAP DAN WISATA BAHARI DI PANTAI GLAGAH KULON PROGO, YOGYAKARTA
Description:
Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil DIY Tahun 2011-2030 mengatur kegiatan perikanan tangkap nelayan yang direlokasikan ke PPI Karangwuni sedangkan Pantai Glagah difokuskan pada kegiatan pariwisata.
Namun hingga saat ini nelayan tetap bertahan melakukan penangkapan ikan di Pantai Glagah meski dengan fasilitas pendaratan ikan yang terbatas, pada saat yang sama mereka juga melakukan usaha wisata bahari sebagai sambilan.
Tujuan penelitian adalah: 1) mengidentifikasi karakteristik dan kondisi ekonomi nelayan pada sektor perikanan tangkap dan wisata bahari Pantai Glagah; (2) menghitung besarnya kontribusi pendapatan perikanan tangkap dan wisata bahari yang dilakukan nelayan di Pantai Glagah.
Penelitian ini menggunakan metode case study dengan metode pengumpulan data dilakukan dengan accidental sampling dan purposive sampling.
Analisis dilakukan dengan pendekatan analisis curahan waktu kerja nelayan, analisis rasio biaya manfaat, analisis keuntungan usaha serta prosentase kontribusi perikanan tangkap dan wisata terhadap pendapatan nelayan.
Curahan waktu kerja untuk perikanan tangkap adalah 46,11 % sedangkan wisata bahari 11 %.
Hasil B/C Ratio perikanan tangkap sebesar 1,66 dan wisata bahari sebesar 1,83, keduanya termasuk usaha yang menguntungkan.
Analisis keuntungan usaha menunjukkan bahwa usaha perikanan tangkap memberikan keuntungan lebih besar daripada usaha wisata bahari.
Nilai kontribusi relatif perikanan tangkap lebih tinggi dibanding wisata bahari yaitu sebesar 98,02 % dan 1,98 % terhadap pendapatan nelayan setiap tahunnya.
Kata kunci: kontribusi pendapatan, nelayan, perikanan tangkap, wisata bahari.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERIKANAN TANGKAP DI INDONESIA: POTRET DAN TANTANGAN KEBERLANJUTANNYA
PERIKANAN TANGKAP DI INDONESIA: POTRET DAN TANTANGAN KEBERLANJUTANNYA
Perikanan tangkap di Indonesia memiliki peran strategis, namun dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari kompleksitasnya pemasalahan yang dihadapi. Ancaman terhadap keberlanjutan su...
STRUKTUR PENDAPATAN PERIKANAN TANGKAP KELUARGA NELAYAN DAN IMPLIKASINYA: Analisis Data Panel Kelautan dan Perikanan Nasional
STRUKTUR PENDAPATAN PERIKANAN TANGKAP KELUARGA NELAYAN DAN IMPLIKASINYA: Analisis Data Panel Kelautan dan Perikanan Nasional
Kemiskinan merupakan sebuah kata yang sangat melekat dengan keluarga Nelayan, sehingga banyak usaha telah dilakukan oleh pemerintah untuk menanganinya, umumnya melalui pemberian ba...
EDUKASI KEPADA MASYARAKAT KELOMPOK NELAYAN DESA PAHLAWAN TENTANG MANFAAT PENERAPAN BANTUAN ALAT TANGKAP
EDUKASI KEPADA MASYARAKAT KELOMPOK NELAYAN DESA PAHLAWAN TENTANG MANFAAT PENERAPAN BANTUAN ALAT TANGKAP
Desa Pahlawan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk...
PEMBERDAYAAN WANITA NELAYAN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN DI KOTA TERNATE
PEMBERDAYAAN WANITA NELAYAN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN DI KOTA TERNATE
Latar Belakang: Pengembangan dan diversifikasi usaha dinilai dapat menjadi alternatif baru guna meningkatkan pendapatan nelayan melalui diversifikasi usaha ekonomi produktif melalu...
Dinamika Alat Tangkap Nelayan di Jepara dalam Dimensi Budaya
Dinamika Alat Tangkap Nelayan di Jepara dalam Dimensi Budaya
Mata pencaharian merupakan salah satu unsur budaya yang menarik untuk dikaji. Mengingat, dengan mempelajari ragam mata pencaharian, manusia akan diajak juga mempelajari perjalanan ...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...

Back to Top