Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PADA KONTRUKSI JALAN, BANGUNAN PELENGKAP DAN FASILITAS PENDUKUNG JALAN STUDI KASUS JALAN DURI-PEKANBARU KM 30-31 KECAMATAN MINAS KABUPATEN SIAK
View through CrossRef
Ruas jalan Duri - Pekanbaru KM 30-31 merupakan ruas jalan nasional dengan kondisi geometrik yang mempunyai jalur yang menikung dan perkerasan jalan ini mulai mengalami kerusakan akibat beban lalu lintas sehingga pada ruas jalan ini mempunyai resiko rawan terjadi kecelakaan dan melintasi sekolah yang memiliki Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Berdasarkan peraturan menteri pekerjaan umum no13 /PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan jalan. maka perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin maupun berkala agar kerusakan kontruksi jalan beserta bangunan pelengkap dan fasilitas pendukungnya sejak dini. Tanggung jawab pembinaan jalan nasional berada pada pemerintah pusat (Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum) dengan menggunakan dana APBN. Bertitik tolak pada kondisi tersebut maka dirasa perlu untuk mengidentifikasi permasalahan pada kontruksi jalan, bangunan pelengkap dan fasilitas pendukung lainnya pada ruas jalan Duri - Pekanbaru KM 30-31. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan pengumpulan data sekunder untuk memperoleh data penelitian menggunakan metode survey langsung, studi literature dan wawancara yang bertujuan untuk mengetahui permasalahan kontruksi jalan beserta bangunan pelengkap kontruksi jalan sepanjang Ruas jalan jalan Duri - Pekanbaru KM 30-31 dan solusi metode pemeliharaan dan perbaikan yang efektif dan efisien. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapatnya kerusakan kontruksi jalan berupa lubang dan alur sebesar 0,8 %, hampir disepanjang jalan tersebut belum mempunyai drainase yang memadai dan drainase yang ada sebanyak 20% mengalami pendangkalan oleh tanah, sampah dan ditutupi oleh rerumputan, kondisi bahu jalan mengalami kerusakan sebesar 1,85 % akibat tergenangnya air dan banyaknya mobil bermuatan lebih yang sengaja parkir dibahu jalan. sebanyak 0,05% rambu jalan mengalami kerusakan dan sebanyak 45% Patok Pengarah dan rambu jalan tertutupi oleh rerumputan, dan kondisi marka ZoSS dan Marka jalan sebesar 17% telah memudar.
Title: IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PADA KONTRUKSI JALAN, BANGUNAN PELENGKAP DAN FASILITAS PENDUKUNG JALAN STUDI KASUS JALAN DURI-PEKANBARU KM 30-31 KECAMATAN MINAS KABUPATEN SIAK
Description:
Ruas jalan Duri - Pekanbaru KM 30-31 merupakan ruas jalan nasional dengan kondisi geometrik yang mempunyai jalur yang menikung dan perkerasan jalan ini mulai mengalami kerusakan akibat beban lalu lintas sehingga pada ruas jalan ini mempunyai resiko rawan terjadi kecelakaan dan melintasi sekolah yang memiliki Zona Selamat Sekolah (ZoSS).
Berdasarkan peraturan menteri pekerjaan umum no13 /PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan jalan.
maka perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin maupun berkala agar kerusakan kontruksi jalan beserta bangunan pelengkap dan fasilitas pendukungnya sejak dini.
Tanggung jawab pembinaan jalan nasional berada pada pemerintah pusat (Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum) dengan menggunakan dana APBN.
Bertitik tolak pada kondisi tersebut maka dirasa perlu untuk mengidentifikasi permasalahan pada kontruksi jalan, bangunan pelengkap dan fasilitas pendukung lainnya pada ruas jalan Duri - Pekanbaru KM 30-31.
Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan pengumpulan data sekunder untuk memperoleh data penelitian menggunakan metode survey langsung, studi literature dan wawancara yang bertujuan untuk mengetahui permasalahan kontruksi jalan beserta bangunan pelengkap kontruksi jalan sepanjang Ruas jalan jalan Duri - Pekanbaru KM 30-31 dan solusi metode pemeliharaan dan perbaikan yang efektif dan efisien.
Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapatnya kerusakan kontruksi jalan berupa lubang dan alur sebesar 0,8 %, hampir disepanjang jalan tersebut belum mempunyai drainase yang memadai dan drainase yang ada sebanyak 20% mengalami pendangkalan oleh tanah, sampah dan ditutupi oleh rerumputan, kondisi bahu jalan mengalami kerusakan sebesar 1,85 % akibat tergenangnya air dan banyaknya mobil bermuatan lebih yang sengaja parkir dibahu jalan.
sebanyak 0,05% rambu jalan mengalami kerusakan dan sebanyak 45% Patok Pengarah dan rambu jalan tertutupi oleh rerumputan, dan kondisi marka ZoSS dan Marka jalan sebesar 17% telah memudar.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Aplikasi Peninggalan Sejarah Kerajaan Siak Sri Indrapura di Kabupaten Siak Berbasis Android
Aplikasi Peninggalan Sejarah Kerajaan Siak Sri Indrapura di Kabupaten Siak Berbasis Android
Riau merupakan provinsi yang kaya akan sejarah, banyak terdapat bangunan-bangunan peninggalan bersejarah, salah satunya adalah Istana Siak Sri Indrapura yang biasa dikenal sebagai ...
Makna Motif dan Sejarah Tenun Siak
Makna Motif dan Sejarah Tenun Siak
Tenun Siak pertama kali dikenalkan di kerajaan Siak oleh Wan Binti Karim seorang pengrajin dari kerajaan Trengganu Malaysia atas utasan Sultan Sayid Ali. Dari sinilah awal mula ten...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
Pengaruh Perilaku Pemberdayaan Kepemimpinan Terhadap Kesejahteraan Guru Dengan Resiliensi Sebagai Mediasi
Pengaruh Perilaku Pemberdayaan Kepemimpinan Terhadap Kesejahteraan Guru Dengan Resiliensi Sebagai Mediasi
Penelitian ini dilaksanakan pada Guru di SMPN 1 Siak, SMPN 2 Siak, SMPN 3 Siak, SMPN 4 Siak di Kecamatan Siak Kabupaten Siak dengan tujuan menguji hubungan yang signifikan antara p...
Makna Filosofi Spasial Horizontal dan Vertikal Rumah Tradisional Duri Di Kabupaten Enrekang
Makna Filosofi Spasial Horizontal dan Vertikal Rumah Tradisional Duri Di Kabupaten Enrekang
Rumah tradisional Duri berada di kawasan Duri Kompleks Kabupaten Enrekang. Secara visual bentuk rumah tradisional Duri terkesan rumah yang sangat besar, hal ini dikarenakan penggun...

