Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ELEMEN PENYEBAB SERTA SEBARAN KAWASAN RAWAN BANJIR DI KELURAHAN KEPUTIH SURABAYA

View through CrossRef
Kelurahan Keputih termasuk dalam salah satu Kelurahan  di Kecamatan Sukolilo dengan luasan wilayah sebesar 14,40 Km2 yang sering mengalami genangan air pada saat musim hujan. Hal ini terjadi karena tingginya perubahan tata guna lahan pada kawasan tersebut. Pembangunan infrastruktur yang cukup pesat pada Kelurahan Keputih telah mengurangi daerah resapan air yang ada, selain itu kondisi drainase yang kurang memadai akibat adanya sedimentasi pada saluran yang masih alami.Tujuan dari analisis ini guna mengetahui persebaran kawasan rawan banjir di Kelurahan Keputih dan faktor – faktor yang menyebabkan banjir itu terjadi. Metode yang di gunakan pada analisis ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan Teknik analisis factor dan system overlay union GIS. Hasil penelitian pada rumusan masalah pertama yaitu terdapat 4 kelompok faktor yaitu kepadatan penduduk dapat menyebabkan banjir, lebar dan kedalaman saluran air mempengaruhi aliran air, adalah lama waktu hujan dapat menyebabkan banjir dan pembuangan sampah sembarangan menyebabkan banjir. Hasil analisis overlay union diketahui bahwa persebaran kawasan rawan banjir pada Kelurahan Keputih yang memiliki 4 klasifikasi banjir yaitu tidak rawan 3,21 Ha, cukup rawan 34,85 Ha, rawan 148,45 Ha dan sangat rawan 104,05 Ha. Kawasan sangat rawan adalah Kelurahan Sukolilo bagian timur mendekati kawasan tambak
Title: ELEMEN PENYEBAB SERTA SEBARAN KAWASAN RAWAN BANJIR DI KELURAHAN KEPUTIH SURABAYA
Description:
Kelurahan Keputih termasuk dalam salah satu Kelurahan  di Kecamatan Sukolilo dengan luasan wilayah sebesar 14,40 Km2 yang sering mengalami genangan air pada saat musim hujan.
Hal ini terjadi karena tingginya perubahan tata guna lahan pada kawasan tersebut.
Pembangunan infrastruktur yang cukup pesat pada Kelurahan Keputih telah mengurangi daerah resapan air yang ada, selain itu kondisi drainase yang kurang memadai akibat adanya sedimentasi pada saluran yang masih alami.
Tujuan dari analisis ini guna mengetahui persebaran kawasan rawan banjir di Kelurahan Keputih dan faktor – faktor yang menyebabkan banjir itu terjadi.
Metode yang di gunakan pada analisis ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan Teknik analisis factor dan system overlay union GIS.
Hasil penelitian pada rumusan masalah pertama yaitu terdapat 4 kelompok faktor yaitu kepadatan penduduk dapat menyebabkan banjir, lebar dan kedalaman saluran air mempengaruhi aliran air, adalah lama waktu hujan dapat menyebabkan banjir dan pembuangan sampah sembarangan menyebabkan banjir.
Hasil analisis overlay union diketahui bahwa persebaran kawasan rawan banjir pada Kelurahan Keputih yang memiliki 4 klasifikasi banjir yaitu tidak rawan 3,21 Ha, cukup rawan 34,85 Ha, rawan 148,45 Ha dan sangat rawan 104,05 Ha.
Kawasan sangat rawan adalah Kelurahan Sukolilo bagian timur mendekati kawasan tambak.

Related Results

Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Batang Tambuo adalah sebuah sungai yang mengalir melewati di Kecamatan Aur Birugo, Kota Bukittinggi. Daerah Aliran Sungai Batang (DAS) Tambuo ini sering kali mengalami banjir. Musi...
RELOKASI PENDUDUK TERDAMPAK BANJIR/ROB DI KOTA SEMARANG
RELOKASI PENDUDUK TERDAMPAK BANJIR/ROB DI KOTA SEMARANG
<p class="JudulABSInd"><strong>ABSTRAK</strong></p><p class="abstrak">Kota Semarang sering dilanda banjir, baik banjir harian akibat rob ataupun banji...
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
ABSTRACT The Maen Village, Minahasa Utara Regency, Province of North Sulawesi, is located adjacent to the sea and on the confluence of three rivers namely Maen Besar River, Maen Ke...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
Kearifan Lokal “Ngaha Aina Ngoho“ dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kawasan Rawan Bencana Banjir di Kabupaten Bima
Kearifan Lokal “Ngaha Aina Ngoho“ dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kawasan Rawan Bencana Banjir di Kabupaten Bima
Kabupaten Bima mempunyai tingkat kerusakan lahan paling tinggi di provinsi NTB, Permasalahan saat ini di Kabupaten Bima adalah pemanfaatkan kawasan hutan sebagai ladang pertanian k...

Back to Top