Javascript must be enabled to continue!
Avodah: Perspektif Alkitab tentang pekerjaan dan pelayanan
View through CrossRef
AbstractFrom a church perspective, work and ministry are often considered two different and contradictory things that cannot be combined. The difference in seeing work and ministry as secular and sacred gives rise to many crises, debates and controversies in church life. Therefore, to address this, research efforts were made on these two things in the context of the term avodah as seen from a Biblical perspective and as the focus of research. In carrying out this research, qualitative methods were used with a literature study approach and inductive analysis to collect, analyze and validate data. Hebrew Terminology avodah is a comprehensive perspective with a unified, compound meaning, namely work, service and worship; and at the same time multi-application where these three meanings are applied. Avodah is a perspective where service and work are worship and a form of worship that is continuously carried out in the lives of believers. Avodah with the meaning of work, service and worship was deliberately designed by God to cover aspects of the spirit, soul and body in human life. The idea of Avodah also shows that service and work as a form of worship and worship are tools that can transform the lives of believers to become like and in the image of God.Key words: Avodah, Work, Worship, Ministry, Be-VocationalAbstrakDalam perspektif gereja pekerjaan dan pelayanan seringkali dianggap dua hal yang berbeda dan bertolak belakang sehingga tidak dapat disatukan. Perbedaan dalam melihat pekerjaan dan pelayanan sebagai yang sekuler dan yang sakral menimbulkan banyak krisis, perdebatan dan kontroversi dalam kehidupan bergereja. Karena itu, untuk menyikapi hal ini dilakukan upaya penelitian tentang kedua hal ini dalam konteks terminolgi avodah sebagaiman dilihat dalam perspektif Alkitab dan sebagai fokus penelitian. Dalam pelaksanaan penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis induktif guna mengumpulkan, menganalisa dan mengabsahkan data. Terminology Ibrani avodah merupakan sebuah perspektif yang komprehensif dengan memiliki satu kesatuan arti yang majemuk yaitu pekerjaan, pelayanan dan penyembahan; dan sekaligus multi aplikasi dimana ketiga makna tersebut diterapkan. Avodah merupakan perspektif dimana pelayanan dan pekerjaan merupakan sebuah penyembahan dan bentuk ibadah yang terus menerus dilaksanakan dalam kehiduapn orang percaya. Avodah dengan pengertian pekerjaan, pelayanan dan penyembahan sengaja dirancang Allah untuk melingkupi aspek roh, jiwa dan tubuh dalam kehidupan manusia. Gagasan Avodah juga menunjukkan bahwa pelayanan dan pekerjaan sebagai bentuk penyembahan dan ibadah merupakan alat yang sedemikian rupa dapat mentransformasi kehidupan orang percaya untuk menjadi serupa dan segambar dengan Allah.Kata kunci: Avodah, Kerja, Ibadah, Pelayanan, Bivokasi
Title: Avodah: Perspektif Alkitab tentang pekerjaan dan pelayanan
Description:
AbstractFrom a church perspective, work and ministry are often considered two different and contradictory things that cannot be combined.
The difference in seeing work and ministry as secular and sacred gives rise to many crises, debates and controversies in church life.
Therefore, to address this, research efforts were made on these two things in the context of the term avodah as seen from a Biblical perspective and as the focus of research.
In carrying out this research, qualitative methods were used with a literature study approach and inductive analysis to collect, analyze and validate data.
Hebrew Terminology avodah is a comprehensive perspective with a unified, compound meaning, namely work, service and worship; and at the same time multi-application where these three meanings are applied.
Avodah is a perspective where service and work are worship and a form of worship that is continuously carried out in the lives of believers.
Avodah with the meaning of work, service and worship was deliberately designed by God to cover aspects of the spirit, soul and body in human life.
The idea of Avodah also shows that service and work as a form of worship and worship are tools that can transform the lives of believers to become like and in the image of God.
Key words: Avodah, Work, Worship, Ministry, Be-VocationalAbstrakDalam perspektif gereja pekerjaan dan pelayanan seringkali dianggap dua hal yang berbeda dan bertolak belakang sehingga tidak dapat disatukan.
Perbedaan dalam melihat pekerjaan dan pelayanan sebagai yang sekuler dan yang sakral menimbulkan banyak krisis, perdebatan dan kontroversi dalam kehidupan bergereja.
Karena itu, untuk menyikapi hal ini dilakukan upaya penelitian tentang kedua hal ini dalam konteks terminolgi avodah sebagaiman dilihat dalam perspektif Alkitab dan sebagai fokus penelitian.
Dalam pelaksanaan penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis induktif guna mengumpulkan, menganalisa dan mengabsahkan data.
Terminology Ibrani avodah merupakan sebuah perspektif yang komprehensif dengan memiliki satu kesatuan arti yang majemuk yaitu pekerjaan, pelayanan dan penyembahan; dan sekaligus multi aplikasi dimana ketiga makna tersebut diterapkan.
Avodah merupakan perspektif dimana pelayanan dan pekerjaan merupakan sebuah penyembahan dan bentuk ibadah yang terus menerus dilaksanakan dalam kehiduapn orang percaya.
Avodah dengan pengertian pekerjaan, pelayanan dan penyembahan sengaja dirancang Allah untuk melingkupi aspek roh, jiwa dan tubuh dalam kehidupan manusia.
Gagasan Avodah juga menunjukkan bahwa pelayanan dan pekerjaan sebagai bentuk penyembahan dan ibadah merupakan alat yang sedemikian rupa dapat mentransformasi kehidupan orang percaya untuk menjadi serupa dan segambar dengan Allah.
Kata kunci: Avodah, Kerja, Ibadah, Pelayanan, Bivokasi.
Related Results
Tractate Avodah Zarah (in the Talmud)
Tractate Avodah Zarah (in the Talmud)
“Avodah Zarah” literally means “strange worship,” the worship of deities other than the God of Israel. The term has also been translated accurately (albeit nonliterally) as “forbid...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ABSTRAKLatar Belakang : Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan (Continuity of care/ CoC), yang bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, yang diberika...
Konsekuensi Menolak Ineransi Alkitab
Konsekuensi Menolak Ineransi Alkitab
The inerrancy of the Bible relates to the Bible as the Word of God which is free from error in its entirety. The Bible is a life guide for Christians that is useful for teaching, r...
MEMBANGUN DISIPLIN ROHANI SISWA MELALUI MEMBACA DAN MENGHAFAL ALKITAB
MEMBANGUN DISIPLIN ROHANI SISWA MELALUI MEMBACA DAN MENGHAFAL ALKITAB
Alkitab memberi kita makanan rohani dalam kehidupan Kristen. Nutrisi rohani ini hanya dapat disediakan oleh Firman Tuhan, sama seperti tubuh jasmani kita yang membutuhkan makanan ...
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
Abstract: The Bible is the holy book of Christians. In the academic field of theology, the Bible is the main capital of the book which is the subject that must be learned. Learn th...
Pembangunan Alternatif Ontologi Alkitab
Pembangunan Alternatif Ontologi Alkitab
Layanan teks Alkitab dalam format digital saat ini masih terus dikembangkan dan dimanfaatkan dengan berbagai latar belakang kebutuhan. Salah satu kebutuhan penting yang dapat dised...

