Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Memahami moderasi beragama dalam teologi kontemporer berdasarkan transformasi pesan misi Paulus

View through CrossRef
ABSTRACTThe study of Paul's mission messages on religious moderation is crucial in navigating global challenges such as religious extremism, religious-based conflict, and restoring peace in a multicultural society. This paper analyzes how the values championed by Paul, such as tolerance, love, interfaith dialogue, and unity in Christ, can be interpreted and applied in a complex contemporary context. Paul's teachings serve as a strong moral foundation for developing an inclusive, respectful, and open approach to religious diversity. This study uses a library method, which is an activity that is closely related to data collection by analyzing data or information to obtain accurate search results. Library sources aim to collect data and information needed by the author from various sources, for example through books, journals, and other sources that are in accordance with the topic of discussion. This study explores the potential of values in reducing interfaith tensions, promoting constructive dialogue, and building a solid foundation for sustainable peace. Keywords: Paul's Mission, Religious moderation, Religious extremism, Religious-based conflict. ABSTRAKKajian terhadap pesan-pesan misi Paulus tentang moderasi beragama menjadi krusial dalam menavigasi tantangan global seperti ekstremisme agama, konflik berbasis agama, dan pemulihan perdamaian di tengah masyarakat multikultural. Tulisan ini menganalisis bagaimana nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Paulus, seperti toleransi, kasih, dialog antaragama, dan persatuan dalam Kristus, dapat diinterpretasikan dan diterapkan dalam konteks kontemporer yang kompleks. Ajaran-ajaran Paulus menjadi fondasi moral yang kuat untuk mengembangkan pendekatan yang inklusif, saling menghormati, dan terbuka terhadap keragaman agama. Penelitian ini mengunakan metode kepustakaan, yaitu suatu kegiatan yang berkaitan erat dengan pengumpulan data dengan cara menganalisis data atau informasi untuk mendapatkan hasil pencarian yang akurat. Sumber perpustakaan bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan penulis dari berbagai sumber, misalnya melalui buku, jurnal, dan sumber lain yang sesuai dengan topik pembahas. Penelitian ini mengeksplorasi potensi nilai-nilai dalam mengurangi ketegangan antaragama, mempromosikan dialog yang konstruktif, serta membangun fondasi yang kokoh untuk perdamaian yang berkelanjutan.Kata kunci: Misi Paulus, Moderasi beragama, Ekstremisme agama, Konflik berbasis agama.
Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta
Title: Memahami moderasi beragama dalam teologi kontemporer berdasarkan transformasi pesan misi Paulus
Description:
ABSTRACTThe study of Paul's mission messages on religious moderation is crucial in navigating global challenges such as religious extremism, religious-based conflict, and restoring peace in a multicultural society.
This paper analyzes how the values championed by Paul, such as tolerance, love, interfaith dialogue, and unity in Christ, can be interpreted and applied in a complex contemporary context.
Paul's teachings serve as a strong moral foundation for developing an inclusive, respectful, and open approach to religious diversity.
This study uses a library method, which is an activity that is closely related to data collection by analyzing data or information to obtain accurate search results.
Library sources aim to collect data and information needed by the author from various sources, for example through books, journals, and other sources that are in accordance with the topic of discussion.
This study explores the potential of values in reducing interfaith tensions, promoting constructive dialogue, and building a solid foundation for sustainable peace.
 Keywords: Paul's Mission, Religious moderation, Religious extremism, Religious-based conflict.
 ABSTRAKKajian terhadap pesan-pesan misi Paulus tentang moderasi beragama menjadi krusial dalam menavigasi tantangan global seperti ekstremisme agama, konflik berbasis agama, dan pemulihan perdamaian di tengah masyarakat multikultural.
Tulisan ini menganalisis bagaimana nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Paulus, seperti toleransi, kasih, dialog antaragama, dan persatuan dalam Kristus, dapat diinterpretasikan dan diterapkan dalam konteks kontemporer yang kompleks.
Ajaran-ajaran Paulus menjadi fondasi moral yang kuat untuk mengembangkan pendekatan yang inklusif, saling menghormati, dan terbuka terhadap keragaman agama.
Penelitian ini mengunakan metode kepustakaan, yaitu suatu kegiatan yang berkaitan erat dengan pengumpulan data dengan cara menganalisis data atau informasi untuk mendapatkan hasil pencarian yang akurat.
Sumber perpustakaan bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan penulis dari berbagai sumber, misalnya melalui buku, jurnal, dan sumber lain yang sesuai dengan topik pembahas.
Penelitian ini mengeksplorasi potensi nilai-nilai dalam mengurangi ketegangan antaragama, mempromosikan dialog yang konstruktif, serta membangun fondasi yang kokoh untuk perdamaian yang berkelanjutan.
Kata kunci: Misi Paulus, Moderasi beragama, Ekstremisme agama, Konflik berbasis agama.

Related Results

Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
The Indonesian state has religious pluralism, therefore an effort is needed to maintain inter-religious harmony. One of them is through religious moderation. The principle of relig...
PERAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM PROSES DERADIKALISASI DAN MODERASI DI KOTA SURAKARTA
PERAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM PROSES DERADIKALISASI DAN MODERASI DI KOTA SURAKARTA
Masyarakat Kota Surakarta sangat majemuk dan multikultur, sering terjadi Radikalisme di Kota Surakarta yang menimbulkan ketegangan dan konflik antar kelompok. Tujuan penelitian ini...
FENOMENA INTOLERANSI BERAGAMA PADA LINGKUNGAN MAHASISWA INDONESIA
FENOMENA INTOLERANSI BERAGAMA PADA LINGKUNGAN MAHASISWA INDONESIA
Indonesai merupakan sebuah negara kepulauan yang masyarakatnya memiliki beraneka ragam budaya meliputi perbedaan budaya, agama, ras, bahasa, suku, tradisi, dan lain-lain...
Moderasi Beragama melalui Peran Guru Beragama Hindu di Pondok Pesantren Bali Bina Insani
Moderasi Beragama melalui Peran Guru Beragama Hindu di Pondok Pesantren Bali Bina Insani
Abstrak: Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan keislaman umumnya hanya melibatkan umat muslim, akan tetapi berbeda dengan Pondok Pesantren Bali Bina Insani yang mengimplement...
Dampak Pendidikan Dalam Bingkai Moderasi Beragama Ditinjau Dari Perspektif Agama Kristen
Dampak Pendidikan Dalam Bingkai Moderasi Beragama Ditinjau Dari Perspektif Agama Kristen
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami peran pendidikan dalam mengembalikan makna dalam bingkai moderasi beragama dengan fokus pada promosi inklusifitas, toleransi, d...
Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi
Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi
Banyak isu dan aksi yang mencerminkan perilaku terorisme, ekstremisme, radikalisme, intoleransi, paham takfiri (senang khawatir), dan klaim kebenaran sepihak, dan sebagainya. Hal i...
Pendekatan Dakwah Al-Hikmah Dalam menumbuhkan sikap Moderasi Beragama
Pendekatan Dakwah Al-Hikmah Dalam menumbuhkan sikap Moderasi Beragama
Keberagaman dalam beragama merupakan sebuah kenyataan yang tidak dapat dihindari. Banyaknya perbedaan pendapat antara pemeluk agama yang satu dengan yang lain sering menimbulkan pe...

Back to Top