Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Efisiensi Dan Produktivitas Perusahaan Manufaktur Dengan Sistem Just In Time
View through CrossRef
Kekuatan perusahaan manufaktur dapat diukur dari efisiensi dan produktivitas pada sistem produksi. Sistem produksi yang efisien dan produktif akan menghasilkan produk yang berkualitas. Perusahaan manufaktur akan berusaha meningkatkan produktivitasnya untuk dapat bersaing dan berkompetisi mendapatkan pasar untuk mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin dengan memingkatkan kualitas produk dan meminimalkan biaya yang dikeluarkan. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan dengan penerapan sistem Just In Time (JIT). Tujuan penerapan Just In Time adalah meningkatkan produktivitas dengan mengurangi berbagai aktivitas yang tidak memberi nilai tambah bagi produk. Just In Time juga mengharuskan perusahaan meningkatkan kualitas barang yang diproduksi, perusahaan juga harus memperhatikan jenis dan mutu dari material yang digunakan pada proses produksi, mutu peralatan, dan mutu karyawan. Dari hasil penelitian terdahulu tentang penerapan sistem Just In Time yang dijelaskan pada Paper ini memberikan pengetahuan bahwa sistem Just In Time dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Agar peenrapan sistem Just In Time berjalan dengan efektif dan efisien, kegiatan yang harus dilakukan perusahaan diantaranya : (1) Mengadakan pelatihan pada semua karyawan yang berada di perusahaan tentang konsep dasar sistem Just In Time; (2) Menjadikan kualitas produk sebagai prioritas, namun tetap mementingkan efisiensi ; (3) Memperhatikan persediaan yang dimiliki perusahaan dengan jumlah sedikit mungkin ; (4) Jumlah pemasok yang dimiliki perusahaan harus sedikit dan memilih pemasok yang lokasinya dekat dengan perusahaan serta mengurangi pemasok yang lokasinya jauh karena adanya permintaan yang berfluktuasi dapat mempengaruhi jalannya proses produksi; (5) Menjalin kerjasama yang baik dengan pemasok dengan cara mengadakan kontrak jangka panjang ; (6) perusahaan harus mempertahankan kebijakan penerapan sistem Just In Time yang telah dijalankan perusahaan ; (7) Penjadwalan yang baik untuk meningkatkan kemampuan memenuhi pesanan pelanggan, menurunkan persediaan dan mengurangi barang dalam proses; (8) mengatur layout ruang produksi atau pabrik untuk proses produksi yang berurutan dan lebih singkat.
Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Title: Peningkatan Efisiensi Dan Produktivitas Perusahaan Manufaktur Dengan Sistem Just In Time
Description:
Kekuatan perusahaan manufaktur dapat diukur dari efisiensi dan produktivitas pada sistem produksi.
Sistem produksi yang efisien dan produktif akan menghasilkan produk yang berkualitas.
Perusahaan manufaktur akan berusaha meningkatkan produktivitasnya untuk dapat bersaing dan berkompetisi mendapatkan pasar untuk mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin dengan memingkatkan kualitas produk dan meminimalkan biaya yang dikeluarkan.
Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan dengan penerapan sistem Just In Time (JIT).
Tujuan penerapan Just In Time adalah meningkatkan produktivitas dengan mengurangi berbagai aktivitas yang tidak memberi nilai tambah bagi produk.
Just In Time juga mengharuskan perusahaan meningkatkan kualitas barang yang diproduksi, perusahaan juga harus memperhatikan jenis dan mutu dari material yang digunakan pada proses produksi, mutu peralatan, dan mutu karyawan.
Dari hasil penelitian terdahulu tentang penerapan sistem Just In Time yang dijelaskan pada Paper ini memberikan pengetahuan bahwa sistem Just In Time dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan.
Agar peenrapan sistem Just In Time berjalan dengan efektif dan efisien, kegiatan yang harus dilakukan perusahaan diantaranya : (1) Mengadakan pelatihan pada semua karyawan yang berada di perusahaan tentang konsep dasar sistem Just In Time; (2) Menjadikan kualitas produk sebagai prioritas, namun tetap mementingkan efisiensi ; (3) Memperhatikan persediaan yang dimiliki perusahaan dengan jumlah sedikit mungkin ; (4) Jumlah pemasok yang dimiliki perusahaan harus sedikit dan memilih pemasok yang lokasinya dekat dengan perusahaan serta mengurangi pemasok yang lokasinya jauh karena adanya permintaan yang berfluktuasi dapat mempengaruhi jalannya proses produksi; (5) Menjalin kerjasama yang baik dengan pemasok dengan cara mengadakan kontrak jangka panjang ; (6) perusahaan harus mempertahankan kebijakan penerapan sistem Just In Time yang telah dijalankan perusahaan ; (7) Penjadwalan yang baik untuk meningkatkan kemampuan memenuhi pesanan pelanggan, menurunkan persediaan dan mengurangi barang dalam proses; (8) mengatur layout ruang produksi atau pabrik untuk proses produksi yang berurutan dan lebih singkat.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Optimasi produktivitas bulldozer pada kegiatan penumpukan batubara di Stockpile K3 PT Adaro Indonesia
Optimasi produktivitas bulldozer pada kegiatan penumpukan batubara di Stockpile K3 PT Adaro Indonesia
Pada area stockpile PT Adaro Indonesia Site Kelanis, untuk menunjang kegiatan penumpukan batubara dan mendukung proses pengapalan batubara diperlukan peran alat berat yaitu bulldoz...
SISTEM PRODUKSI SANDAL SANDRIA TASIKMALAYA
SISTEM PRODUKSI SANDAL SANDRIA TASIKMALAYA
Kemajuan teknologi yang serba cepat dari akhir abad ke-20 dan pembukaan pasar di seluruh dunia melalui berbagai perjanjian perdagangan memotivasi perusahaan-perusahaan untuk melunc...
Analisa Produktivitas Mesin Kerupuk Kentang Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Analisa Produktivitas Mesin Kerupuk Kentang Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Pengukuran produktivitas memegang peranan yang sangat penting dalam mengevaluasi dan menentukan strategi lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat produktivitas. Penelitian ini bertu...
Perencanaan Peningkatan Produktivitas Dengan Menggunakan Metode American Productivity Center (APC) Pada PD ABC
Perencanaan Peningkatan Produktivitas Dengan Menggunakan Metode American Productivity Center (APC) Pada PD ABC
PD ABC merupakan UMKM di bidang manufaktur garmen yang memproduksi jaket. Perusahaan menghadapi tantangan berupa penurunan produktivitas dan tidak tercapainya target produksi. Pene...
SISTEM INFORMASI E-ARSIP BERBASIS WEB
SISTEM INFORMASI E-ARSIP BERBASIS WEB
Dengan adanya suatu perkembangan Teknologi yang merupakan suatu bagian yang tidak terpisahkan dari peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kualitas hidup dan yang lainnya. Intern...

