Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU MENJADI KRIPIK BALADO DI UMKM DESA TUREKISA KABUPATEN NGADA

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ubi kayu menjadi produk olahan kripik balado pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Turekisa, Kabupaten Ngada. Ubi kayu merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila diolah menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif deskriptif dana analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung, observasi proses produksi, dan dokumentasi pada UMKM pengolah kripik balado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ubi kayu menjadi kripik balado memberikan nilai tambah yang signifikan. Nilai tambah yang diperoleh mencapai 42,592% dari nilai penjualan akhir. Kesimpulannya, pengolahan ubi kayu menjadi kripik balado merupakan alternatif strategis untuk meningkatkan pendapatan UMKM serta memberdayakan potensi lokal di Desa Turekisa. Diperlukan dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan, bantuan peralatan, dan akses pasar untuk meningkatkan skala produksi dan daya saing produk. Kata Kunci: Nilai tambah, ubi kayu, kripik balado, UMKM, Desa Turekisa
Title: ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU MENJADI KRIPIK BALADO DI UMKM DESA TUREKISA KABUPATEN NGADA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ubi kayu menjadi produk olahan kripik balado pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Turekisa, Kabupaten Ngada.
Ubi kayu merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila diolah menjadi produk bernilai jual lebih tinggi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif deskriptif dana analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami.
Data dikumpulkan melalui wawancara langsung, observasi proses produksi, dan dokumentasi pada UMKM pengolah kripik balado.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ubi kayu menjadi kripik balado memberikan nilai tambah yang signifikan.
Nilai tambah yang diperoleh mencapai 42,592% dari nilai penjualan akhir.
Kesimpulannya, pengolahan ubi kayu menjadi kripik balado merupakan alternatif strategis untuk meningkatkan pendapatan UMKM serta memberdayakan potensi lokal di Desa Turekisa.
Diperlukan dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan, bantuan peralatan, dan akses pasar untuk meningkatkan skala produksi dan daya saing produk.
Kata Kunci: Nilai tambah, ubi kayu, kripik balado, UMKM, Desa Turekisa.

Related Results

Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Ubi Kayu Di Kabupaten Wonogiri
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Ubi Kayu Di Kabupaten Wonogiri
Ubi kayu merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki banyak kegunaan baik dalam pemenuhan konsumsi serta produksi bagi industri berbahan baku ubi kayu. Kabupaten Wonogir...
Analisis Nilai Tambah Ubi Kayu sebagai Bahan Baku Keripik di UD. Sinar Gemilang Desa Bobol Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro
Analisis Nilai Tambah Ubi Kayu sebagai Bahan Baku Keripik di UD. Sinar Gemilang Desa Bobol Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro
Ubi kayu merupakan salah satu produk pertanian yang berpotensi cukup besar untuk dikembangkan. Ubi kayu mempunyai manfaat yang bermacam-macam dan secara ekonomi mampu mengentas kem...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS EKONOMI PEMANFAATAN KULIT UBI KAYU FERMENTASI TAKAKURA PADA TERNAK KELINCI NEW ZEALAND WHITE JANTAN
ANALISIS EKONOMI PEMANFAATAN KULIT UBI KAYU FERMENTASI TAKAKURA PADA TERNAK KELINCI NEW ZEALAND WHITE JANTAN
Kulit ubi kayu sangat berpotensi dimanfaatkan menjadi pakan dalam rangka pengembangan ternak potensialterutama kelinci. Setiap kilogram ubi kayu dapat menghasilkan 15–20 % kulit um...
ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU SEBAGAI BAHAN BAKU KERIPIK SINGKONG DI DESA NAGORI DOLOK KECAMATAN SILOUKAHEAN
ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU SEBAGAI BAHAN BAKU KERIPIK SINGKONG DI DESA NAGORI DOLOK KECAMATAN SILOUKAHEAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai tambah ubi sebagai bahan baku keripik singkong oleh pengusaha sekaligus petani dan pengusaha bukan petani. Penelitian...
P PERAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN KABUPATEN NGADA
P PERAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN KABUPATEN NGADA
Salah satu sektor penyumbang nilai tambah terbesar dalam pembentukan PDRB adalah sektor pertanian. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor handal dan sangat tahan terhadap kri...
JARINGAN POLITIK DPD II PARTAI GOLONGAN KARYA NGADA PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2024 DI KABUPATEN NGADA
JARINGAN POLITIK DPD II PARTAI GOLONGAN KARYA NGADA PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2024 DI KABUPATEN NGADA
Penelitian ini berjudul Jaringan Politik DPD II Partai Golongan Karya Ngada Pada Pemilihan Umum Legislatif 2024 Di Kabupaten Ngada. Rumusan masalah dalam penulisan penelitian ini a...

Back to Top