Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMANDU ACARA INFOTAINMENT PADA SISWA SMP

View through CrossRef
Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audiovisual terhadap kemampuan memandu acara infotainment siswa kelas VIII SMP Daya Cipta Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian post-test only control group design. Instrumen yang digunakan untuk menyaraing data adalah tes unjuk kerja.Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji “t”.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memandu acara infotainment dengan menggunakan media pembelajaran audiovisual dan pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata 78,5 sedangkan kemampuan siswa dalam memandu acara infotainment dengan menggunakan pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori cukupdengan nilai rata-rata 67,76. Dari hasil pengujian hipotesis diketahui bahwa thit> ttab(4,73>2,002) sehingga dalam penelitian ini H0 ditolak sekaligus menerima Ha. Kemampuan memandu acara infotainment yang diajarkan di kelas VIII Terpadu dengan menggunakan mediapembelajaran audiovisual dan pembelajaran konvensional lebih berpengaruh baik dibandingkan kemampuan memandu acara infotainment di kelas VIII-1 dengan pembelajaran konvensional.
Title: PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMANDU ACARA INFOTAINMENT PADA SISWA SMP
Description:
Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audiovisual terhadap kemampuan memandu acara infotainment siswa kelas VIII SMP Daya Cipta Medan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian post-test only control group design.
Instrumen yang digunakan untuk menyaraing data adalah tes unjuk kerja.
Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji “t”.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memandu acara infotainment dengan menggunakan media pembelajaran audiovisual dan pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata 78,5 sedangkan kemampuan siswa dalam memandu acara infotainment dengan menggunakan pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori cukupdengan nilai rata-rata 67,76.
Dari hasil pengujian hipotesis diketahui bahwa thit> ttab(4,73>2,002) sehingga dalam penelitian ini H0 ditolak sekaligus menerima Ha.
Kemampuan memandu acara infotainment yang diajarkan di kelas VIII Terpadu dengan menggunakan mediapembelajaran audiovisual dan pembelajaran konvensional lebih berpengaruh baik dibandingkan kemampuan memandu acara infotainment di kelas VIII-1 dengan pembelajaran konvensional.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Profesi Pekerjaan Infortaiment dalam Perspektif Hukum Islam
Analisis Profesi Pekerjaan Infortaiment dalam Perspektif Hukum Islam
Abstrak: Hingga dewasa ini, fenomena gibah terjadi dalam berbagai bentuk Salah satu bentuknya ialah program infotainment yang disajikan oleh stasiun televisi. Dalam infotainment te...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Melalui Inovasi Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Melalui Inovasi Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing
Pembelajaran merupakan suatu sistem yang terdiri atas berbagai kompnen yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Pendidikan yang demokratis harus mampu menciptakan interaksi a...
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital terhadap kemampuan pemecahan...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menjelaskan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa...
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Aljabar
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Aljabar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal TIMSS materi aljabar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif ...
Efektivitas Penerapan Metode Round Table dan Ekspositori Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Awal
Efektivitas Penerapan Metode Round Table dan Ekspositori Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Awal
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui adakah perbedaan pengaruh antara metode pembelajaran Round Table dengan metode pembelajaran ekspositori terhadap prestasi belajar mate...

Back to Top