Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SISTEM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI SEBUAH RUMAH SAKIT SWASTA DI KUDUS

View through CrossRef
Pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) merupakan hal yang penting dalam program peningkatan keselamatan pasien.Pelaporan insiden dapat membantu menemukan dan menyelesaikan masalah dengan mengaplikasikan metode problem solvingsebagai sebuah pembelajaran (learning).Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sistem pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) di sebuah rumah sakit swasta di Kudus.Penelitian ini adalahpenelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam (in-depth interview)dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan  kepada dua informan utama yaitu kepala Bagian Mutu Akreditasi dan perawat pelaksana yang terkait langsung dengan pelaporan insiden, enam informan penunjang,serta satu informan triangulasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan insiden sudah dilakukan oleh sebuah rumah sakit swasta di Kudus. Struktur organisasi Bagian Mutu Akreditasi dimana terdapat divisimutu klinis. Pedoman dan panduan pelaporan insiden pun sudah dibuat, tetapi petugas dalam struktur organisasi mempunyai peran ganda sehingga uraian tugas tidak dikerjakan secara optimal. Pelaporan insiden di rumah sakit dilakukan ketika terjadi insiden, dengan menggunakan aplikasi SINDEN yang dibuat oleh rumah sakit berdasarkan formulir pelaporan insiden manual yang dikeluarkan oleh Kemenkes.Beberapa jenis insiden yang harus dilaporkan adalah Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), Kejadian Tidak Cedera (KTC), Kondisi Potensial Cedera (KPC) atau Kejadian Nyaris Cedera (KNC) yang menimpa pasien atau keluarga dan pengunjung. Pelaporan insiden dilakukan secara lengkap (100%) dan ketepatan sudah mencapai 90%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaporan insiden sudah dilakukan sesuai alur yang ditetapkan. Terdapat panduan pelaporan insiden yang disahkan oleh direktur. Pelaporan dilakukan oleh orang yang pertama kali menemukan insiden dan ia segera membuat pelaporan dalam kurun waktu 2x24 jam secara online menggunakan program Sinden.  Kata Kunci: Sistem Pelaporan Insiden, Keselamatan Pasien, Organisasi
Title: SISTEM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI SEBUAH RUMAH SAKIT SWASTA DI KUDUS
Description:
Pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) merupakan hal yang penting dalam program peningkatan keselamatan pasien.
Pelaporan insiden dapat membantu menemukan dan menyelesaikan masalah dengan mengaplikasikan metode problem solvingsebagai sebuah pembelajaran (learning).
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sistem pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) di sebuah rumah sakit swasta di Kudus.
Penelitian ini adalahpenelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.
Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam (in-depth interview)dan studi dokumentasi.
Wawancara dilakukan  kepada dua informan utama yaitu kepala Bagian Mutu Akreditasi dan perawat pelaksana yang terkait langsung dengan pelaporan insiden, enam informan penunjang,serta satu informan triangulasi.
Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan insiden sudah dilakukan oleh sebuah rumah sakit swasta di Kudus.
Struktur organisasi Bagian Mutu Akreditasi dimana terdapat divisimutu klinis.
Pedoman dan panduan pelaporan insiden pun sudah dibuat, tetapi petugas dalam struktur organisasi mempunyai peran ganda sehingga uraian tugas tidak dikerjakan secara optimal.
Pelaporan insiden di rumah sakit dilakukan ketika terjadi insiden, dengan menggunakan aplikasi SINDEN yang dibuat oleh rumah sakit berdasarkan formulir pelaporan insiden manual yang dikeluarkan oleh Kemenkes.
Beberapa jenis insiden yang harus dilaporkan adalah Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), Kejadian Tidak Cedera (KTC), Kondisi Potensial Cedera (KPC) atau Kejadian Nyaris Cedera (KNC) yang menimpa pasien atau keluarga dan pengunjung.
Pelaporan insiden dilakukan secara lengkap (100%) dan ketepatan sudah mencapai 90%.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaporan insiden sudah dilakukan sesuai alur yang ditetapkan.
Terdapat panduan pelaporan insiden yang disahkan oleh direktur.
Pelaporan dilakukan oleh orang yang pertama kali menemukan insiden dan ia segera membuat pelaporan dalam kurun waktu 2x24 jam secara online menggunakan program Sinden.
 Kata Kunci: Sistem Pelaporan Insiden, Keselamatan Pasien, Organisasi.

Related Results

ANALISIS PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN : STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA
ANALISIS PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN : STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA
Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) merupakan suatu sistem untuk mendokumentasikan laporan insiden pemulihan, analisis dan solusi untuk pembelajaran. Setiap insiden yang ter...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penerapan keselamatan pada pasien koma
Penerapan keselamatan pada pasien koma
Latar belakang: pasien koma ialah seseorang yang mengalami penurunan kesadaran dibagian otak dalam jangka waktu panjang. Keselamatan pasien koma adalah suatu sistem yang membuat a...
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Latar belakang Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan anal...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DALAM PELAPORAN INSIDEN
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DALAM PELAPORAN INSIDEN
ABSTRAK Program Keselamatan Pasien di rumah sakit Rumah sakit merupakan tempat yang paling kompleks, terdapat ratusan macam obat, ratusan test dan prosedur, dan beragam profesi...
PENGARUH INTERPERSONAL COLABORATION UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN
PENGARUH INTERPERSONAL COLABORATION UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN
ABSTRAK keselamatan pasien merupakan langkah-langkah dalam keselamatan pasien. keselamatan pasien (patien safety) merupakan proses dalam Rumah Sakit dalam memberikan asuhan k...
PENGARUH PELAKSANAAN LANGKAH-LANGKAH KESELAMATAN PASIEN TERHADAP PASIEN
PENGARUH PELAKSANAAN LANGKAH-LANGKAH KESELAMATAN PASIEN TERHADAP PASIEN
Abstrack Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan analisis i...
PERENCANAAN LANGKAH -LANGKAH MENUJU KESELAMATAN PASIEN
PERENCANAAN LANGKAH -LANGKAH MENUJU KESELAMATAN PASIEN
Dalam melakukan keselamatan pasien perlu merencanakan langkah-langkah dalam keselamatan pasien. keselamatan pasien (patien safety) merupakan proses dalam sRumah Sakit dalam memberi...

Back to Top