Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STRATEGI KOMUNIKASI TIM EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER DI DESA UBUNG KAJA

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk strategi komunikasi Tim Edukasi Pengelolaan Sampah berbasis Sumber di Desa Ubung Kaja. Penelitian ini dilakukan di Desa Ubung kaja. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan metode purposive sampling. Dalam penelitian ini digunakan beberapa teknik pengumpulan data yang antara lain adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, kemudian dianalisis dan diinterpretasi sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan agar hasil yang diproleh benar-benar dapat dipertanggungjawabkan serta diproleh pemahaman yang lebih luas yang memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber. Dari hasil analisis data didapatkan bahwa Tim Edukasi menggunakan konsep strategi komunikasi Middleton yang dinilai cocok dengan program yang akan dilaksanakan yaitu penyuluhan mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber dengan cara persuasif, yaitu merumuskan perencanaan dengan menentukan komunikator, pesan yang disampaikan, media yang digunakan, dan sasaran. Proses komunikasi yang dilakukan Tim Edukasi tidak selamanya mulus, sebab aka nada kendala, yang dihadapi. Untuk menganalisa kendala peneliti menggunakan analisis SWOT dan ditemukan faktor pendukung internal dan faktor pendukung eksternal, serta faktor penghambat internal dan eksternal. Dari faktor tersebut dianalisa kembali menggunakan analisis Matrix SWOT untuk menemukan upaya atau solusi dari kendala tersebut. Selain kendala dan upaya, tentunya ada efek komunikasi yang diharapkan oleh tim edukasi, diperoleh tiga implikasi, yaitu implikasi kognitif yang berkaitan dengan pengetahuan masyarakat yang memahami perbedaan jenis sampah, implikasi afektif yaitu berkaitan emosi yang tertanam dalam masyarakat dan tim edukasi seperti perasaan, serta tanggungjawab. Implikasi behaviorisme merupakan perubahan sikap, atau perilaku yang diharapkan, yaitu masyarakat sudah mulai memahami bagaimana cara memilah sampah, membuat pupuk kompos, lubang biopori, eco enzyme, serta menjadi nasabah Bank Sampah   Kata Kunci:    strategi komunikasi, sampah, pengelolaan sampah berbasis sumber, tim edukasi
Title: STRATEGI KOMUNIKASI TIM EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER DI DESA UBUNG KAJA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk strategi komunikasi Tim Edukasi Pengelolaan Sampah berbasis Sumber di Desa Ubung Kaja.
Penelitian ini dilakukan di Desa Ubung kaja.
Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan metode purposive sampling.
Dalam penelitian ini digunakan beberapa teknik pengumpulan data yang antara lain adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi.
Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, kemudian dianalisis dan diinterpretasi sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan agar hasil yang diproleh benar-benar dapat dipertanggungjawabkan serta diproleh pemahaman yang lebih luas yang memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber.
Dari hasil analisis data didapatkan bahwa Tim Edukasi menggunakan konsep strategi komunikasi Middleton yang dinilai cocok dengan program yang akan dilaksanakan yaitu penyuluhan mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber dengan cara persuasif, yaitu merumuskan perencanaan dengan menentukan komunikator, pesan yang disampaikan, media yang digunakan, dan sasaran.
Proses komunikasi yang dilakukan Tim Edukasi tidak selamanya mulus, sebab aka nada kendala, yang dihadapi.
Untuk menganalisa kendala peneliti menggunakan analisis SWOT dan ditemukan faktor pendukung internal dan faktor pendukung eksternal, serta faktor penghambat internal dan eksternal.
Dari faktor tersebut dianalisa kembali menggunakan analisis Matrix SWOT untuk menemukan upaya atau solusi dari kendala tersebut.
Selain kendala dan upaya, tentunya ada efek komunikasi yang diharapkan oleh tim edukasi, diperoleh tiga implikasi, yaitu implikasi kognitif yang berkaitan dengan pengetahuan masyarakat yang memahami perbedaan jenis sampah, implikasi afektif yaitu berkaitan emosi yang tertanam dalam masyarakat dan tim edukasi seperti perasaan, serta tanggungjawab.
Implikasi behaviorisme merupakan perubahan sikap, atau perilaku yang diharapkan, yaitu masyarakat sudah mulai memahami bagaimana cara memilah sampah, membuat pupuk kompos, lubang biopori, eco enzyme, serta menjadi nasabah Bank Sampah   Kata Kunci:    strategi komunikasi, sampah, pengelolaan sampah berbasis sumber, tim edukasi.

Related Results

EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village...
Green Supply Chain Pengelolaan Sampah: Studi Kasus Penggunaan Maggot BSF dalam Pengolahan Sampah Organik
Green Supply Chain Pengelolaan Sampah: Studi Kasus Penggunaan Maggot BSF dalam Pengolahan Sampah Organik
Green supply chain pengelolaan sampah merupakan sistem pengelolaan sampah yang berbasis pada prinsip-prinsip lingkungan dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembang...
Bank Sampah Berbasis Masyarakat: Solusi Meningkatkan Kebersihan Desa
Bank Sampah Berbasis Masyarakat: Solusi Meningkatkan Kebersihan Desa
ABSTRAK Pengabdian ini berujuan meningkatkan kebersihan desa disebabkan oleh sampah yang berasal dari rumah tangga, di Desa Rindu Hati. Metode yaitu [1] Perizinan dan survei/observ...
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA KELURAHAN ABIANBASE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA KELURAHAN ABIANBASE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER
Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang akan menjadi siklus sebab akibat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Salah satu penyumbang terbesar produksi sampah baik sec...
Bank Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Di Perkotaan
Bank Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Di Perkotaan
Permasalahan terkait dengan sampah adalah permasalahan yang ada di wilayah perkotaan. Pengelolaan sampah yang baik sangat diperlukan di wilayah perkotaan, salah satu cara mengelola...
ANALISIS DIAGRAM FISHBONE DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SURABAYA
ANALISIS DIAGRAM FISHBONE DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SURABAYA
Sampah masih menjadi salah satu permasalahan yang kompleks, sehingga perlu mendapat perhatian khusus dalam penanganannya. Jumlah sampah di Indonesia terus mengalami peningkatan sei...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...

Back to Top