Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemahaman Sejarah Transnasional Sebagai Sarana Membentuk International-Mindedness

View through CrossRef
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis melalui study literature yang menjelaskan pemahaman akan sejarah transnasional sebagai saranan dalam membentuk international-mindedness. Upaya pembentukan karakteristik yang diperlukan untuk menghadapi abad ke-21, merupakan salah satu tanggung jawab yang diemban oleh ilmu sosial. Ilmu sosial berperan memberikan pemahaman lebih mendalam kepada setiap individu mengenal diri mereka sendiri, orang lain, serta tentang posisi mereka di dalam masyarakat yang semakin global. Kerangka berpikir yang dikenal dengan International-Mindedness (pola pikir internasional) merupakan paradigma bahwa setiap individu memiliki kesadaran akan dirinya adalah bagian dari komunitas global yang berperan aktif serta bertanggung jawab. Paradigma ini merupakan wujud dari tantangan yang dihadapi oleh setiap individu dalam menghadapi abad ke-21 sehingga diperlukan kajian melalui studi literatur. Pemahaman akan posisi individu dalam masyarakat global harus memiliki koherensi dengan bagaimana masa lalu mereka terbentuk, disinilah ilmu sejarah memiliki signifikansi untuk upaya ini. Dalam prosesnya, sejarah dapat berperan membentuk individu yang memiliki kepekaan terhadap konektivitas internasional dan perspektif global dengan meluaskan cara pandang terhadap peristiwa sejarah nasional melalui pemahaman sejarah transnasional. Pemahaman sejarah transnasional akan melihat dan mengkomparasi konteks peristiwa sejarah, terutama yang membentuk identitas nasional, dengan perspektif antar bangsa dan fenomena global yang terjadi pada saat itu. Sejarah transnasional memiliki beberapa peran dan manfaat dalam kajiannya, pertama adalah untuk menjelaskan lebih mendalam mengenai pergerakan sosial yang berhubungan dengan konektivitas yang melewati batasan nasional serta menghadirkan peranan dari organisasi yang berfokus pada civil society sebagai unsur yang ikut berperan dalam perkembangan sebuah bangsa. Kedua sebagai pelengkap proses rekosntruksi sejarah nasional, sejarah transnasional terdapat manfaat untuk mendukung terselanggaranya desain pendidikan yang berbasis multikulural, serta yang ketiga adalah memahami konteks nasionalisme untuk sarana pembangunan, dan memahami setiap persitiwa sejarah melalui pemahaman akan konsep yang lebih luas, seperti kolonialisme, feodalisme, dan perbudakan. KATA KUNCI International-mindedness, social and cultural awareness, transnasional, civil society, kolonialisme
Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadlul Ulum
Title: Pemahaman Sejarah Transnasional Sebagai Sarana Membentuk International-Mindedness
Description:
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis melalui study literature yang menjelaskan pemahaman akan sejarah transnasional sebagai saranan dalam membentuk international-mindedness.
Upaya pembentukan karakteristik yang diperlukan untuk menghadapi abad ke-21, merupakan salah satu tanggung jawab yang diemban oleh ilmu sosial.
Ilmu sosial berperan memberikan pemahaman lebih mendalam kepada setiap individu mengenal diri mereka sendiri, orang lain, serta tentang posisi mereka di dalam masyarakat yang semakin global.
Kerangka berpikir yang dikenal dengan International-Mindedness (pola pikir internasional) merupakan paradigma bahwa setiap individu memiliki kesadaran akan dirinya adalah bagian dari komunitas global yang berperan aktif serta bertanggung jawab.
Paradigma ini merupakan wujud dari tantangan yang dihadapi oleh setiap individu dalam menghadapi abad ke-21 sehingga diperlukan kajian melalui studi literatur.
Pemahaman akan posisi individu dalam masyarakat global harus memiliki koherensi dengan bagaimana masa lalu mereka terbentuk, disinilah ilmu sejarah memiliki signifikansi untuk upaya ini.
Dalam prosesnya, sejarah dapat berperan membentuk individu yang memiliki kepekaan terhadap konektivitas internasional dan perspektif global dengan meluaskan cara pandang terhadap peristiwa sejarah nasional melalui pemahaman sejarah transnasional.
Pemahaman sejarah transnasional akan melihat dan mengkomparasi konteks peristiwa sejarah, terutama yang membentuk identitas nasional, dengan perspektif antar bangsa dan fenomena global yang terjadi pada saat itu.
Sejarah transnasional memiliki beberapa peran dan manfaat dalam kajiannya, pertama adalah untuk menjelaskan lebih mendalam mengenai pergerakan sosial yang berhubungan dengan konektivitas yang melewati batasan nasional serta menghadirkan peranan dari organisasi yang berfokus pada civil society sebagai unsur yang ikut berperan dalam perkembangan sebuah bangsa.
Kedua sebagai pelengkap proses rekosntruksi sejarah nasional, sejarah transnasional terdapat manfaat untuk mendukung terselanggaranya desain pendidikan yang berbasis multikulural, serta yang ketiga adalah memahami konteks nasionalisme untuk sarana pembangunan, dan memahami setiap persitiwa sejarah melalui pemahaman akan konsep yang lebih luas, seperti kolonialisme, feodalisme, dan perbudakan.
KATA KUNCI International-mindedness, social and cultural awareness, transnasional, civil society, kolonialisme.

Related Results

Open-Mindedness and Education
Open-Mindedness and Education
Open-mindedness disposes us to value and seek truth, knowledge, and understanding by taking a particular stance toward ourselves, what we know, new information, and experience. It ...
STRATEGI KEAMANAN MARITIM INDONESIA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN KEJAHATAN TRANSNASIONAL DI ASIA TENGGARA
STRATEGI KEAMANAN MARITIM INDONESIA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN KEJAHATAN TRANSNASIONAL DI ASIA TENGGARA
Salah satu ancaman yang sering muncul bagi Indonesia dan negara di Asia Tenggara adalah kejahatan yang melintasi batas negara atau kejahatan transnasional (Transnational crime). Ke...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Editorial
Editorial
Pada mulanya politik dianggap sebagai tulang punggung sejarah, demikian dinyatakan oleh Kuntowijoyo (2003: 174). Oleh karena itu pula, lanjutnya, teks-teks sejarah selalu berisi re...
Psychological Mindedness and Procrastination among University Students
Psychological Mindedness and Procrastination among University Students
This study was conducted to investigate the relationship between psychological mindedness and procrastination among university students and to determine gender differences in psych...
Dakwah dalam perspektif sirah nabi
Dakwah dalam perspektif sirah nabi
Sejarah adalah produk intelektual manusia. Ia adalah hasil kreasi yang tidak sepi dari kepentingan, motif ideologis dan pilihan-pilihan penulisnya yang merefleksikan afiliasi nasio...
Dakwah dalam perspektif sirah nabi saw
Dakwah dalam perspektif sirah nabi saw
Sejarah adalah produk intelektual manusia. Ia adalah hasil kreasi yang tidak sepi dari kepentingan, motif ideologis dan pilihan-pilihan penulisnya yang merefleksikan afiliasi nasio...
PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENANGKAL IDEOLOGI TRANSNASIONAL
PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENANGKAL IDEOLOGI TRANSNASIONAL
Pondok pesantren dewasa ini turut mengambil peran dalam menanggulangi ideologi transnasional, yakni dengan menanamkan Akidah Ahlussunal Wal Jamaah sedini mungkin dengan melalui pel...

Back to Top