Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Perbandingan Penerapan SAK EMKM dalam Pencatatan dan Pelaporan Keuangan

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pencatatan dan pelaporan keuangan pada Usaha Mikro di Kota Malang dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). SAK EMKM merupakan standar akuntansi yang disederhanakan dan dirancang untuk memudahkan usaha mikro dalam menyusun laporan keuangan yang profesional meskipun memiliki keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang melibatkan lima usaha mikro di Kota Malang sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik triangulasi data untuk memastikan validitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar usaha mikro yang diteliti telah mengimplementasikan pencatatan dan pelaporan keuangan sesuai dengan prinsip dasar SAK EMKM. Namun, masih ada beberapa usaha mikro yang kesulitan dalam mengelola aset, kewajiban, dan penyusunan catatan atas laporan keuangan. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa keterbatasan pengetahuan mengenai standar akuntansi dan kurangnya pelatihan menjadi faktor penghambat dalam penerapan SAK EMKM. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan literasi keuangan dan pelatihan yang lebih intensif untuk Usaha Mikro agar dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih profesional dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang
Title: Analisis Perbandingan Penerapan SAK EMKM dalam Pencatatan dan Pelaporan Keuangan
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pencatatan dan pelaporan keuangan pada Usaha Mikro di Kota Malang dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM).
SAK EMKM merupakan standar akuntansi yang disederhanakan dan dirancang untuk memudahkan usaha mikro dalam menyusun laporan keuangan yang profesional meskipun memiliki keterbatasan sumber daya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang melibatkan lima usaha mikro di Kota Malang sebagai subjek penelitian.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik triangulasi data untuk memastikan validitas hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar usaha mikro yang diteliti telah mengimplementasikan pencatatan dan pelaporan keuangan sesuai dengan prinsip dasar SAK EMKM.
Namun, masih ada beberapa usaha mikro yang kesulitan dalam mengelola aset, kewajiban, dan penyusunan catatan atas laporan keuangan.
Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa keterbatasan pengetahuan mengenai standar akuntansi dan kurangnya pelatihan menjadi faktor penghambat dalam penerapan SAK EMKM.
Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan literasi keuangan dan pelatihan yang lebih intensif untuk Usaha Mikro agar dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih profesional dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Related Results

PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN HAMBATAN TERHADAP INTENSI PELAKU UMKM DALAM MENYUSUN SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DENPASAR SELATAN
PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN HAMBATAN TERHADAP INTENSI PELAKU UMKM DALAM MENYUSUN SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DENPASAR SELATAN
ABSTRACTThe preparation of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Enterprises (SAK EMKM) is very important to support the growth and sustainability of Micro, S...
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Ukuran Usaha dan Sosialisasi SAK EMKM terhadap Penyusunan Laporan Keuangan
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Ukuran Usaha dan Sosialisasi SAK EMKM terhadap Penyusunan Laporan Keuangan
Abstract. Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) have a significant role in the development and growth of the economy in Indonesia. However, the increase in the number of MSMEs...
Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK-EMKM pada Usaha Salon Kecantikan
Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK-EMKM pada Usaha Salon Kecantikan
Salon kecantikan merupakan usaha di bidang jasa perawatan dan kecantikan yang menghadapi persaingan ketat, sehingga memerlukan pengelolaan sumber daya secara optimal. Namun, pemili...
STRATEGI PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DI KANTOR NOTARIS
STRATEGI PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DI KANTOR NOTARIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan strategi pengelolaan keuangan yang berlandaskan prinsip akuntabilitas di kantor notaris, guna meningkatkan transparansi ...
ANALISIS PENCATATAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-EMKM PADA USAHA BENGKEL DI KABUPATEN KARAWANG
ANALISIS PENCATATAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-EMKM PADA USAHA BENGKEL DI KABUPATEN KARAWANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SAK-EMKM pada UMKM bidang bengkel mobil di Kabupaten Karawang Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah de...

Back to Top