Javascript must be enabled to continue!
Pengolahan Buah Kelengkeng Menjadi Sirup Kelengkeng Dalam Upaya Mengembangkan Potensi Wisata Kampung Kelengkeng Simoketawang Sidoarjo
View through CrossRef
Desa Simoketawang sebagai salah satu desa yang terdapat di Kabupaten Sidoarjo, memiliki beberapa potensi desa, salah satunya yaitu terdapatnya satu area destinasi wisata Kampung Kelengkeng. Dalam upaya meningkatkan potensi wisata kampung kelengkeng, dianggap perlu untuk mengolah buah kelengkeng yang semula hanya di jual mentah dalam bentuk buah utuh, kemudian dapat dijual dalam berbagai bentuk olahan, salah satunya dalam bentuk olahan sirup kelengkeng. Melihat uraian diatas, maka permasalahan yang dapat ditarik yaitu (1) Bagaimanakah cara pengolahan sirup buah kelengkeng yang tepat, (2) Bagaimanakah cara agar sirup buah kelengkeng memiliki kualitas mutu yang baik. HIMARSITA melalui program WIRA DESA 2021, melaksanakan pelatihan dan sosialisasi tentang cara pengolahan buah kelengkeng menjadi olahan sirup kelengkeng. Tujuan kegiatan ini untuk membantu meningkatkan potensi besar yang ada pada desa Simoketawang serta diharapankan mampu memberi manfaat untuk terjalinnya mitra dari perguruan tinggi, proses publikasi potensi desa, serta terbentuknya unit usaha baru melalui olahan makanan khususnya adalah olahan sirup buah kelengkeng. Kesimpulan yang dapat diambil pada kegiatan ini adalah, sebagai berikut: (1) Proses pengolahan buah kelengkeng menjadi sirup kelengkeng, melalui beberapa proses yaitu: tahap persiapan alat dan bahan, tahap pelaksanaan (penghancuran, perebusan, pemasakan, penyaringan) dan tahap penyelesaian (pengemasan, pelebelan). (2) Agar sirup kelengkeng memiliki kualitas mutu yang baik, maka pada proses pengolahan: menggunakan buah kelengkeng segar dengan daging buah yang tebal, biji kecil, berair, dan beraroma, menggunakan gula pasir berwarna putih dan bersih agar tidak mempengaruhi warna asli buah yang akan dijadikan sirup, menggunakan air yang tidak memiliki warna, rasa, dan bau, pembuatan sirup kelengkeng harus menggunakan alat-alat yang steril agar tidak berjamur dan botol kemasan harus bebas hama, kering, dan tidak berbau.Kata kunci: Sirup, Kelengkeng, Simoketawang
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Title: Pengolahan Buah Kelengkeng Menjadi Sirup Kelengkeng Dalam Upaya Mengembangkan Potensi Wisata Kampung Kelengkeng Simoketawang Sidoarjo
Description:
Desa Simoketawang sebagai salah satu desa yang terdapat di Kabupaten Sidoarjo, memiliki beberapa potensi desa, salah satunya yaitu terdapatnya satu area destinasi wisata Kampung Kelengkeng.
Dalam upaya meningkatkan potensi wisata kampung kelengkeng, dianggap perlu untuk mengolah buah kelengkeng yang semula hanya di jual mentah dalam bentuk buah utuh, kemudian dapat dijual dalam berbagai bentuk olahan, salah satunya dalam bentuk olahan sirup kelengkeng.
Melihat uraian diatas, maka permasalahan yang dapat ditarik yaitu (1) Bagaimanakah cara pengolahan sirup buah kelengkeng yang tepat, (2) Bagaimanakah cara agar sirup buah kelengkeng memiliki kualitas mutu yang baik.
HIMARSITA melalui program WIRA DESA 2021, melaksanakan pelatihan dan sosialisasi tentang cara pengolahan buah kelengkeng menjadi olahan sirup kelengkeng.
Tujuan kegiatan ini untuk membantu meningkatkan potensi besar yang ada pada desa Simoketawang serta diharapankan mampu memberi manfaat untuk terjalinnya mitra dari perguruan tinggi, proses publikasi potensi desa, serta terbentuknya unit usaha baru melalui olahan makanan khususnya adalah olahan sirup buah kelengkeng.
Kesimpulan yang dapat diambil pada kegiatan ini adalah, sebagai berikut: (1) Proses pengolahan buah kelengkeng menjadi sirup kelengkeng, melalui beberapa proses yaitu: tahap persiapan alat dan bahan, tahap pelaksanaan (penghancuran, perebusan, pemasakan, penyaringan) dan tahap penyelesaian (pengemasan, pelebelan).
(2) Agar sirup kelengkeng memiliki kualitas mutu yang baik, maka pada proses pengolahan: menggunakan buah kelengkeng segar dengan daging buah yang tebal, biji kecil, berair, dan beraroma, menggunakan gula pasir berwarna putih dan bersih agar tidak mempengaruhi warna asli buah yang akan dijadikan sirup, menggunakan air yang tidak memiliki warna, rasa, dan bau, pembuatan sirup kelengkeng harus menggunakan alat-alat yang steril agar tidak berjamur dan botol kemasan harus bebas hama, kering, dan tidak berbau.
Kata kunci: Sirup, Kelengkeng, Simoketawang.
Related Results
PENGEMBANGAN POTENSI WISATA KAMPUNG KELENGKENG MELALUI INOVASI PRODUK KOPI BIJI KELENGKENG
PENGEMBANGAN POTENSI WISATA KAMPUNG KELENGKENG MELALUI INOVASI PRODUK KOPI BIJI KELENGKENG
Desa Simoketawang adalah salah satu desa yang terletak di kabupaten Sidoarjo. Salah satu potensi desa Simoketawang adalah terdapatnya destinasi wisata petik kelengkeng yang didirik...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
POTENSI WISATA DAN UNSUR-UNSUR PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG KOTA DI KELURAHAN SUDIROPRAJAN SURAKARTA
POTENSI WISATA DAN UNSUR-UNSUR PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG KOTA DI KELURAHAN SUDIROPRAJAN SURAKARTA
Pemerintah Kota Surakarta berupaya mengembangkan wisata kampung kota untuk meningkatkan daya tarik wisata dan pariwisata yang bisa berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarak...
Fasilitasi Rencana Aksi Perintisan Wisata Kuliner Berbasis Urban Farming di Pinggir Kali Code, Yogyakarta
Fasilitasi Rencana Aksi Perintisan Wisata Kuliner Berbasis Urban Farming di Pinggir Kali Code, Yogyakarta
Pada tahun 2023, kegiatan pengabdian yang dilakukan di RT 13 dan RT 14 Kampung Surokarsan untuk mempersiapkan kampung tersebut menjadi kampung wisata kuliner. Kegiatan pengabdian t...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
Pemberdayaan Usaha Kecil Puding Kelengkeng Berbasis Digitalisasi Di Desa Simoketawang
Pemberdayaan Usaha Kecil Puding Kelengkeng Berbasis Digitalisasi Di Desa Simoketawang
Sektor Industri perlu meningkatkan keterampilan pemasaran mereka agar dapat unggul serta bersaing dengan UMKM lainnya dengan meningkatkan keterampilan pemasaran melalui digital. Lo...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...

