Javascript must be enabled to continue!
Pendugaan Laju Erosi Lahan Menggunakan Metode USLE di DAS Pekalen Kabupaten Probolinggo
View through CrossRef
Populasi masyarakat di setiap negara meningkat setiap tahunnya termasuk Indonesia. Berdasarkan data dari BPS yang diambil pada tahun 2023, terjadi peningkatan 1,06% masyarakat Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang melakukan perubahan hutan menjadi Kawasan pertanian karena keterbatasan lahan yang tersedia. Apabila alih fungsi lahan dilakukan dengan tidak memperhatikan konservasi tanah dan air dapat berindikasi pada terjadinya erosi. Perubahan Kawasan hutan menjadi Kawasan pertanian di hulu DAS Pekalen berdampak pada laju erosi yang terus meningkat dan pada gilirannya akan menimbulkan banjir karena sedimen hasil erosi akan mengendap dan menyebabkan pendangkalan pada sungai. Zonasi potensi erosi dilakukan berdasarkan Teknik identifikasi daerah resapan dikarenakan limpasan permukaan menjadi penyebab utama terjadinya erosi di Indonnesia. Metode USLE digunakan untuk pendugaan laju erosi sehingga didapatkan laju erosi rata-rata sebesar 7,88 mm/Tahun dan nilai tersebut telah melebihi batas erosi yang diperbolehkan yaitu sebesar 2,5 mm/Tahun. Tingkat bahaya Erosi didapatkan 5 klasifikasi dari sangat ringan hingga sangat berat dan didominasi kelas sedang dengan luas 7.896,24 Ha.
Title: Pendugaan Laju Erosi Lahan Menggunakan Metode USLE di DAS Pekalen Kabupaten Probolinggo
Description:
Populasi masyarakat di setiap negara meningkat setiap tahunnya termasuk Indonesia.
Berdasarkan data dari BPS yang diambil pada tahun 2023, terjadi peningkatan 1,06% masyarakat Indonesia.
Semakin banyak masyarakat yang melakukan perubahan hutan menjadi Kawasan pertanian karena keterbatasan lahan yang tersedia.
Apabila alih fungsi lahan dilakukan dengan tidak memperhatikan konservasi tanah dan air dapat berindikasi pada terjadinya erosi.
Perubahan Kawasan hutan menjadi Kawasan pertanian di hulu DAS Pekalen berdampak pada laju erosi yang terus meningkat dan pada gilirannya akan menimbulkan banjir karena sedimen hasil erosi akan mengendap dan menyebabkan pendangkalan pada sungai.
Zonasi potensi erosi dilakukan berdasarkan Teknik identifikasi daerah resapan dikarenakan limpasan permukaan menjadi penyebab utama terjadinya erosi di Indonnesia.
Metode USLE digunakan untuk pendugaan laju erosi sehingga didapatkan laju erosi rata-rata sebesar 7,88 mm/Tahun dan nilai tersebut telah melebihi batas erosi yang diperbolehkan yaitu sebesar 2,5 mm/Tahun.
Tingkat bahaya Erosi didapatkan 5 klasifikasi dari sangat ringan hingga sangat berat dan didominasi kelas sedang dengan luas 7.
896,24 Ha.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Prediksi Tingkat Bahaya Erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar
Prediksi Tingkat Bahaya Erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya erosi di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan metode survei yang didasark...
Pengaruh Faktor Panjang Kelerengan Terhadap Penentuan Awal Erosi Lahan
Pengaruh Faktor Panjang Kelerengan Terhadap Penentuan Awal Erosi Lahan
ABSTRAKSalah satu faktor penentu dalam analisis erosi lahan adalah faktor panjang kelerengan lahan daerah aliran sungai. Perubahan panjang kelerengan, akan memberikan dampak terhad...
Pendugaan Laju Erosi Menggunakan Metode USLE Pada DAS Kedunggaleng Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur
Pendugaan Laju Erosi Menggunakan Metode USLE Pada DAS Kedunggaleng Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur
DAS Kedunggaleng terletak di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini dilaukan sebagai upaya dalam mencegah erosi dengan cara menentukan zonasi potensi erosi, nilai ...
Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Prediksi Erosi Lahan dengan Metode MUSLE
Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Prediksi Erosi Lahan dengan Metode MUSLE
Perubahan tata guna lahan dapat mempengaruhi jumlah erosi dan sedimentasi pada suatu DAS. Metode MUSLE digunakan untuk mengestimasi besar erosi pada lahan dan SIG untuk menentukan ...
Pengaruh Vegetasi Terhadap Laju Erosi
Pengaruh Vegetasi Terhadap Laju Erosi
Erosi tanah di DAS Sungai Maros Takalar mengancam lingkungan dan kehidupan. Pencegahan perlu dilakukan melalui penanaman vegetasi riparian yang kuat. Meskipun bantaran sungai penti...
Prediksi Laju Erosi Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara di Desa Bilas, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan
Prediksi Laju Erosi Pada Lahan Reklamasi Tambang Batubara di Desa Bilas, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan
Indonesia memiliki sumber daya batubara yang melimpah, salah satunya dimanfaatkan oleh perusahaan tambang batubara di Provinsi Kalimantan Selatan melalui sistem penambangan terbuka...
Analisis Laju Erosi Berdasarkan Kemiringan Lereng pada Area Disposal di PT X, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Analisis Laju Erosi Berdasarkan Kemiringan Lereng pada Area Disposal di PT X, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
PT X merupakan perusahaan pertambangan andesit yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang menggunakan sistem tambang terbuka dalam proses produksi penambangannya. Pada sala...

