Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keragaman lichen kortikolus pada Polyalthia longifolia sebagai bioindikator pencemaran sulfur dioksida (SO2) di Kawasan Industri Pulau Semambu, Sumatera Selatan

View through CrossRef
Lichen merupakan organisme simbiotik yang sensitif terhadap polutan udara sehingga berpotensi digunakan sebagai bioindikator kualitas lingkungan, terutama di kawasan industri. Salah satu sumber pencemaran udara berasal dari aktivitas industri PT Dunia Kimia Utama di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, yang memproduksi asam sulfat dan aluminium sulfat dengan emisi utama berupa sulfur dioksida (SO₂). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman jenis lichen kortikolus pada Polyalthia longifolia di sekitar pabrik pengolahan sulfur serta mengidentifikasi karakter morfologi lichen yang toleran dan peka terhadap pencemaran SO₂. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 15 jenis lichen yang terdiri atas 12 jenis bertipe talus crustose dan 3 jenis bertipe talus foliose. Bentuk koloni lichen meliputi bulat, memanjang ke samping, dan tidak beraturan. Struktur reproduksi vegetatif yang ditemukan berupa soredia dan isidia, sedangkan struktur reproduksi generatif berupa apothecia dan perithecia. Jenis lichen yang toleran terhadap pencemaran sulfur adalah Dirinaria applanata, Dirinaria picta, dan Graphis sp., sedangkan jenis yang peka meliputi Alyxoria varia, Nigrovothelium bullatum, Nigrovothelium tropicum, dan Trypethelium tropicum. Temuan ini menegaskan potensi lichen sebagai bioindikator pencemaran udara di kawasan industri pengolahan sulfur.
Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University
Title: Keragaman lichen kortikolus pada Polyalthia longifolia sebagai bioindikator pencemaran sulfur dioksida (SO2) di Kawasan Industri Pulau Semambu, Sumatera Selatan
Description:
Lichen merupakan organisme simbiotik yang sensitif terhadap polutan udara sehingga berpotensi digunakan sebagai bioindikator kualitas lingkungan, terutama di kawasan industri.
Salah satu sumber pencemaran udara berasal dari aktivitas industri PT Dunia Kimia Utama di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, yang memproduksi asam sulfat dan aluminium sulfat dengan emisi utama berupa sulfur dioksida (SO₂).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman jenis lichen kortikolus pada Polyalthia longifolia di sekitar pabrik pengolahan sulfur serta mengidentifikasi karakter morfologi lichen yang toleran dan peka terhadap pencemaran SO₂.
Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 15 jenis lichen yang terdiri atas 12 jenis bertipe talus crustose dan 3 jenis bertipe talus foliose.
Bentuk koloni lichen meliputi bulat, memanjang ke samping, dan tidak beraturan.
Struktur reproduksi vegetatif yang ditemukan berupa soredia dan isidia, sedangkan struktur reproduksi generatif berupa apothecia dan perithecia.
Jenis lichen yang toleran terhadap pencemaran sulfur adalah Dirinaria applanata, Dirinaria picta, dan Graphis sp.
, sedangkan jenis yang peka meliputi Alyxoria varia, Nigrovothelium bullatum, Nigrovothelium tropicum, dan Trypethelium tropicum.
Temuan ini menegaskan potensi lichen sebagai bioindikator pencemaran udara di kawasan industri pengolahan sulfur.

Related Results

Keanekaragaman Jenis Lichen di Kota Semarang
Keanekaragaman Jenis Lichen di Kota Semarang
Lichen is often used as a bioindicator of air pollution in an area because it is sensitive to pollution. The morphological structure of lichen that does not have a cuticle, stomata...
Distribution and Variation of the Venusian Cloud-top Sulfur Dioxide Derived from Akatsuki UV Images
Distribution and Variation of the Venusian Cloud-top Sulfur Dioxide Derived from Akatsuki UV Images
IntroductionThe horizontal distribution of sulfuric acid clouds in the Venusian atmosphere is an essential factor that influences the solar energy absorbed by the planet. The cloud...
Potensi lichen sebagai bioindikator kualitas udara di PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang
Potensi lichen sebagai bioindikator kualitas udara di PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang
Lichen merupakan organisme simbiosis antara jamur dan alga yang dikenal sensitif terhadap perubahan lingkungan, terutama pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji p...
Incidence and severity of fungal seedling diseases in Tamale central forest nursery, Ghana
Incidence and severity of fungal seedling diseases in Tamale central forest nursery, Ghana
Fungal diseases cause serious seedling mortality in nurseries and threaten future seedling production for forest regeneration. To abate this menace, knowledge about them is key. Th...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Pembuatan Formulasi Pakan Ikan dengan Penambahan Tepung Maggot BSF (Hermentia Illucens L) dan Ekstrak Daun Apu-Apu (Pistia Stratiotes L)
Pembuatan Formulasi Pakan Ikan dengan Penambahan Tepung Maggot BSF (Hermentia Illucens L) dan Ekstrak Daun Apu-Apu (Pistia Stratiotes L)
Efforts to increase fish farming productivity, motivating farmers to enhance the fish farming population in Pulau Semambu Village. Inderalaya Utara Village, Ogan Ilir, can be imple...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...

Back to Top