Javascript must be enabled to continue!
Selebriti dan Komodifikasi Kapital di Media Sosial
View through CrossRef
Media sosial sebagai bentuk platform web 2.0 mengalihkan penekanan konsumsi layanan internet menjadi berbasis interaktif dan kolaboratif, menciptakan bentuk interaksi antar individu, kelompok masyarakat, organisasi dan publik. Tidak hanya tokoh dan politisi dunia, selebriti juga ambil bagian dalam interaktifitas dalam media sosial. Media sosial telah menjadi arena sosial global yang menjadi tempat reproduksi budaya yang dilakukan terus menerus yang melibatkan individu dalam kelas-kelas sosial. Sebagai wahana kontestasi dibutuhkan keahlian, dan modal tertentu yang disebut oleh Bourdieu dengan istilah kapital. Makalah dengan metode studi pustaka ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mobilisasi kapital yang dimiliki selebriti dalam media sosial sebagai ruang sosial yang dikenal dengan arena. Pentingnya kapital dalam sebuah arena menunjukkan bahwa media sosial bukanlah sekedar bentuk platform yang partisapatif, melainkan sebuah arena kontestasi sosial bagi individu didalamnya. Selebriti hadir ditengah publik lewat sosial media dengan kekuatan kapitalnya khususnya kapital simbolis yang didapatkan akibat akumulasi visibilitas media yang dihasilkan dari representasi media berulang kerap dikonversi menjadi kapital yang lain dalam banyak hal seperti marketing dan periklanan. Media sosial sebagai arena yang muncul dalam bentuk digital sebenarnya tidak berbeda dengan arena dalam bentuk fisik. Dalam arena terdapat usaha melakukan dominasi kelas sosial tertentu dengan memanfaatkan kapital yang dimiliki, termasuk oleh selebriti melalui distinction untuk memperlihatkan perbedaan kelas. Selain selebriti yang mendapatkan visibilitas dari media, di media sosial juga muncul fenomena micro celebrity. Komodifikasi selebriti menjadi produk pemasaran telah meningkatkan kemampuan kapital lainnya, khususnya kapital ekonomi melalui kehadiran follower. Dominasi kelas sosial selebriti terkadang tidak disadari oleh follower, dan hanya menguntungkan pada selebriti. Ketidaksadaran follower yang dibuktikan dengan tindakan mengkonsumsi produk milik selebriti agar merasa sejajar. Penciptaan selera yang sama hanyalah bentuk distinction lain yang dilakukan untuk melanggengkan kelas dominan selebriti melalui akumulasi kapital ekonomi.
Title: Selebriti dan Komodifikasi Kapital di Media Sosial
Description:
Media sosial sebagai bentuk platform web 2.
0 mengalihkan penekanan konsumsi layanan internet menjadi berbasis interaktif dan kolaboratif, menciptakan bentuk interaksi antar individu, kelompok masyarakat, organisasi dan publik.
Tidak hanya tokoh dan politisi dunia, selebriti juga ambil bagian dalam interaktifitas dalam media sosial.
Media sosial telah menjadi arena sosial global yang menjadi tempat reproduksi budaya yang dilakukan terus menerus yang melibatkan individu dalam kelas-kelas sosial.
Sebagai wahana kontestasi dibutuhkan keahlian, dan modal tertentu yang disebut oleh Bourdieu dengan istilah kapital.
Makalah dengan metode studi pustaka ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mobilisasi kapital yang dimiliki selebriti dalam media sosial sebagai ruang sosial yang dikenal dengan arena.
Pentingnya kapital dalam sebuah arena menunjukkan bahwa media sosial bukanlah sekedar bentuk platform yang partisapatif, melainkan sebuah arena kontestasi sosial bagi individu didalamnya.
Selebriti hadir ditengah publik lewat sosial media dengan kekuatan kapitalnya khususnya kapital simbolis yang didapatkan akibat akumulasi visibilitas media yang dihasilkan dari representasi media berulang kerap dikonversi menjadi kapital yang lain dalam banyak hal seperti marketing dan periklanan.
Media sosial sebagai arena yang muncul dalam bentuk digital sebenarnya tidak berbeda dengan arena dalam bentuk fisik.
Dalam arena terdapat usaha melakukan dominasi kelas sosial tertentu dengan memanfaatkan kapital yang dimiliki, termasuk oleh selebriti melalui distinction untuk memperlihatkan perbedaan kelas.
Selain selebriti yang mendapatkan visibilitas dari media, di media sosial juga muncul fenomena micro celebrity.
Komodifikasi selebriti menjadi produk pemasaran telah meningkatkan kemampuan kapital lainnya, khususnya kapital ekonomi melalui kehadiran follower.
Dominasi kelas sosial selebriti terkadang tidak disadari oleh follower, dan hanya menguntungkan pada selebriti.
Ketidaksadaran follower yang dibuktikan dengan tindakan mengkonsumsi produk milik selebriti agar merasa sejajar.
Penciptaan selera yang sama hanyalah bentuk distinction lain yang dilakukan untuk melanggengkan kelas dominan selebriti melalui akumulasi kapital ekonomi.
Related Results
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA PADA KARANGAN SEDERHANA KELAS III SD
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA PADA KARANGAN SEDERHANA KELAS III SD
ABSTRAC
This study aims to find out the errors in writing capital letters and punctuation marks in simple essays by third grade elementary scool students. The method used in ...
Analisis Penulisan Huruf Kapital pada Teks Deskripsi
Analisis Penulisan Huruf Kapital pada Teks Deskripsi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan dilapangan menunjukan bahwa kemampuan menulis huruf kapital siswa kelas III disebuah sekolah disekitar kecamatan kabupa...
Pengaruh Selebriti Endorser Instagram Terhadap Minat Beli Followers
Pengaruh Selebriti Endorser Instagram Terhadap Minat Beli Followers
Saat ini banyak pemilik akun instagram menjadi selebriti endorser dari sebuah produk. Tujuan penelitiaan ini untuk mengetahui Pengaruh Selebriti Endorser Instagram @awkarin Terhad...
KOMUNIKASI PEMASARAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA TOKO KUE SELEBRITI BANDUNG MAKUTA (@BANDUNGMAKUTA) TERHADAP KESADARAN MEREK
KOMUNIKASI PEMASARAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA TOKO KUE SELEBRITI BANDUNG MAKUTA (@BANDUNGMAKUTA) TERHADAP KESADARAN MEREK
Persaingan bisnis melalui media sosial semakin meningkat lebih keras Hal itu bisa dilihat dari meningkatnya jumlah sosial pengguna media. Komunikasi pemasaran menggunakan media sos...
KOMODIFIKASI TUBUH PEREMPUAN PADA TARIAN JOGED BUMBUNG BALI DI YOUTUBE
KOMODIFIKASI TUBUH PEREMPUAN PADA TARIAN JOGED BUMBUNG BALI DI YOUTUBE
The discussion on women never ends, the complex issues for women as the second class of gender make this interesting. The purpose of this study is to find out the changes in used v...
MEDIA SEBAGAI ALAT UNTUK KOMUNIKASI PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK VINCENT MOSCOW DIKOMODIFIKASI OLEH MEDIA
MEDIA SEBAGAI ALAT UNTUK KOMUNIKASI PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK VINCENT MOSCOW DIKOMODIFIKASI OLEH MEDIA
Penelitian ini bertujuan menganalisis sumber berita/informasi dari media baru, khususnya informasi dunia entertainment dalam penyampaian infornasi, media online sangat fasih dalam ...
PENGUJIAN VALIDITAS DATA STOK KAPITAL DAN PERKEMBANGAN STOK KAPITAL INDONESIA
PENGUJIAN VALIDITAS DATA STOK KAPITAL DAN PERKEMBANGAN STOK KAPITAL INDONESIA
Data stok kapital hasil perhitungan metode Perpetual Inventory Method (PIM) dalam kurun waktu periode 1980-2002 cukup valid untuk digunakan dalam analisis ekonomi makro, seperti es...

