Javascript must be enabled to continue!
Penerapan perawatan perineum terhadap proses penyembuhan luka pada ibu nifas
View through CrossRef
Pendahuluan: Masa nifas merupakan periode pemulihan organ reproduksi setelah persalinan yang berlangsung sekitar enam minggu dan menjadi fase yang rentan terhadap infeksi, terutama pada ibu dengan luka perineum. Nyonya N sebagai seorang primigravida mengalami luka perineum pascapersalinan, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam proses penyembuhan. Kondisi ini menuntut adanya perawatan perineum yang tepat untuk mencegah infeksi serta mendukung penyembuhan luka. Tujuan: Mengetahui penerapan perawatan perineum pada Nyonya N dalam asuhan kebidanan masa nifas di Klinik Widuri Sleman untuk mendukung proses penyembuhan luka perineum, mencegah infeksi, dan meningkatkan kenyamanan ibu nifas.. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melibatkan satu responden yaitu Nyonya N di Klinik Widuri Sleman, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis data berupa distribusi frekuensi dan Persentase. Hasil: Setelah dilakukan perawatan perineum secara rutin pada Nyonya N dengan menggunakan teknik bersih dan kering, kondisi luka perineum mengalami perbaikan. Nyeri pada luka perineum yang dirasakan ibu berangsur-angsur berkurang, serta tidak ditemukan tanda-tanda infeksi. Proses penyembuhan berlangsung dalam waktu 8 hari sejak terjadinya luka dan dapat dikategorikan sebagai penyembuhan luka yang normal. Kesimpulan: Perawatan perineum yang dilakukan secara tepat dan teratur dengan teknik bersih dan kering terbukti efektif dalam mencegah terjadinya infeksi dan mendukung proses penyembuhan luka perineum. Dengan demikian penerapan teknik bersih dan kering disarankan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk perawatan luka perineum, sehingga dapat menjadi alternatif tindakan yang sederhana, aman, mudah diterapkan, dan mendukung proses penyembuhan luka pada ibu nifas.
CV Link Education Publication
Title: Penerapan perawatan perineum terhadap proses penyembuhan luka pada ibu nifas
Description:
Pendahuluan: Masa nifas merupakan periode pemulihan organ reproduksi setelah persalinan yang berlangsung sekitar enam minggu dan menjadi fase yang rentan terhadap infeksi, terutama pada ibu dengan luka perineum.
Nyonya N sebagai seorang primigravida mengalami luka perineum pascapersalinan, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam proses penyembuhan.
Kondisi ini menuntut adanya perawatan perineum yang tepat untuk mencegah infeksi serta mendukung penyembuhan luka.
Tujuan: Mengetahui penerapan perawatan perineum pada Nyonya N dalam asuhan kebidanan masa nifas di Klinik Widuri Sleman untuk mendukung proses penyembuhan luka perineum, mencegah infeksi, dan meningkatkan kenyamanan ibu nifas.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melibatkan satu responden yaitu Nyonya N di Klinik Widuri Sleman, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi.
Analisis data berupa distribusi frekuensi dan Persentase.
Hasil: Setelah dilakukan perawatan perineum secara rutin pada Nyonya N dengan menggunakan teknik bersih dan kering, kondisi luka perineum mengalami perbaikan.
Nyeri pada luka perineum yang dirasakan ibu berangsur-angsur berkurang, serta tidak ditemukan tanda-tanda infeksi.
Proses penyembuhan berlangsung dalam waktu 8 hari sejak terjadinya luka dan dapat dikategorikan sebagai penyembuhan luka yang normal.
Kesimpulan: Perawatan perineum yang dilakukan secara tepat dan teratur dengan teknik bersih dan kering terbukti efektif dalam mencegah terjadinya infeksi dan mendukung proses penyembuhan luka perineum.
Dengan demikian penerapan teknik bersih dan kering disarankan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk perawatan luka perineum, sehingga dapat menjadi alternatif tindakan yang sederhana, aman, mudah diterapkan, dan mendukung proses penyembuhan luka pada ibu nifas.
Related Results
PEMANFAATAN HERBAL DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DAN LUKA SEKSIO SESAREA
PEMANFAATAN HERBAL DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DAN LUKA SEKSIO SESAREA
Pendahuluan : Masa nifas (puerperium) merupkan masa kembalinya organ reproduksi seperti keadaan sebelum hamil dalam waktu enam minggu setelah melahirkan (Nirwana, 2011). Pada masa ...
Efektivitas Konsumsi Jus Nanas dan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum
Efektivitas Konsumsi Jus Nanas dan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum
Latar Belakang: Latar belakang: Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Jika penanganan luka perineum tidak ...
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Abstract. Circumcision is a common surgical procedure performed on male children and results in wounds that require an optimal healing process. Post-circumcision wound healing is i...
Hubungan Perilaku Ibu Nifas Dengan Penyembuhan Luka Pada Perineum di Puskesmas Krembangan Selatan Kota Surabaya
Hubungan Perilaku Ibu Nifas Dengan Penyembuhan Luka Pada Perineum di Puskesmas Krembangan Selatan Kota Surabaya
Robekan perineum terjadi hampir pada semua persalinan sehingga diperlukan perawatan yang intensif untuk mencegah infeksi. Meskipun bukan penyebab langsung, infeksi jalan lahir yang...
Hubungan Perilaku Ibu Nifas dengan Penyembuhan Luka pada Perineum di Puskesmas Krembangan Selatan Kota Surabaya
Hubungan Perilaku Ibu Nifas dengan Penyembuhan Luka pada Perineum di Puskesmas Krembangan Selatan Kota Surabaya
Robekan perineum terjadi hampir pada semua persalinan sehingga diperlukan perawatan yang intensif untuk mencegah infeksi. Meskipun bukan penyebab langsung, infeksi jalan lahir yang...
PEMANFAATAN BUNGAN TELANG DALAM PERAWATAN LUKA PERINEUM IBU NIFAS DI PRAKTIK BIDAN KOTA BANDUNG
PEMANFAATAN BUNGAN TELANG DALAM PERAWATAN LUKA PERINEUM IBU NIFAS DI PRAKTIK BIDAN KOTA BANDUNG
Morbiditas nifas semakin meningkat dengan adanya luka jalan lahir. Salah satunya adalah ruptur perineum pada persalinan normal yang mencapai 88.9%. Akibat penatalaksanaan yang tida...
Hubungan Kadar Haemoglobin, Asupan Protein dan Mobilisasi Dini dengan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
Hubungan Kadar Haemoglobin, Asupan Protein dan Mobilisasi Dini dengan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
Latar Belakang: World Health Organization (WHO) menyatakan kasus ruptur perineum pada ibu bersalin tahun 2017 di seluruh dunia terjadi 2,9 juta orang. Di Indonesia luka perineum di...
Literatur Review: Pengaruh Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
Literatur Review: Pengaruh Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
Infeksi post partum merupakan penyebab kematian ibu di Indonesia. Infeksi terbanyak pada ibu post partum yaitu infeksi luka perineum. Perawatan luka perineum merupakan salah satu f...

