Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dramatik Plot Teater Dulmuluk Naskah Lakon Zahara Siti

View through CrossRef
Abstract Dulmuluk Theater starts from literary art (poetry reading). Syair Abdul Muluk was composed by a woman named Saleha, the younger sister of Raja Ali Haji Ibn Raja Achmad Ibn. The youngster Raja Ali Haji Fi Sabilillah, who reigned in Riau, the island of Penyengat Indra Sakti, was estimated in the 19th century. A letter between Raja Ali Haji and a judge in Batavia (now Jakarta) named Philippus Pieter Roorda Van Eijsinga. Along with the development of Syair Abdul Dulmuluk, it has now been written in the form of drama text in general. This research journal is a qualitative type using descriptive analysis. The Dramaturgy theory approach is used to explore scripts and performances. The dramatic plot of Gustav Freytag consists of (exposition, complications, climax, resolution and denoumen) also used to discuss and analyze the play. Related to these issues, there is a problem formulation, namely: how dramatic is Dulmuluk's theater plot in the play of Zahara Siti. Data collection method is done by observation, literature study, interview, and documentation.Keywords: Poetry, Drama Script, Dramatik Plot, Zahara Siti's play Abstrak Teater Dulmuluk bermula dari seni sastra (pembacaan syair). Syair Abdul Muluk dikarang oleh seorang wanita yang bernama Saleha, yaitu adik perempuan dari Raja Ali Haji Ibn Raja Achmad Ibn Yang dipertuan Muda Raja Ali Haji Fi Sabilillah yang bertahta di Negeri Riau pulau Penyengat Indra Sakti diperkirakan abad ke 19. Hal ini diketahui dari data surat-menyurat antara Raja Ali Haji dengan seorang hakim di Batavia (sekarang Jakarta) yang bernama Philippus Pieter Roorda Van Eijsinga. Seiring perkembanganya Syair Abdul Dulmuluk, kini telah ditulis dalam bentuk teks naskah drama pada umumnya. Jurnal penelitian ini merupakan jenis kualitatif menggunakan deskriftif analisis. Pendekatan teori Dramaturgi digunakan untuk menggali naskah dan pertunjukanya. Dramatik plot Gustav Freytag terdiri dari (eksposisi, komplikasi, klimaks, resolusi dan denoumen) juga digunakan untuk membahas dan menganalisis naskah lakonya. Terkait permasalahan tersebut maka terdapat rumusan masalah, yaitu: bagaimana dramatik plot teater Dulmuluk dalam naskah lakon Zahara Siti. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi.Kata kunci : Syair, Naskah Drama, Dramatik Plot, Lakon Zahara Siti.  
Title: Dramatik Plot Teater Dulmuluk Naskah Lakon Zahara Siti
Description:
Abstract Dulmuluk Theater starts from literary art (poetry reading).
Syair Abdul Muluk was composed by a woman named Saleha, the younger sister of Raja Ali Haji Ibn Raja Achmad Ibn.
The youngster Raja Ali Haji Fi Sabilillah, who reigned in Riau, the island of Penyengat Indra Sakti, was estimated in the 19th century.
A letter between Raja Ali Haji and a judge in Batavia (now Jakarta) named Philippus Pieter Roorda Van Eijsinga.
Along with the development of Syair Abdul Dulmuluk, it has now been written in the form of drama text in general.
This research journal is a qualitative type using descriptive analysis.
The Dramaturgy theory approach is used to explore scripts and performances.
The dramatic plot of Gustav Freytag consists of (exposition, complications, climax, resolution and denoumen) also used to discuss and analyze the play.
Related to these issues, there is a problem formulation, namely: how dramatic is Dulmuluk's theater plot in the play of Zahara Siti.
Data collection method is done by observation, literature study, interview, and documentation.
Keywords: Poetry, Drama Script, Dramatik Plot, Zahara Siti's play Abstrak Teater Dulmuluk bermula dari seni sastra (pembacaan syair).
Syair Abdul Muluk dikarang oleh seorang wanita yang bernama Saleha, yaitu adik perempuan dari Raja Ali Haji Ibn Raja Achmad Ibn Yang dipertuan Muda Raja Ali Haji Fi Sabilillah yang bertahta di Negeri Riau pulau Penyengat Indra Sakti diperkirakan abad ke 19.
Hal ini diketahui dari data surat-menyurat antara Raja Ali Haji dengan seorang hakim di Batavia (sekarang Jakarta) yang bernama Philippus Pieter Roorda Van Eijsinga.
Seiring perkembanganya Syair Abdul Dulmuluk, kini telah ditulis dalam bentuk teks naskah drama pada umumnya.
Jurnal penelitian ini merupakan jenis kualitatif menggunakan deskriftif analisis.
Pendekatan teori Dramaturgi digunakan untuk menggali naskah dan pertunjukanya.
Dramatik plot Gustav Freytag terdiri dari (eksposisi, komplikasi, klimaks, resolusi dan denoumen) juga digunakan untuk membahas dan menganalisis naskah lakonya.
Terkait permasalahan tersebut maka terdapat rumusan masalah, yaitu: bagaimana dramatik plot teater Dulmuluk dalam naskah lakon Zahara Siti.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi.
Kata kunci : Syair, Naskah Drama, Dramatik Plot, Lakon Zahara Siti.
 .

Related Results

STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK   Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN
MITOS TOKOH PEREMPUAN LAKON ABDULMULUK JAUHARI TEATER DULMULUK TUNAS HARAPAN
<p>Penelitian berjudul “Mitos Tokoh Perempuan Lakon Abdulmuluk Jauhari Teater Dulmuluk Tunas Harapan” ini menganalisis tentang tokoh perempuan yang dimainkan oleh aktor laki-...
Pertunjukan Musik Teatrikal “IBU” Produksi Teater Koma
Pertunjukan Musik Teatrikal “IBU” Produksi Teater Koma
Penelitian ini membahas musik teatrikal bergaya opera dari pertunjukan musik teatrikal Ibu produksi Teater Koma.  Teater Koma telah memilih berbagai komunikasi ekpresifnya, di anta...
“Wayang Kreatif” Performance of Teater Koma and Its Audience
“Wayang Kreatif” Performance of Teater Koma and Its Audience
ABSTRAK Teater Koma merupakan teater modern yang berhasil bertahan selama 40 tahun, dari tahun 1977 sampai sekarang. Perjalanan yang cukup panjang, mendudukkan Teater Koma sebagai ...
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Salam sejahtera, Tahun 2020 ini merupakan tahun yang menantang bagi kita semua. Awal tahun diwarnai dengan berbagai peristiwa, diantaranya politik global yang memanas serta perist...
KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA
KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa tata artistik dari pertunjukan virtual Siti Seroja oleh Teater Koma mengacu pada hukum pementasan teater di atas panggung....
Fungsi Edukatif Tradisi Lisan Teater Dulmuluk pada Masyarakat Palembang
Fungsi Edukatif Tradisi Lisan Teater Dulmuluk pada Masyarakat Palembang
Teater Dulmuluk sebaga teater tradisional merupakan ikon masyarakat Palembang. Sebagai tradisi lisan, teater Dulmuluk tentu saja memiliki fungsi kebermanfaatan yang dapat dijadikan...

Back to Top