Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Kelompok Ibu Rumah Tangga Dalam Upaya Pencegahan ISPA Pada Balita Dengan Pemanfaatan Terapi Komplementer Dan Terapi Pijat Di Kelurahan Medan Sunggal

View through CrossRef
Anak-anak rata-rata mengalami tiga sampai enam infeksi saluran pernapasan setiap tahun. Infeksi saluran pernafasan umumnya disebabkan oleh virus, terutama pilek dan flu, bahkan beberapa paru-paru dan infeksi telinga disebabkan oleh bakteri. Penggunaan Terapi Komplementer dan Terapi Pijat pada Balita dapat membantu untuk mengurangi dampak kejadian penyakit khususnya ISPA pada Balita di rumah sebagai terapi alternatif pengobatan mandiri untuk keluarga. Keterlibatan peran Ibu di masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak langsung dalam pelaksanaan program untuk menciptakan, meningkatkan kemampuan hidup sehat pada Balita secara berkesinambungan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi, pelatihan dan pendampingan kepada 41 orang kelompok Ibu. Pelaksanaan kegiatan pada kelompok Ibu diawali dengan memberikan pre tes, memberikan penyuluhan kesehatan tentang pemanfaatan terapi komplementer, simulasi terapi herbal dan pelatihan pijat Balita kepada Kader dan kelompok Ibu, kegiatan dievaluasi dengan pengisian Post tes. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan dan pelatihan diperoleh pengetahuan baik tentang terapi komplementer (75,6%) dan pengetahuan cukup sebesar (24,4%), sedangkan hasil pengetahuan tentang terapi pijat baik dengan hasil kategori baik menjadi (87,8%) dan pengetahuan dengan kategori cukup diperoleh (12,2%). Diharapkan ibu berperan penting dapat menjadi penggerak dan promotor kesehatan dalam upaya pencegahan masalah kesehatan dengan menggunakan Terapi Komplementer dan Terapi Pijat pada Balita.
Title: Peran Kelompok Ibu Rumah Tangga Dalam Upaya Pencegahan ISPA Pada Balita Dengan Pemanfaatan Terapi Komplementer Dan Terapi Pijat Di Kelurahan Medan Sunggal
Description:
Anak-anak rata-rata mengalami tiga sampai enam infeksi saluran pernapasan setiap tahun.
Infeksi saluran pernafasan umumnya disebabkan oleh virus, terutama pilek dan flu, bahkan beberapa paru-paru dan infeksi telinga disebabkan oleh bakteri.
Penggunaan Terapi Komplementer dan Terapi Pijat pada Balita dapat membantu untuk mengurangi dampak kejadian penyakit khususnya ISPA pada Balita di rumah sebagai terapi alternatif pengobatan mandiri untuk keluarga.
Keterlibatan peran Ibu di masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak langsung dalam pelaksanaan program untuk menciptakan, meningkatkan kemampuan hidup sehat pada Balita secara berkesinambungan.
Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi, pelatihan dan pendampingan kepada 41 orang kelompok Ibu.
Pelaksanaan kegiatan pada kelompok Ibu diawali dengan memberikan pre tes, memberikan penyuluhan kesehatan tentang pemanfaatan terapi komplementer, simulasi terapi herbal dan pelatihan pijat Balita kepada Kader dan kelompok Ibu, kegiatan dievaluasi dengan pengisian Post tes.
Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan dan pelatihan diperoleh pengetahuan baik tentang terapi komplementer (75,6%) dan pengetahuan cukup sebesar (24,4%), sedangkan hasil pengetahuan tentang terapi pijat baik dengan hasil kategori baik menjadi (87,8%) dan pengetahuan dengan kategori cukup diperoleh (12,2%).
Diharapkan ibu berperan penting dapat menjadi penggerak dan promotor kesehatan dalam upaya pencegahan masalah kesehatan dengan menggunakan Terapi Komplementer dan Terapi Pijat pada Balita.

Related Results

INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
EFEKTIVITAS PIJAT BAYI DENGAN AROMA TERAPI PEPPERMINT TERHADAP GEJALA ISPA PADA BALITA
EFEKTIVITAS PIJAT BAYI DENGAN AROMA TERAPI PEPPERMINT TERHADAP GEJALA ISPA PADA BALITA
Latar Belakang: ISPA merupakan infeksi saluran pernafasan akut yang ditandai dengan adanya demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan hidung tersumbat. Perlu dilakukan penelitian b...
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Abstract. ISPA is still the cause of the highest mortality rate in children. According to WHO, worldwide the death rate of ISPA in toddlers is around ±13 million per year. Accordin...

Back to Top