Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Dewan Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusi terhadap Agresivitas Pajak
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusi terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh 15 perusahaan dengan total 75 observasi selama lima tahun. Agresivitas pajak diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), sedangkan CSR diukur berdasarkan indeks pengungkapan CSR, dewan komisaris independen berdasarkan proporsi komisaris independen, dan kepemilikan institusi berdasarkan proporsi saham yang dimiliki institusi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Hasil pemilihan model melalui uji Chow dan uji Hausman menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Dewan komisaris independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Sebaliknya, kepemilikan institusi berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Secara simultan, CSR, dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusi berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,720617 menunjukkan bahwa 72,06% variasi ETR dapat dijelaskan oleh variabel dalam model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur kepemilikan institusional menjadi salah satu faktor yang lebih berperan dalam menjelaskan variasi agresivitas pajak pada perusahaan sektor energi dalam periode pengamatan.
Institute of Advanced Knowledge and Science
Title: Pengaruh Corporate Social Responsibility, Dewan Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusi terhadap Agresivitas Pajak
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusi terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan.
Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh 15 perusahaan dengan total 75 observasi selama lima tahun.
Agresivitas pajak diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), sedangkan CSR diukur berdasarkan indeks pengungkapan CSR, dewan komisaris independen berdasarkan proporsi komisaris independen, dan kepemilikan institusi berdasarkan proporsi saham yang dimiliki institusi.
Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12.
Hasil pemilihan model melalui uji Chow dan uji Hausman menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) merupakan model yang paling sesuai.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak.
Dewan komisaris independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak.
Sebaliknya, kepemilikan institusi berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak.
Secara simultan, CSR, dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusi berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak.
Nilai adjusted R-squared sebesar 0,720617 menunjukkan bahwa 72,06% variasi ETR dapat dijelaskan oleh variabel dalam model penelitian.
Temuan ini menunjukkan bahwa struktur kepemilikan institusional menjadi salah satu faktor yang lebih berperan dalam menjelaskan variasi agresivitas pajak pada perusahaan sektor energi dalam periode pengamatan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
ABSTRAK
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan kualitas audit, komite audit, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) terhadap kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia pada tahun...
DAMPAK CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN
DAMPAK CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN
This study aims to determine the effect of good corporate governance (GCG) proxied through the proportion of independent board of commissioners, the size of the board of commission...
Pengaruh Capital Intensity, Komisaris Independen, dan Kepemilikan Asing Terhadap Agresivitas Pajak
Pengaruh Capital Intensity, Komisaris Independen, dan Kepemilikan Asing Terhadap Agresivitas Pajak
Pajak adalah sumber pendapatan negara yang vital, berfungsi sebagai pemungut anggaran dan alat untuk redistribusi pendapatan. Namun, praktik perencanaan pajak yang agresif, yang be...
Pengaruh Capital Intensity, Firm Size dan Corporate Social Responsibility terhadap Agresivitas Pajak
Pengaruh Capital Intensity, Firm Size dan Corporate Social Responsibility terhadap Agresivitas Pajak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Intensity, Firm Size, dan Corporate Social Responsibility terhadap Agresivitas Pajak pada perusahaan yang tergabung dal...
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, PROPORSI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, FREKUENSI RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DEWAN KOMISARIS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, PROPORSI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, FREKUENSI RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DEWAN KOMISARIS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen, frekuensi rapat dewan komisaris dan latar belakang pendidikan dewan ...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tujuan penelit...

