Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Capital Intensity, Komisaris Independen, dan Kepemilikan Asing Terhadap Agresivitas Pajak
View through CrossRef
Pajak adalah sumber pendapatan negara yang vital, berfungsi sebagai pemungut anggaran dan alat untuk redistribusi pendapatan. Namun, praktik perencanaan pajak yang agresif, yang bertujuan untuk meminimalkan beban pajak melalui cara hukum (penghindaran pajak) atau ilegal (penghindaran pajak), dapat merusak fungsi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal, komisaris independen, dan kepemilikan asing terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Penelitian kuantitatif penjelasan ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan yang telah diaudit yang diperoleh melalui website BEI. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Agresivitas pajak, sebagai variabel dependen, diproksi oleh Tarif Pajak Efektif Tunai (CETR). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersamaan, intensitas modal, komisaris independen, dan kepemilikan asing tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak (F-count 0,957 F-tabel 4,35). Sebagian, tidak satu pun dari ketiga variabel tersebut menunjukkan pengaruh yang signifikan: intensitas modal (t-count -0,530), komisaris independen (t-count 1,227), dan kepemilikan asing (t-count 0,594), semuanya dengan nilai di bawah t-table (1,89458). Temuan ini menunjukkan bahwa model tidak dapat menjelaskan secara memadai variasi agresivitas pajak, yang menunjukkan potensi dominasi faktor lain di luar model penelitian, seperti karakteristik manajemen, ukuran perusahaan, atau tekanan keuangan. Penelitian ini menyiratkan perlunya otoritas pajak untuk mempertimbangkan pengawasan yang lebih luas di luar ketiga faktor ini.
Title: Pengaruh Capital Intensity, Komisaris Independen, dan Kepemilikan Asing Terhadap Agresivitas Pajak
Description:
Pajak adalah sumber pendapatan negara yang vital, berfungsi sebagai pemungut anggaran dan alat untuk redistribusi pendapatan.
Namun, praktik perencanaan pajak yang agresif, yang bertujuan untuk meminimalkan beban pajak melalui cara hukum (penghindaran pajak) atau ilegal (penghindaran pajak), dapat merusak fungsi ini.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal, komisaris independen, dan kepemilikan asing terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024.
Penelitian kuantitatif penjelasan ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan yang telah diaudit yang diperoleh melalui website BEI.
Sampel dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Agresivitas pajak, sebagai variabel dependen, diproksi oleh Tarif Pajak Efektif Tunai (CETR).
Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersamaan, intensitas modal, komisaris independen, dan kepemilikan asing tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak (F-count 0,957 F-tabel 4,35).
Sebagian, tidak satu pun dari ketiga variabel tersebut menunjukkan pengaruh yang signifikan: intensitas modal (t-count -0,530), komisaris independen (t-count 1,227), dan kepemilikan asing (t-count 0,594), semuanya dengan nilai di bawah t-table (1,89458).
Temuan ini menunjukkan bahwa model tidak dapat menjelaskan secara memadai variasi agresivitas pajak, yang menunjukkan potensi dominasi faktor lain di luar model penelitian, seperti karakteristik manajemen, ukuran perusahaan, atau tekanan keuangan.
Penelitian ini menyiratkan perlunya otoritas pajak untuk mempertimbangkan pengawasan yang lebih luas di luar ketiga faktor ini.
Related Results
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Dewan Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusi terhadap Agresivitas Pajak
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Dewan Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusi terhadap Agresivitas Pajak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusi terhadap agresivitas pajak pada pe...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Capital Intensity, Firm Size dan Corporate Social Responsibility terhadap Agresivitas Pajak
Pengaruh Capital Intensity, Firm Size dan Corporate Social Responsibility terhadap Agresivitas Pajak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Intensity, Firm Size, dan Corporate Social Responsibility terhadap Agresivitas Pajak pada perusahaan yang tergabung dal...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tujuan penelit...
Pengaruh Good Corporate Governance, Capital Intensity, Proftabilitas Terhadap Agresivitas Pajak
Pengaruh Good Corporate Governance, Capital Intensity, Proftabilitas Terhadap Agresivitas Pajak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh good corporate governance, capital intensity, dan profitabilitas terhadap Agresivitas Pajak. Penelitian ini menggunakan data sekunde...
PENGARUH SUNSET POLICY, TAX AMNESTY, SANKSI PAJAK DAN PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA JAMBI
PENGARUH SUNSET POLICY, TAX AMNESTY, SANKSI PAJAK DAN PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA JAMBI
Pajak adalah pungutan berdasarkan kekuasaan hukum untuk menutupi pengeluaran pemerintah tanpa ada imbalan langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sunset po...
PENGARUH PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK
PENGARUH PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas terhadap agresivitas pajak, pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak, serta pengaruh profitabilitas dan levera...

