Javascript must be enabled to continue!
EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PADA PROSEDUR PEMBIAYAAN DI BPRS LANTABUR TEBUIRENG
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian internal pada prosedur pembiayaan di BPRS Lantabur Tebuireng. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan sistem pengendalian internal yang baik untuk mengelola risiko besar yang terkandung dalam penyaluran pembiayaan, terutama yang bersumber dari dana pihak ketiga yang dikelola BPRS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan terkait Pengendalian Internal dan kebijakan prosedur pemberian pembiayaan di BPRS Lantabur, serta wawancara dengan Satuan Pengendalian Internal, account officer, pimpinan cabang, dan legal officer. Data yang diperoleh kemudian dideskripsikan untuk melihat sejauh mana efektivitas kontribusi pengendalian internal dalam mengawasi prosedur pembiayaan yang benar dan menghindari penyimpangan, dengan harapan meminimalisir terjadinya risiko pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Internal pada prosedur pembiayaan di BPRS Lantabur Tebuireng secara umum telah berjalan efektif. Efektivitas ini terlihat dari penerapan kelima unsur pengendalian internal (lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pengawasan) di setiap tahapan prosedur pembiayaan. Efektivitas pengendalian paling menonjol pada tahap pra-pencairan pembiayaan, yang ditandai dengan adanya pemisahan fungsi yang jelas, mekanisme otorisasi berjenjang melalui Komite Pembiayaan, dan kelengkapan dokumentasi, yang secara signifikan meminimalisir risiko salah analisis dan potensi fraud. Meskipun efektif, terdapat ruang untuk perbaikan, khususnya pada aspek pengawasan (monitoring) pembiayaan setelah dana dicairkan dan aspek komunikasi hasil pemantauan. Pelaporan pemantauan masih kurang terstruktur dan cenderung reaktif, yang dapat memperlambat tindakan pencegahan dini terhadap pembiayaan yang berpotensi bermasalah. Oleh karena itu, disarankan untuk memperkuat fungsi pemantauan dengan membuat format laporan kunjungan nasabah yang lebih terstruktur dan terjadwal, serta meningkatkan sistem informasi dan komunikasi, misalnya dengan memanfaatkan teknologi untuk pelaporan lapangan secara real-time.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Babussalam
Title: EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PADA PROSEDUR PEMBIAYAAN DI BPRS LANTABUR TEBUIRENG
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian internal pada prosedur pembiayaan di BPRS Lantabur Tebuireng.
Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan sistem pengendalian internal yang baik untuk mengelola risiko besar yang terkandung dalam penyaluran pembiayaan, terutama yang bersumber dari dana pihak ketiga yang dikelola BPRS.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan terkait Pengendalian Internal dan kebijakan prosedur pemberian pembiayaan di BPRS Lantabur, serta wawancara dengan Satuan Pengendalian Internal, account officer, pimpinan cabang, dan legal officer.
Data yang diperoleh kemudian dideskripsikan untuk melihat sejauh mana efektivitas kontribusi pengendalian internal dalam mengawasi prosedur pembiayaan yang benar dan menghindari penyimpangan, dengan harapan meminimalisir terjadinya risiko pembiayaan bermasalah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Internal pada prosedur pembiayaan di BPRS Lantabur Tebuireng secara umum telah berjalan efektif.
Efektivitas ini terlihat dari penerapan kelima unsur pengendalian internal (lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pengawasan) di setiap tahapan prosedur pembiayaan.
Efektivitas pengendalian paling menonjol pada tahap pra-pencairan pembiayaan, yang ditandai dengan adanya pemisahan fungsi yang jelas, mekanisme otorisasi berjenjang melalui Komite Pembiayaan, dan kelengkapan dokumentasi, yang secara signifikan meminimalisir risiko salah analisis dan potensi fraud.
Meskipun efektif, terdapat ruang untuk perbaikan, khususnya pada aspek pengawasan (monitoring) pembiayaan setelah dana dicairkan dan aspek komunikasi hasil pemantauan.
Pelaporan pemantauan masih kurang terstruktur dan cenderung reaktif, yang dapat memperlambat tindakan pencegahan dini terhadap pembiayaan yang berpotensi bermasalah.
Oleh karena itu, disarankan untuk memperkuat fungsi pemantauan dengan membuat format laporan kunjungan nasabah yang lebih terstruktur dan terjadwal, serta meningkatkan sistem informasi dan komunikasi, misalnya dengan memanfaatkan teknologi untuk pelaporan lapangan secara real-time.
Related Results
Studi Penerapan PSAK 102 dalam Pembiayaan Murabahah di BPRS Metro Madani Kota Metro
Studi Penerapan PSAK 102 dalam Pembiayaan Murabahah di BPRS Metro Madani Kota Metro
BPRS Metro Madani merupakan salah satu perbankan syariah yang menyediakan fasilitas pembiayaan murabahah kepada nasabah. Fasilitas pembiayaan murabahah yang disediakan oleh BPRS Me...
Kontrak Sosial Sebagai Jaminan Pada Akad Murabahah Dalam Meminimalisir Terjadinya Kredit Macet
Kontrak Sosial Sebagai Jaminan Pada Akad Murabahah Dalam Meminimalisir Terjadinya Kredit Macet
A social contract is an agreement that forms a social bond based on the same interests to meet business needs. BPRS Lantabur Lamongan Branch provides financing by utilizing the bon...
Efektivitas Grebeg Pasar dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Pembiayaan Mutabarok di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (Perseroda) Magetan
Efektivitas Grebeg Pasar dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Pembiayaan Mutabarok di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (Perseroda) Magetan
Abstract: BPRS Magetan has an excellent product, namely mutabarok financing. It can be seen that the targets of mutabarok financing are MSME actors, and many of these traders are f...
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Insani Terhadap Kinerja Karyawan PT. BPRS Lantabur Tebuireng
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Insani Terhadap Kinerja Karyawan PT. BPRS Lantabur Tebuireng
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan
pelatihan terhadap kinerja karyawan di PT. BPRS Lantabur Tebuireng.
Pendidikan dan pelatihan dianggap sebagai ...
Measuring Islamic Rural Banks Productivity in Indonesia 2016-2021
Measuring Islamic Rural Banks Productivity in Indonesia 2016-2021
The Islamic finance industry in Indonesia is currently a global concern, one of which is financial institutions, so productivity measurement is essential for BPRS in Indonesia. Thi...
Faktor Internal dan Eksternal yang Menentukan Non Performing Financing (NPF) pada Pembiayaan Mudharabah
Faktor Internal dan Eksternal yang Menentukan Non Performing Financing (NPF) pada Pembiayaan Mudharabah
Abstract. In recent years, the world of Islamic banking in Indonesia has shown very rapid development, both in terms of the number of new office openings, types of bank businesses ...
The Efficiency of BPR/S Industry in Sumatra, Indonesia
The Efficiency of BPR/S Industry in Sumatra, Indonesia
Financial institutions are one of the sectors that play a vital role in national and regional economic growth. BPR and BPRS are one of the banking financial industries that play a ...
Non-parametric Efficiency of Islamic Rural Banks in Indonesia
Non-parametric Efficiency of Islamic Rural Banks in Indonesia
In the midst of economic challenges and uncertainty due to the pandemic, BPRS as part of the banking industry has a specific goal, namely to provide financial services and products...

